3 Pakaian Adat Bali untuk Pria dan Wanita

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan keindahan alam dan budayanya. Salah satu budayanya dapat terlihat dari pakaian adat Bali beragam. Pakaian adat ini biasa digunakan ketika menghadiri upacara keagamaan, adat, dan lainnya.
Terdapat beberapa jenis baju adat Bali yang perlu diketahui. Tiap jenis baju adat ini digunakan untuk kegiatan tertentu.
Jenis Pakaian Adat Bali
Setiap daerah di Indonesia memiliki baju adat yang berbeda-beda. Masyarakat Bali mempunyai beberapa jenis baju adat yang digunakan untuk melakukan upacara keagamaan, acara adat, pernikahan, dan acara lainnya. Berikut adalah jenis-jenis pakaian adat Bali untuk pria dan wanita.
1. Baju Payas Agung
Dikutip dari Ensiklopedi Pakaian Nusantara: Aceh hingga D. I. Yogyakarta, Sugiarto, dkk (2021:3), baju payas agung adalah baju adat lengkap dan mewah yang biasanya digunakan oleh pengantin Bali. Pakaian ini memiliki warna cerah yang melambangkan kebahagiaan calon mempelai pria dan wanita.
Pengantin wanita biasanya menggunakan payas agung bersama mahkota dan kain tapih panjang. Sedangkan, pengantin pria biasanya menggunakan beberapa aksesori seperti keris, badong, umpal prada, dan lainnya.
Setiap daerah di Bali mempunyai ciri khas tersendiri, tetapi masih sesuai dengan pakem. Misalnya, baju payas agung Medeeng Singaraja berbeda dari baju payas agung Asak Karangasem.
Selain digunakan oleh pengantin, baju payas agung juga digunakan oleh manggala atau pangarep yang diupacarakan dalam upacara manusa yadnya.
2. Baju Payas Madya
Baju payas madya memiliki kesan lebih santai daripada payas agung. Oleh karena itu, payas madya digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Baju adat ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kamben, kancrik atau selendang, dan udeng.
Baju payas madya biasanya digunakan dalam upacara potong gigi dan ngidih. Upacara potong gigi merupakan upacara penyucian diri saat seseorang sudah dewasa dan akan masuk ke jenjang pernikahan. Adapun ngidih adalah saat seorang pria melamar dan darang ke kediaman calon istri.
3. Baju Payas Alit
Baju payas alit lebih sederhana dari baju payas agung dan payas madya. Baju payas alit untuk pria umumnya terdiri dari baju safari atau kemeja dan udeng. Sedangkan, baju payas alit wanita biasanya terdiri dari kebaya dan songket.
Baca juga: Daftar Pakaian Adat Indonesia Lengkap Semua Provinsi
Ada beberapa jenis pakaian adat Bali untuk pria dan wanita, yaitu baju payas agung, payas madya, dan payas alit. Setiap jenis pakaian adat tersebut digunakan untuk momen yang berbeda-beda. (KRIS)
