25 Contoh Soal Pewarisan Sifat Kelas 9 beserta Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh soal pewarisan sifat kelas 9 sangat perlu untuk dipelajari guna memahami materi dengan lebih mendalam. Berlatih di rumah dengan menggunakan latihan soal merupakan salah satu upaya dalam belajar mandiri sebelum menghadapi ujian.
Mengutip dari website cdn-gbelajar.simpkb.id, kompetensi dari pembelajaran genetika dan pewarisan sifat adalah agar siswa mampu menguasai kompetensi Hukum Mendel I dan II dalam pewarisan sifat, serta menguasai macam-macam interaksi gen dalam pewarisan sifat.
Dari uraian tersebut, mengharuskan siswa untuk belajar dengan keras agar mampu memenuhi kompetensi-kompetensi yang telah ditetapkan. Keberhasilan siswa dalam menguasai materi tentu saja tak lepas dari belajar dan latihan soal yang berkaitan dengan materi tersebut.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
25 Contoh Soal Pewarisan Sifat Kelas 9 dan Jawabannya
Berikut adalah kumpulan contoh soal pewarisan sifat kelas 9 SMP lengkap dengan jawabannya:
Jika individu dengan genotipe heterozigot untuk sifat rambut lurus (L) dikawinkan dengan individu homozygot resesif untuk sifat rambut keriting (l), berapakah kemungkinan anak-anaknya memiliki rambut lurus?
Jawaban: Genotipe orang tua:
L: Heterozigot (Ll)
l: Homozygot resesif (ll)
Perkawinan antara Ll x ll menghasilkan keturunan dengan kemungkinan genotipe:
50% Ll (rambut lurus)
50% ll (rambut keriting)
Jadi, kemungkinan anak-anaknya memiliki rambut lurus adalah 50%.
Apa yang dimaksud dengan dominansi dalam pewarisan sifat?
Jawaban: Dominansi adalah keadaan dimana alel yang satu (alel dominan) menutupi pengaruh alel lainnya (alel resesif) pada individu dengan genotipe heterozigot.
Genotipe orang tua Ayu (B-b) dan Budi (B-B) memiliki sifat warna mata coklat (B dominan) dan biru (b resesif). Apa kemungkinan warna mata anak mereka?
Jawaban: Perkawinan antara B-b dan B-B menghasilkan kemungkinan genotipe:
50% B-B (mata coklat)
50% B-b (mata coklat)
Jadi, kemungkinan warna mata anak mereka adalah 100% mata coklat.
Jika ibu memiliki golongan darah A dan ayah memiliki golongan darah B, apakah mungkin anak mereka memiliki golongan darah O?
Jawaban: Jika ibu bertipe darah A (genotipe I^A I^O) dan ayah bertipe darah B (genotipe I^B I^O), maka anak mereka dapat memiliki golongan darah O dengan genotipe I^O I^O.
Jika seorang anak mewarisi sifat warna mata biru dari kedua orang tuanya, genotipe kedua orang tuanya pasti adalah...
Jawaban: Genotipe kedua orang tua adalah homozygot resesif (bb).
Apa yang dimaksud dengan alel dominan?
Jawaban: Alel dominan adalah alel yang akan mengekspresikan sifatnya meskipun hanya terdapat satu salinan pada individu heterozigot.
Seorang pria yang memiliki golongan darah A menikah dengan wanita yang memiliki golongan darah B. Apa kemungkinan golongan darah anak mereka?
Jawaban: Jika pria A memiliki genotipe I^A I^O dan wanita B memiliki genotipe I^B I^O, anak-anak mereka bisa memiliki golongan darah A, B, AB, atau O dengan kemungkinan genotipe:
25% I^A I^B (golongan darah AB)
25% I^A I^O (golongan darah A)
25% I^B I^O (golongan darah B)
25% I^O I^O (golongan darah O)
Sifat warna bulu pada kelinci ditentukan oleh dua alel, yaitu B (bulu hitam dominan) dan b (bulu putih resesif). Jika kelinci dengan genotipe Bb dikawinkan dengan kelinci bb, berapakah kemungkinan anak-anaknya memiliki bulu hitam?
Jawaban: Perkawinan Bb x bb menghasilkan keturunan dengan kemungkinan:
50% Bb (bulu hitam)
50% bb (bulu putih)
Jadi, kemungkinan anak-anaknya memiliki bulu hitam adalah 50%.
Apa itu pewarisan sifat melalui hukum segregasi?
Jawaban: Hukum segregasi menyatakan bahwa setiap alel dari suatu gen akan dipisahkan secara acak ke dalam gamet yang berbeda, sehingga masing-masing gamet hanya membawa satu alel dari pasangan alel.
Jika seorang pria memiliki genotipe XY untuk jenis kelamin dan wanita memiliki genotipe XX, bagaimana kemungkinan jenis kelamin anak mereka?
Jawaban: Perkawinan antara pria XY dan wanita XX menghasilkan kemungkinan jenis kelamin anak:
50% anak laki-laki (XY)
50% anak perempuan (XX)
Pada tanaman pea, gen untuk bentuk biji bulat (B) dominan terhadap bentuk biji keriput (b). Apa kemungkinan keturunan dari perkawinan antara tanaman dengan genotipe Bb dan Bb?
Jawaban: Perkawinan Bb x Bb menghasilkan kemungkinan genotipe:
25% BB (biji bulat)
50% Bb (biji bulat)
25% bb (biji keriput)
Jadi, kemungkinan keturunan dengan biji bulat adalah 75%.
Apa itu hukum dominasi dalam pewarisan sifat?
Jawaban: Hukum dominasi menyatakan bahwa dalam pasangan alel, salah satu alel dapat mendominasi atau menutupi alel lainnya, sehingga hanya sifat dominan yang muncul pada individu heterozigot.
Seorang pria dengan golongan darah AB menikah dengan wanita dengan golongan darah O. Apa kemungkinan golongan darah anak mereka?
Jawaban: Pria dengan golongan darah AB (genotipe I^A I^B) dan wanita dengan golongan darah O (genotipe I^O I^O) menghasilkan kemungkinan golongan darah anak:
50% I^A I^O (golongan darah A)
50% I^B I^O (golongan darah B)
Apa yang dimaksud dengan heterozigot?
Jawaban: Heterozigot adalah kondisi individu yang memiliki dua alel yang berbeda untuk suatu gen (misalnya, Aa).
Pada tanaman ercis, gen untuk warna bunga merah (R) dominan terhadap warna bunga putih (r). Jika tanaman dengan genotipe RR disilangkan dengan tanaman rr, berapa persentase keturunan yang akan memiliki bunga merah?
Jawaban: Perkawinan antara RR x rr menghasilkan keturunan dengan genotipe:
100% Rr (bunga merah)
Jadi, persentase keturunan yang akan memiliki bunga merah adalah 100%.
Apa yang dimaksud dengan alel resesif?
Jawaban: Alel resesif adalah alel yang sifatnya hanya akan muncul pada individu jika kedua salinan alel tersebut sama (homozygot) dan tidak tertutupi oleh alel dominan.
Sifat warna kulit pada manusia dipengaruhi oleh beberapa gen. Jika orang tua memiliki warna kulit gelap (genotipe AABb) dan kulit terang (genotipe aabb), berapakah kemungkinan anak mereka memiliki warna kulit gelap?
Jawaban: Perkawinan AABb x aabb menghasilkan keturunan dengan kemungkinan genotipe:
50% AabB (kulit gelap)
50% Aabb (kulit gelap)
Jadi, kemungkinan anak-anaknya memiliki kulit gelap adalah 100%.
Pada manusia, golongan darah ditentukan oleh alel I^A, I^B, dan I^O. Jika ibu memiliki golongan darah AB dan ayah memiliki golongan darah A, apa kemungkinan golongan darah anak mereka?
Jawaban: Jika ibu bertipe darah AB (genotipe I^A I^B) dan ayah bertipe darah A (genotipe I^A I^O), maka anak-anak mereka dapat memiliki golongan darah A, B, atau AB, dengan kemungkinan:
25% I^A I^A (golongan darah A)
25% I^A I^B (golongan darah AB)
25% I^A I^O (golongan darah A)
25% I^B I^O (golongan darah B)
Jika seorang individu dengan golongan darah O menikah dengan individu bergolongan darah AB, apa kemungkinan golongan darah anak mereka?
Jawaban: Jika individu bergolongan darah O memiliki genotipe I^O I^O dan individu bergolongan darah AB memiliki genotipe I^A I^B, maka kemungkinan golongan darah anak mereka adalah:
50% I^A I^O (golongan darah A)
50% I^B I^O (golongan darah B)
Pada tanaman kacang polong, gen untuk tinggi tanaman (T) dominan terhadap gen untuk tanaman pendek (t). Jika dua tanaman dengan genotipe Tt disilangkan, berapakah kemungkinan anak-anaknya akan memiliki tanaman tinggi?
Jawaban: Perkawinan Tt x Tt menghasilkan kemungkinan genotipe:
25% TT (tinggi)
50% Tt (tinggi)
25% tt (pendek)
Jadi, kemungkinan anak-anaknya memiliki tanaman tinggi adalah 75%.
Pada ayam, warna bulu putih (W) dominan terhadap warna bulu hitam (w). Jika ayam dengan genotipe WW dikawinkan dengan ayam dengan genotipe ww, berapakah kemungkinan anak-anaknya memiliki bulu putih?
Jawaban: Perkawinan WW x ww menghasilkan keturunan dengan kemungkinan:
100% Ww (bulu putih)
Jadi, kemungkinan anak-anaknya memiliki bulu putih adalah 100%.
Pada manusia, gen untuk kebutaan warna (B) bersifat resesif terhadap gen normal (b). Jika seorang ibu memiliki penglihatan normal (Bb) dan ayah buta warna (bb), berapakah kemungkinan anak-anaknya menjadi buta warna?
Jawaban: Perkawinan Bb x bb menghasilkan keturunan dengan kemungkinan:
50% Bb (penglihatan normal)
50% bb (buta warna)
Jadi, kemungkinan anak-anaknya menjadi buta warna adalah 50%.
Pada tumbuhan jagung, gen untuk warna biji kuning (Y) dominan terhadap warna biji hijau (y). Jika tanaman jagung heterozigot (Yy) disilangkan dengan tanaman jagung homozygot resesif (yy), berapakah kemungkinan keturunan yang akan memiliki biji kuning?
Jawaban: Perkawinan Yy x yy menghasilkan keturunan dengan kemungkinan:
50% Yy (biji kuning)
50% yy (biji hijau)
Jadi, kemungkinan keturunan yang akan memiliki biji kuning adalah 50%.
Sifat warna mata pada manusia dipengaruhi oleh dua gen. Gen untuk mata coklat (B) dominan terhadap gen untuk mata biru (b). Jika pasangan heterozigot (Bb) dikawinkan, berapakah kemungkinan keturunan mereka memiliki mata biru?
Jawaban: Perkawinan Bb x Bb menghasilkan keturunan dengan kemungkinan genotipe:
25% BB (mata coklat)
50% Bb (mata coklat)
25% bb (mata biru)
Jadi, kemungkinan keturunan yang memiliki mata biru adalah 25%.
Pada tanaman kacang polong, bentuk biji bulat (B) dominan terhadap bentuk biji keriput (b). Jika tanaman dengan genotipe Bb disilangkan dengan tanaman dengan genotipe bb, berapakah kemungkinan keturunan memiliki biji bulat?
Jawaban: Perkawinan Bb x bb menghasilkan keturunan dengan kemungkinan:
50% Bb (biji bulat)
50% bb (biji keriput)
Jadi, kemungkinan keturunan yang memiliki biji bulat adalah 50%.
Demikianlah deretan contoh soal pewarisan sifat kelas 9 lengkap dengan jawaban dan penjelasannya. (Nisa)
Baca juga: 72 Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD Lengkap dengan Jawabannya
