3 Contoh Wilayah Fungsional di Indonesia dan Ciri-cirinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh wilayah fungsional di Indonesia meliputi kota-kota atau daerah pusat kegiatan yang saling berhubungan dengan wilayah pusat kegiatan lainnya. Wilayah-wilayah tersebut saling terhubung satu sama lain karena suatu kegiatan tertentu.
Contohnya adalah wilayah yang terhubung karena kegiatan industri atau bisnis. Salah satu penghubung antar wilayah adalah transportasi, baik transportasi umum atau sarana dan prasarana yang menunjang transportasi, baik umum atau pribadi.
Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Wilayah Fungsional di Indonesia Menurut Jenisnya
Menurut buku Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta untuk Kelas XII Program Ilmu Pengetahuan Sosial oleh Hartono (2007: 96), wilayah fungsional (nodal region) adalah wilayah yang dicirikan dengan kegiatan yang saling berhubungan secara fungsional antara satu pusat kegiatan dengan pusat kegiatan lainnya.
Dalam wilayah fungsional, terhadap hubungan ketergantungan antara kota atau daerah yang menjadi wilayah inti (pusat) dengan wilayah di belakangnya (hinterland).
Ciri-ciri wilayah fungsional menurut buku Pengantar Teknik Analisis Wilayah dan Kota oleh Syamsul Alam Paturusi (2024: 12) adalah sebagai berikut:
Dalam wilayah terdapat banyak aspek yang bersifat homogen atau beraneka ragam.
Terdapat ide, gagasan, manusia, dan arus barang yang saling berhubungan.
Terdapat node atau pusat sebagai titik pertemuan antar bagian dalam wilayah.
Adanya kegiatan yang saling terhubung secara fungsional antara satu pusat kegiatan dengan pusat kegiatan lainnya.
Pertumbuhan wilayah didukung oleh transportasi dan komunikasi.
Satu daerah dengan daerah lainnya saling membantu satu sama lain meskipun memiliki perbedaan secara fisik atau geografis.
Adanya jaring-jaring rute yang menjadi lokasi kegiatan tukar-menukar.
Antara satu wilayah dan wilayah lainnya terdapat pola ketergantungan.
Indonesia memiliki berbagai kota yang menjadi wilayah fungsional dengan berbagai macam kegiatan. Contoh wilayah fungsional yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut.
1. Kota Metropolitan
Contoh kota metropolitan adalah DKI Jakarta yang merupakan ibukota negara dan pusat berbagai kegiatan bisnis. Kota metropolitan merupakan wilayah node atau pusat yang terintegrasi dengan wilayah lainnya.
Kota-kota yang berada di sekitar Jakarta disebut sebagai kota satelit yang berfungsi sebagai penyangga. Kota Satelit itu contohnya adalah Depok, Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Jakarta dengan kita-kota satelit di sekitarnya terhubung oleh transportasi KRL.
2. Wilayah Industri
Wilayah industri adalah wilayah yang terdiri dari berbagai pabrik. Pabrik-pabrik tersebut menarik tenaga kerja untuk bekerja dan beraktivitas di wilayah sekitarnya. Contoh wilayah industri di Indonesia di antaranya adalah Cikarang, Karawang, Batam, Surabaya, dan Bekasi.
3. Kota Wisata
Kota wisata adalah wilayah yang memiliki peran utama dalam sektor pariwisata. Kota wisata memiliki berbagai daya tarik yang dapat menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.
Daya tarik itu antara lain keindahan alam, peninggalan bersejarah, kekayaan budaya, dan kuliner yang khas. Contoh kota wisata di Indonesia adalah Ubud di Bali yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah.
Baca juga: 3 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui, Masyarakat Wajib Tahu!
Itulah tiga contoh wilayah fungsional beserta ciri-ciri dan pengertiannya. Semoga dapat menambah wawasan mengenai wilayah fungsional di Indonesia. (IND)
