Konten dari Pengguna

3 Macam Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi, dan Radiasi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perpindahan kalor. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perpindahan kalor. Foto: iStock

Kalor atau panas merupakan salah satu bentuk energi bisa dipindahkan karena adanya perbedaan suhu. Satuan kalor dalam SI adalah joule, sama dengan satuan energi. Kalor sering pula dinyatakan dalam satuan kalori, di mana 1 kalori = 4,2 joule.

Pengaruh kalor terhadap suatu benda dapat menaikkan suhu. Mengutip buku Fresh Update Buku Pintar Fisika SMA/MA IPA Kelas 1, 2, & 3 oleh Sandy Fahamsyah, S.Si., kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 kg benda sebesar 1°C disebut kalor jenis.

Kalor juga dapat mengubah wujud benda. Wujud benda dapat berubah dari padat menjadi cair, cair menjadi gas, atau padat menjadi gas jika benda menyerap kalor atau melepaskan kalor.

Dalam perpindahan kalor, berlaku sebuah prinsip yang bernama Asas Black, yaitu jika sejumlah zat bersuhu tinggi dicampur dengan zat lain dengan suhu rendah, maka akan tercapai keseimbangan suhu.

Itu karena zat yang suhunya tinggi akan melepaskan kalor, sedangkan zat yang suhunya rendah akan menerima kalor. Asas Black dapat dinyatakan dengan persamaan berikut:

Q dilepas = Q diterima

Macam-Macam Perpindahan Kalor

Ilustrasi perpindahan kalor secara induksi. Foto: iStock

Seperti yang telah disebutkan, kalor dapat mengalami perpindahan. Ada 3 macam perpindahan kalor yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. Berikut penjelasannya.

1. Konduksi (Hantaran)

Perpindahan kalor secara konduksi dapat terjadi melalui medium zat padat, seperti tembaga dan besi. Perpindahan kalor secara induksi tidak disertai dengan perpindahan zat hantarnya.

Mengutip buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII oleh Tim Ganesha Operation, kalor akan mengalir dari ujung benda dengan suhu tinggi ke ujung benda yang suhunya lebih rendah.

Setiap zat mempunyai kemampuan menghantarkan kalor yang berbeda-beda dengan zat lain. Bahan yang dapat menghantarkan kalor dengan baik disebut konduktor.

Contoh konduksi terjadi pada sendok berbahan logam. Jika salah satu ujung sendok dimasukkan ke dalam api, ujung sendok yang lain ikut menjadi panas meskipun tidak terkena atau dimasukkan ke dalam api.

2. Konveksi (Aliran)

Konveksi adalah perpindahan kalor yang diikuti perpindahan zat. Perpindahan kalor secara konveksi bisa terjadi pada zat cair dan gas karena adanya perbedaan massa jenis.

Contoh konveksi terjadi ketika memasak air. Air yang dingin akan turun ke bawah, sedangkan air yang sudah panas akan bergerak naik.

3. Radiasi (Pancaran)

Radiasi merupakan perpindahan kalor melalui gelombang elektromagnetik. Perpindahan kalor secara radiasi dapat terjadi secara langsung alias tanpa memerlukan medium atau perantara. Radiasi biasanya disertai cahaya. Contoh radiasi:

  • Pancaran energi atau sinar matahari yang sampai ke bumi.

  • Menetaskan telur unggas dengan lampu.

  • Tubuh yang terasa panas saat berada dekat dengan sumber api meskipun tidak menyentuhnya sama sekali.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa satuan kalor dalam SI?

chevron-down

Satuan kalor dalam SI adalah joule, sama dengan satuan energi. Kalor sering pula dinyatakan dalam satuan kalori, di mana 1 kalori = 4,2 joule.

Apa yang dimaksud dengan Asas Black?

chevron-down

Asas Black, yaitu jika sejumlah zat bersuhu tinggi dicampur dengan zat lain dengan suhu rendah, maka akan tercapai keseimbangan suhu.

Apa yang dimaksud dengan konveksi?

chevron-down

Konveksi adalah perpindahan kalor yang diikuti perpindahan zat.