Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila. Sumber: Unsplash/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila. Sumber: Unsplash/Mufid Majnun

Indonesia mempunyai hari peringatan nasional yang ditetapkan untuk memperingati momen tertentu, misalnya Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila.

Padahal, keduanya termasuk peringatan yang berbeda meskipun sama-sama berkaitan dengan Pancasila. Kedua peringatan tersebut juga berhubungan sejarah bangsa.

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila yang Perlu Diketahui

Ilustrasi Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila. Sumber: Unsplash/Lighten Up

Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila adalah dua peringatan berbeda, tetapi sama-sama berhubungan dengan Pancasila. Namun, banyak yang masih bingung terkait perbedaan antara kedua peringatan tersebut.

Berikut ini adalah detail perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila yang perlu diketahui masyarakat Indonesia.

1. Tanggal Peringatan

Salah satu perbedaan mencolok dari Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila adalah tanggal peringatannya. Berdasarkan buku Panorama Sejarah Islam dan Politik di Indonesia. Faisal Ismail, (2017: 38), Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Sementara itu, untuk Hari Kesaktian Pancasila diperingati pada 1 Oktober setiap tahunnya.

2. Tujuan Peringatan

Perbedaan lainnya terletak pada tujuan peringatannya. Peringatan Hari Lahir Pancasila ditujukan untuk mengenang sejarah lahirnya Pancasila sebagai ideologi negara yang bertepatan pada 1 Juni 1945.

Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat agar mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan. sementara itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bertujuan untuk memperingati berhasilnya Pancasila dalam mempertahankan diri terhadap ancaman ideologi lain, misalnya pada peristiwa G30S/PKI.

3. Sejarah Peringatan

Perbedaan berikutnya dari kedua peringatan tersebut adalah dari aspek sejarah bangsa. Mengutip dari buku Panorama Sejarah Islam dan Politik di Indonesia. Faisal Ismail, (2017: 37-38), sejarah Hari Lahir Pancasila berkaitan erat dengan proses penyusunan Pancasila pada masa BPUPKI.

Pada 29 Mei - 1 Juni 1945, tiga tokoh Indonesia, yakni Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno mengusulkan lima dasar negara. Bertepatan tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno berpidato yang dalam isinya disebutkan terkait istilah "Pancasila".

Peringatan Hari Lahir Pancasila akhirnya ditetapkan secara resmi pada masa pemerintahan Presiden Jokowi tahun 2016. Sementara itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI.

Dalam peristiwa bersejarah tersebut, tujuh anggota TNI AD menjadi korban pemberontakan oleh kelompok PKI tanggal 30 September 1965, menjelang 1 Oktober 1965.

Soeharto, yang saat itu menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis AD mulai menetapkan tanggal 1 Oktober 1965 sebagai Hari Kesaktian Pancasila pada lingkup TNI AD.

Peringatan ini menjadi bentuk pengingat bahwa Pancasila adalah satu-satunya pandangan hidup yang mampu mempersatukan bangsa Indonesia.

Demikian perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila yang perlu diketahui masyarakat Indonesia, mulai dari tanggal peringatan hingga sejarahnya. [ENF]

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Sulingjar SD 2025 Paket A Kepsek