3 Tes Masuk Universitas Negeri yang Perlu Diketahui untuk Persiapkan Diri

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi merupakan dambaan banyak orang. Oleh karena itu, bagi yang ingin masuk perguruan tinggi negeri (PTN), ada baiknya mengetahui berbagai tes masuk universitas negeri.
Calon mahasiswa harus mempersiapkan diri sejak awal, apalagi jika universitas negeri atau PTN masuk dalam daftar keinginan banyak orang.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
3 Tes Masuk Universitas Negeri
Tes masuk Universitas Negeri telah berkembang seiring berjalannya waktu dan kebijakan pendidikan saat ini.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memperkenalkan tiga jenis ujian masuk PTN baru yang bertujuan untuk meningkatkan seleksi dan mengurangi diskriminasi ekonomi.
Untuk itu berikut ragam jenis seleksi masuk PTN yang perlu diketahui calon mahasiswa:
1. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
Jenis ujian masuk PTN tanpa biaya dan ujian adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Jalur masuk universitas negeri ini dulunya dikenal dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Dikutip dari buku TOP ONE Buku Pintar SNBT 2024, Tim Edukasi Indonesia, (2023:ix), Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) merupakan seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri yang didasarkan pada prestasi siswa.
Pendaftaran jalur ini dilakukan oleh pihak sekolah dan tidak dikenakan biaya alias gratis karena ditanggung oleh pemerintah. Jalur SNBP menyediakan kuota minimum sebesar 20 persen bagi masing-masing PTN.
Perubahan besar terjadi pada skema SNBP, yang mengadopsi kriteria sebagai berikut:
Minimal 50% rata-rata nilai rapor dari semua mata pelajaran.
Maksimal 50% dari komponen penggali minat dan bakat, termasuk nilai maksimal dua mata pelajaran pendukung dan prestasi portofolio untuk program studi seni dan olahraga.
Syarat dan Ketentuan
SMA/SMK/MA harus memiliki NPSN atau Nomor Pokok Sekolah Nasional dan mengisikannya di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)
Sekolah dengan akreditasi A dapat mendaftarkan sebanyak 40% siswa terbaik di sekolahnya
Sekolah dengan akreditasi B dapat mendaftarkan sebanyak 25% siswa terbaik di sekolahnya
Sekolah dengan akreditasi C dapat mendaftarkan sebanyak 5% siswa terbaik di sekolahnya
Pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah dengan memperhitungkan nilai rerata semua mata pelajaran semester 1 sampai semester 5
Sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat siswa bila ada nilai yang sama. Pada sekolah implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), kriteria lain dapat menggunakan capaian siswa dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan dan dapat daftar SNBP disesuaikan dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah
Jadwal Pelaksanaan SNBP
Pengumuman Kuota Sekolah: 28 Desember 2023
Masa Sanggah Kuota Sekolah: 28 Desember 2023 – 17 Januari 2024
Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 8 Januari – 8 Februari 2024
Registrasi Akun SNPMB Siswa : 8 Januari – 15 Februari 2024
Pengisian PDSS : 9 Januari – 9 Februari 2024
Pendaftaran SNBP: 14 – 28 Februari 2024
Pengumuman Hasil SNBP : 26 Maret 2024.
Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan akan diakhiri pada pukul 15.00 WIB. Jadwal pelaksanaan proses verifikasi dokumen peserta atau pendaftaran ulang di PTN dapat dilihat dari laman masing-masing PTN yang dituju.
Selain itu, hanya sekolah yang mengikuti kurikulum nasional yang dapat mengikuti SNBP. Sedangkan sekolah internasional yang tidak menerapkan kurikulum nasional tidak bisa mengikutinya.
Siswa di sekolah tersebut harus mendaftar melalui jalur SNBT atau UTBK-SBMPTN atau melalui seleksi mandiri.
2. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
Seleksi masuk PTN ini dulunya dikenal dengan Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). SNBT (Seleksi Berbasis Ujian Nasional) mewajibkan calon siswa membayar biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 pada tahun 2023.
Setelah biaya yang dibayarkan diterima oleh sistem, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun. Metode SNBT mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan versi sebelumnya.
Jika sebelumnya tes tersebut meliputi beberapa mata pelajaran atau Tes Keterampilan Akademik (TKA), kini hanya tersedia Tes Potensi Akademik (TPS). TPS mengukur kemampuan penalaran dan memecahkan masalah dalam:
Potensi kognitif.
Penalaran matematika.
Literasi bahasa Indonesia.
Literasi bahasa Inggris.
Jalur SNBT memiliki kuota yang lebih banyak daripada SNBP, yakni 40 persen. Namun, bagi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), kuota minimum jalur ini 30 persen.
Syarat dan Ketentuan
Siswa SMA/MA/SMK Kelas XIII atau kelas terakhir pada tahun 2024 dengan umur maksimal 22 tahun (per 1 Juli 2024).
Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2022 dan 2023 atau lulusan paket C tahun 2022 dan 2023 dengan umur maksimal 22 tahun (per 1 Juli 2024).
Membayar biaya UTBK (kecuali penerima KIP Kuliah).
Peserta SNBT ini hanya diperbolehkan mengikuti satu kali UTBK 2024. Adapun hasil dari UTBK ini nantinya dapat digunakan untuk mendaftar ujian Mandiri pada tahun 2024.
Bagi peserta SNBT 2024 yang memilih program studi seni atau olahraga, maka harus menyertakan portofolio.
Salah satu ketentuan terbaru dalam SNPMB 2024 adalah peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi SNBP 2024 atau 2023 tidak diperkenankan mendaftar pada SNBT 2024.
Peserta yang lulus pada jalur SNBT 2024 dan telah melakukan daftar ulang atau pendaftaran di PTN yang dituju tidak bisa diterima pada seleksi Jalur Mandiri 2024 di PTN manapun.
Jadwal UTBK-SNBT 2024
Pembuatan Akun SNPMB: 9 Januari – 15 Februari 2024
Pendaftaran UTBK-SNBT: 21 Maret – 05 April 2024
Pelaksanaan UTBK Gelombang 1: 30 April dan 2 – 7 Mei 2024
Pelaksanaan UTBK Gelombang 2: 14 – 20 Mei 2024
Pengumuman Hasil SNBT 13 Juni 2024
Masa Unduh Sertifikat UTBK 17 Juni – 31 Juli 2024
Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan akan diakhiri pada pukul 15.00 WIB. Jadwal pelaksanaan proses verifikasi dokumen peserta atau pendaftaran ulang di PTN dapat dilihat di laman masing-masing PTN yang dituju.
3. Seleksi Mandiri oleh PTN
Seleksi PTN mandiri merupakan jalur masuk yang diatur oleh masing-masing PTN. Untuk biaya seleksi mandiri berbeda-beda tergantung perguruan tinggi negeri (PTN). Namun biasanya berkisar Rp500.000.
Selain itu, seleksi mandiri ujian masuk PTN dapat dilakukan melalui tes khusus dengan mengambil nilai akademik dan non akademik, sertifikat dan prestasi dari UTBK sebagai poin tambahan.
Jalur mandiri menyediakan kuota minimum sebesar 30 persen, sedangkan PTNBH maksimum kuota 50 persen.
Khusus seleksi mandiri 2024, kebijakan jadwal seleksi kembali pada masing-masing PTN. Sesuai Permendikbudristek No. 48 Tahun 2022, jadwal seleksi mandiri PTN dilaksanakan paling lambat pada akhir Juli tahun berjalan.
Namun dalam Permendikbudristek No. 62 tahun 2023, PTN wajib mengumumkan kepada masyarakat beberapa hal ini:
Jumlah calon mahasiswa yang akan diterima masing-masing
Program studi/fakultas.
Besaran biaya atau metode penentuan besaran biaya yang dibebankan bagi calon Mahasiswa yang lulus seleksi.
Metode pelaksanaan seleksi.
Kriteria calon mahasiswa.
Jadwal pelaksanaan seleksi.
Informasi mengenai kanal pelaporan.
Jadwal Seleksi Mandiri
1. Jadwal Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI)
Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB): Mei – Juni
SIMAK UI: Juni - Juli
Talent Scouting: Februari - Maret
SIMAK KKI: Mei -Juni
Sarjana Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Vokasi RPL: Mei - Juni.
2. Jadwal Ujian Mandiri (UM) UGM
Jalur prestasi: Maret – April
UM Computer Based Test (CBT) UGM: Mei - Juni.
3. Jadwal Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP)
Jalur nilai S1: Maret – Juni
Jalur prestasi S1: Maret – Juni
Jalur kelas internasional: Maret – Juni
Jalur sarjana terapan: Maret - Juli.
4. Jadwal Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya (SM UB)
Seleksi Mandiri UB Jalur Nilai Rapor: Juni - Juli
Seleksi Mandiri UB Jalur Nilai UTBK: Juni - Juli.
5. Jadwal Seleksi Mandiri Undip
Ujian Mandiri: Mei – Juni
Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB): Maret – April
International Undergraduate Program (IUP) : Maret - April.
6. Jadwal Seleksi mandiri Unnes
Seleksi Mandiri Jalur Prestasi (S1) : Maret - Juni
Seleksi Mandiri Jalur Rapor: Mei - Juni
Seleksi Mandiri Jalur Tes Tulis/Reguler: Mei -Juni
Seleksi Mandiri Kelas Internasional: Maret - Juni
Seleksi Mandiri Jalur PGSD Unggulan: Maret – Juni
Seleksi Mandiri Jalur Nilai UTBK: Juni - Juli.
PTN dengan Ujian Mandiri Online
Mengikuti ujian PTN secara mandiri menjadi pilihan terakhir bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri. Cara seleksinya kini bermacam-macam, mulai dari menggunakan hasil UTBK, hasil sertifikat, ujian khusus, dan lain-lain.
Namun perguruan tinggi negeri yang menggunakan ujian khusus umumnya mewajibkan calon mahasiswanya untuk melakukan secara langsung di kampus. Oleh karena itu, calon mahasiswa harus datang ke kampus terkait untuk mengikuti ujian.
Namun meski darurat Covid-19 sudah mereda, beberapa lokasi kampus tetap melaksanakan ujian masuk secara online. Sehingga calon mahasiswa bisa mengerjakan soal dimanapun.
Berikut kampus yang menerapkan seleksi mandiri secara online:
Universitas Sebelas Maret (UNS)
Universitas Indonesia (UI)
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
IPB University
Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Itulah 3 tes masuk universitas negeri yang perlu diketahui calon mahasiswa. Setelah mengetahui tes apa saja untuk bisa masuk universitas negeri, persiapkan diri untuk bisa masuk ke universitas yang diinginkan. (glg)
Baca Juga: 100 Universitas Negeri di Indonesia untuk Menempuh Pendidikan Tinggi
