4 Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada zaman serba canggih seperti saat ini, bukan tak mungkin untuk menggunakan artikel tepercaya yang berasal dari internet sebagai referensi. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara menulis daftar pustaka dari internet.
Daftar pustaka berisi kumpulan referensi yang merujuk pada pembuatan sebuah karya tulis ilmiah. Tidak hanya buku dan jurnal yang dapat dijadikan sebagai referensi, tetapi juga berasal dari artikel-artikel yang tersebar di internet.
Dilansir dari buku “Kesulitan dalam Menulis Karya Tulis Ilmiah”, Kenapa Bingung ? karangan Norfai, SKM., M.Kes (2021:34), referensi dari internet sendiri bisa berupa artikel informatif atau berita dari situs tepercaya, yang sesuai dengan topik penulisan.
Lantas, bagaimana cara menulis daftar pustaka dari internet? Selengkapnya ada di bawah ini.
Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet
Mengutip dalam buku Metode Penulisan dan Penyajian Karya Ilmiah terbitan Yudhistira, (2000: 69), terdapat susunan dan kaidah yang tetap harus diperhatikan untuk penyusunan daftar pustaka yang berasal dari internet.
Untuk dapat menulis daftar pustaka dari internet, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan informasi mengenai situs yang digunakan, nama penulis, dan informasi yang akan dicantumkan dalam daftar pustaka.
Setelah itu, penulis dapat langsung menyusun daftar pustaka sesuai dengan kebutuhannya. Berikut uraian gaya penulisan daftar pustaka dari internet.
1. APA Styles
Gaya ini paling sering digunakan di Indonesia. Dengan gaya APA, daftar pustaka ditulis dengan susunan sebagai berikut:
Nama situs.Tanggal penerbitan artikel dibuat.Judul artikel ditulis miring.Tanggal situs diakses, dari URL situs.
Ingat, tanggal penerbitan artikel ditulis dengan format: yyyy, d month.
Contoh:
Kumparan.com. (2021, 9 Juni). 238 Ribu Orang Daftar PPDB Jakarta, SMA-SMK Capai 98 Ribu Pendaftar. Diakses pada 9 Juni 2021, dari https://kumparan.com/kumparannews/238-ribu-orang-daftar-ppdb-jakarta-sma-smk-capai-98-ribu-pendaftar-1vuMKaKP1Fh
2. MHRA Styles
MHRA alias Modern Humanities Research Association memiliki susunan penulisan sebagai berikut:
Nama situs, “judul artikel”, Deskripsi website, Tanggal penerbitan artikel, <URL situs>[tanggal situs diakses].
Contoh:
Kumparan.com, “238 Ribu Orang Daftar PPDB Jakarta, SMA-SMK Capai 98 Ribu Pendaftar”, Jumlah Pendaftar PPDB Jakarta, <https://kumparan.com/kumparannews/238-ribu-orang-daftar-ppdb-jakarta-sma-smk-capai-98-ribu-pendaftar-1vuMKaKP1Fh> [diakses pada 9 Juni 2021].
3. MLA Styles
Format penulisan MLA alias Modern Language Association memiliki susunan atau format penulisan daftar pustaka, yaitu:
"Judul artikel". Nama situs. Tanggal penerbitan artikel. Tanggal artikel diakses. <URL situs>.
Contoh:
“238 Ribu Orang Daftar PPDB Jakarta, SMA-SMK Capai 98 Ribu Pendaftar”. Kumparan.com. 9 Juni 2021. 9 Juni 2021. <https://kumparan.com/kumparannews/238-ribu-orang-daftar-ppdb-jakarta-sma-smk-capai-98-ribu-pendaftar-1vuMKaKP1Fh>.
4. CSE Styles
Council of Science Editors atau CSE Styles memiliki format penulisan daftar penulisan sebagai berikut:
Nama situs. Judul artikel [internet]. Deskripsi situs, Waktu penerbitan artikel [tanggal situs diakses]. Tersedia dari URL situs.
Contoh:
Kumparan.com. 238 Ribu Orang Daftar PPDB Jakarta, SMA-SMK Capai 98 Ribu Pendaftar [internet]. Jumlah Pendaftar PPDB Jakarta, 9 Juni 2021,13:18 [diakses 9 Juni 2021]. Tersedia dari https://kumparan.com/berita-hari-ini/sejarah-banjir-jakarta-dari-masa-ke-masa-era-kolonial-hingga-sekarang-1sZNEjtOqqE.
(VIO)
