3 Contoh Teks Laporan Hasil Observasi dan Pengertiannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks laporan hasil observasi merupakan jenis teks yang di dalamnya berisikan informasi tentang suatu objek. Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak contoh teks laporan hasil observasi yang dapat ditemui, seperti teks observasi tentang hutan bakau, pantai, dan lainnya.
Dari contoh tersebut, para pembaca bisa mendapatkan informasi tentang objek secara sistematis dan faktual sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Lantas, bagaimana cara menulis teks laporan hasil observasi dan apa saja contohnya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Pengertian Teks Laporan Hasil Obeservasi
Menyadur buku Teks Laporan Hasil Observasi untuk Tingkat SMP Kelas VII karangan Suhaila, teks laporan hasil observasi adalah teks yang memuat tentang penjabaran umum atau melaporkan suatu objek yang didapatkan dari hasil pengamatan.
Lalu, jenis laporan observasi ada berapa? Menurut buku Trik Smart Lulus UN SMK 2018 yang diterbitkan oleh Tim Smart Malang, teks laporan hasil observasi dibedakan menjadi dua, yakni teks laporan hasil observasi formal dan non formal.
Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Dalam membuat suatu teks laporan hasil observasi, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu struktur teks laporan hasil observasi. Dengan adanya struktur ini, para pembaca bisa lebih nyaman dan mudah memahami isi dari teks tersebut.
Menurut buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 1 untuk SMP/MTs Kelas VII karangan Erwan Rachmat, berikut struktur yang dimiliki oleh teks laporan hasil observasi.
Definisi atau pernyataan umum, berisi pengertian dari objek yang dibahas atau informasi objek secara umum.
Deskripsi bagian, berisi perincian atau gambaran khusus mengenai objek yang dibahas, termasuk bagian-bagiannya.
Kesimpulan, berisi manfaat dari sesuatu yang dilaporkan atau perincian akhir sebagai penutup teks.
Bagaimana Cara Menulis Teks Laporan Hasil Observasi?
Meski terlihat mudah untuk ditulis, nyatanya teks laporan hasil observasi harus minim dari kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Itu sebabnya, ada beberapa langkah yang harus diikuti ketika menyusun teks laporan hasil observasi ini.
Mengutip buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 karangan Heriyanto, S.Pd., berikut informasinya.
Melakukan observasi penelitian yang akan dijadikan sebagai judul laporan.
Menentukan judul laporan yang baik dan benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan.
Menyusun kalimat pembuka.
Menyusun isi laporan yang berisi gagasan atau ide pokok dan saran yang disertai dengan alasan terhadap laporan hasil pengamatan.
Menulis kalimat penutup.
Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
Untuk memahami lebih jelas, berikut beberapa contoh teks laporan hasil observasi yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Makhluk Bumi
Benda di dunia dapat dikelompokkan atas persamaan dan perbedaannya. Dengan pengelompokan, benda-benda itu lebih mudah dipelajari.
Semua benda di dunia ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu benda hidup dan benda mati. Benda hidup sering disebut makhluk hidup dan benda mati disebut makhluk mati.
Benda hidup memiliki ciri-ciri umum seperti bergerak, bernapas, tumbuh, dan mempunyai keturunan. Benda hidup juga membutuhkan makanan.
Benda mati dibedakan dari benda hidup karena benda mati tidak memiliki ciri umum tersebut. Kera, tumbuh tumbuhan, ikan, dan bunga adalah contoh benda hidup. Sementara itu, kaca, air, baja, plastik, oksigen adalah benda mati.
Benda hidup dapat dikelompokkan lagi menjadi binatang dan tumbuh-tumbuhan. Pengelompokan itu dilakukan karena keduanya berbeda dalam beberapa hal.
Tumbuh-tumbuhan tidak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Tumbuh-tumbuhan tidak memiliki otak, jantung, paru-paru, dan darah, tetapi hidup.
Selain itu, tumbuh-tumbuhan dapat melakukan sesuatu yang sangat penting yang tidak dapat dilakukan oleh binatang. Tumbuh-tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri, sedangkan binatang tidak.
Rumput, gandum, dan tanaman keras adalah jenis tumbuh tumbuhan. Namun, tidak semua tumbuh-tumbuhan memiliki bunga. Oleh karena itu, tumbuh-tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi tumbuh-tumbuhan berbunga, dan tidak berbunga. Mawar, jagung, dan tanaman buah mempunyai bunga, tetapi jamur, lumut, pakis, tidak.
Selanjutnya, binatang dapat dibagi menjadi vertebrata dan invertebrata. Vertebrata bertulang belakang meliputi manusia, burung, anjing, katak, dan lain lain.
Invertebrata tidak bertulang belakang meliputi ubur-ubur, kupu-kupu, dan laba-laba. Terdapat lima kelompok vebrata, yaitu mamalia, burung, amfibia, reptilia, dan ikan.
2. Tentang Komodo
Komodo merupakan hewan sejenis reptil besar yang berkaki empat dan wujudnya menyerupai kadal-kadal-an. Bedanya, ukuran hewan ini sangatlah besar. Komodo merupakan hewan langka yang sudah masuk kategori dilindungi. Komodo sudah dicanangkan menjadi satwa nasional bagi negeri ini.
Jika dilihat dari jauh dan dilihat sekilas, komodo tampak seperti biawak biasa. Tetapi, ketika perhatikan dengan saksama, binatang ini ukurannya jauh lebih besar dari biawak.
Panjang tubuhnya bisa mencapai tinggi rata-rata orang indonesia, atau sekitar 165 cm. Panjang ekornya setara panjang badannya sehingga membuat panjang total hewan ini menjadi sekitar tiga meter lebih. Komodo memiliki badan yang panjang, lebih besar dari kepalanya.
Kepalanya agak memanjang, mirip dengan reptil pada umumnya. Matanya kecil dan berwarna. Mulutnya agak memanjang. Giginya banyak, menyelimuti rahang di sekujur rahangnya. Gigi Komodo cukup panjang dan sangat tajam. Lidahnya yang berwarna kuning sering menjulur keluar dan bercabang pada tepiannya.
Kulitnya bersisik dan tampak keras, tapi memiliki pola yang Indah. Warna kulitnya cokelat kehitam-hitaman dengan sedikit bias kuning keemasan.
Pada bagian leher terdapat lipatan-lipatan kulitnya yang bersisik. Lipatan tersebut ditemukan pula di bagian ketiak depan dan lipatan paha bagian belakang. Bagian punggung ekornya bersisik menyerupai gergaji dengan arah miring ke belakang.
Cakar komodo sangatlah tajam dan menukik. Bentuknya mirip cakar burung elang. Warnanya hitam legam dan biasa digunakan untuk bertarung melawan mangsanya.
Binatang ini boleh dibilang hewan yang menyeramkan, tapi memiliki sisik yang indah dan bertubuh kekar dan gagah. Komodo merupakan satu di antara satwa nasional yang harus dipertahankan sebagai salah satu bukti nyata kekayaan negeri ini.
3. Hutan Bakau
Indonesia menjadi negara dengan hutan bakau paling luas di dunia. Menurut data Kementerian Negara Lingkungan Hidup, luas hutan bakau Indonesia mencapai 4,3 juta ha.
Hutan bakau disebut juga dengan hutan mangrove. Hutan bakau merupakan bagian dari ekosistem pantai. Hutan bakau adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau dan terletak di garis pantai. Hutan bakau merupakan hutan yang tumbuh di wilayah pasang dan surut. Hutan bakau ini termasuk lingkup ekosistem pantai sebab terletak di kawasan perbatasan laut dan darat.
Hutan bakau terletak di wilayah pantai dan muara sungai. Tepatnya, hutan bakau terletak di garis pantai. Dengan posisi hutan bakau yang berada di garis pantai, hutan ini dipengaruhi oleh keadaan air laut.
Pasang surut laut mengubah kondisi hutan bakau. Hutan akan tergenang air di masa pasang dan akan bebas dari genangan air pada saat air surut. Habitat hutan bakau memiliki wilayah tanah yang tergenang secara berkala. Tempat tersebut juga mendapat aliran air tawar yang cukup dari daratan.
Hutan bakau memiliki ciri yang khas. Hutan ini terlindung dari gelombang besar. Selain itu, hutan bakau juga terlindung dari arus pasang surut laut yang kuat. Hutan bakau yang terletak di perbatasan laut dan muara sungai memiliki kadar garam payau. Di samping itu, ciri khas lain hutan bakau adalah berawa-rawa.
Hutan bakau memiliki beberapa fungsi dan manfaat. Secara fisik hutan bakau dapat menahan abrasi pantai. Pada saat datang badai, hutan bakau berfungsi sebagai penahan badai dan angin yang bermuatan garam.
Di samping itu, hutan bakau dapat menahan intrusi (peresapan) air laut ke daratan. Hutan bakau juga menurunkan kandungan karbon dioksida (CO2) di udara dan penambat bahan-bahan pencemar (racun) di perairan pantai.
Manfaat hutan bakau juga dapat dilihat dari segi biologi. Hutan bakau menjadi tempat hidup biota laut. Selain itu, masyarakat sekitar memanfaatkan hutan bakau sebagai sumber mata pencaharian. Hutan bakau juga menyediakan beberapa unsur penting bahan obat-obatan.
Hutan bakau memiliki ciri khas. Hutan bakau memiliki manfaat untuk melindungi lingkungan laut, manfaat ekonomi, dan menyediakan sumber makanan atau obat-obatan.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Jenis laporan observasi ada berapa?

Jenis laporan observasi ada berapa?
Teks laporan hasil observasi dibedakan menjadi dua, yakni teks laporan hasil observasi formal dan non formal.
Teks hasil observasi tentang apa saja?

Teks hasil observasi tentang apa saja?
Teks laporan hasil observasi merupakan jenis teks yang di dalamnya berisikan informasi tentang suatu objek. Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak contoh teks laporan hasil observasi yang dapat ditemui, seperti teks observasi tentang hutan bakau, pantai, dan lainnya.
Bagaimana cara menulis teks laporan hasil observasi?

Bagaimana cara menulis teks laporan hasil observasi?
Melakukan observasi penelitian yang akan dijadikan sebagai judul laporan, menentukan judul laporan yang baik dan benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan, menyusun kalimat pembuka, menyusun isi laporan yang berisi gagasan atau ide pokok dan saran yang disertai dengan alasan terhadap laporan hasil pengamatan, dan menulis kalimat penutup.
