Konten dari Pengguna

31 Oktober Memperingati Hari Halloween

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kalender. Foto: Rawpixel.com/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kalender. Foto: Rawpixel.com/Shutterstock.

Dalam kalender Gregorian, tanggal 31 Oktober adalah hari ke-304. Pada tanggal ini terjadi serangkaian peristiwa penting di dalam negeri. Berikut ini beberapa peristiwa penting di Indonesia dan dunia pada tanggal 31 Oktober.

Tanggal 31 Oktober Diperingati sebagai Hari Halloween

Halloween atau Hallowe'en (kependekan dari All Hallows' Evening, menyiratkan Malam Hari Semua Orang Kudus), juga dikenal sebagai Allhalloween, All Hallows' Eve, atau All Saints' Eve.

Pada tanggal 31 Oktober yaitu malam Hari Raya Semua Orang Kudus (All Hallows' Day) di Kekristenan Barat, Halloween adalah festival yang dapat ditemukan di berbagai negara. Peringatan trihari Masa Para Kudus (Allhallowtide), periode dalam tahun liturgi untuk mengenang kehidupan mereka yang telah meninggal, termasuk para atau santo/santa (saints, hallows), martir, dan semua roh umat beriman.

Banyak acara Halloween, termasuk festival Samhain etnis Gae, diyakini memiliki akar pagan, dan festival tersebut telah dikristenkan sebagai Halloween. Menurut beberapa orang, Halloween dimulai sebagai suatu perayaan Kristen secara independen, berbeda dari festival kuno seperti Samhain.

Kegiatan Halloween termasuk Trick or treat (atau apa pun yang berhubungan dengan topeng dalam kostum menakutkan), menghadiri parade kostum Halloween, mengukir labu menjadi Jack-o'-lantern, bermain lelucon praktis, mengunjungi atraksi angker, dan menonton film menakutkan.

Di beberapa bagian dunia, perayaan keagamaan Kristen pada Malam Para Kudus, seperti menghadiri kebaktian gereja dan menyalakan lilin di makam, masih populer, tetapi di negara lain acara yang lebih sekuler dan komersial berlangsung.

Beberapa orang Kristen secara tradisional menghindari daging pada Malam Para Kudus, sebuah tradisi yang ditunjukkan dengan makanan tertentu pada hari peringatan vigili ini, seperti apel, panekuk kentang, dan kue jiwa.