4 Hal yang Dapat Dilakukan sebagai Wujud Cinta terhadap Lingkungan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cinta terhadap lingkungan adalah sikap yang harus dimiliki setiap orang. Bukan tanpa alasan, lingkungan sangat berkaitan erat dengan segala aspek kehidupan yang ada di bumi, terutama makhluk hidup.
Lingkungan merupakan tempat tinggal sekaligus penyedia segala sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan manusia. Karena itu, dalam menjalani kehidupan, manusia sebagai pelaku utama sangat memengaruhi lingkungan sekitar.
Selama manusia dapat menjaga keseimbangan lingkungan, maka lingkungan sekitar akan terawat sehingga menjadi lebih nyaman. Lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, akan membuat seseorang hidup betah.
Menjaga dan merawat lingkungan itu tentu perlu didasari dengan rasa cinta terhadap lingkungan. Berikut empat hal yang dapat dilakukan sebagai wujud cinta terhadap lingkungan.
Wujud Cinta terhadap Lingkungan
1. Membuang Sampah pada Tempatnya
Perilaku mudah dan sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari untuk menunjukkan rasa cinta terhadap lingkungan adalah membuang sampah pada tempatnya.
Ini bukan sebatas membuang sampah di tempat sampah, tetapi juga memilah dan membuang sampah sesuai jenisnya. Mengutip buku Penanganan dan Pengolahan Sampah oleh Tim Penulis PS, berdasarkan sifatnya, sampah dipilah menjadi sampah organik dan anorganik.
Sampah organik atu sampah basah adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup, seperti dedaunan dan sampah dapur. Sampah jenis ini sangat mudah terurai secara alami.
Sementara itu, sampah anorganik atau sampah kering adalah sampah yang tidak dapat terurai (undegradable). Contohnya karet, plastik kaleng, dan logam. Jika dipilah dengan baik, jenis sampah tersebut dapat dikelola lebih lanjut, misalnya untuk didaur ulang.
2. Menerapkan Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle merupakan prinsip yang harus diterapkan dalam pengelolaan sampah.
Reduce artinya mengurangi sampah sejak awal. Misalnya, daripada menggunakan kantong plastik sekali pakai, lebih baik menggunakan kantong belanja yang bisa berkali-kali dipakai dan ramah lingkungan.
Reuse adalah menggunakan kembali. Maksudnya, sebelum membuang suatu barang, sebaiknya pertimbangkan dahulu apakah barang tersebut masih bisa digunakan kembali atau tidak. Contohnya menggunakan botol plastik bekas sebagai penyiram tanaman.
Recycle, yaitu daur ulang. Daur ulang adalah proses mengubah sampah atau barang bekas menjadi bahan baku untuk membuat barang yang baru. Contohnya mendaur ulang kertas menjadi kertas baru, mendaur ulang plastik menjadi benda seni, dan sebagainya.
3. Menanam Pohon
Kegiatan menanam pohon dilakukan dengan tujuan melestarikan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir dan longsor. Banyaknya pohon yang tumbuh ini juga bisa mengurangi risiko pemanasan global.
Pohon yang ditanam bisa bermacam-macam, misalnya pohon buah-buahan yang hasilnya bisa dikonsumsi. Menanam tanaman hias juga menjadi salah satu bentuk cinta terhadap lingkungan.
4. Menghemat Energi
Energi yang digunakan manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari didapatkan dari sumber daya alam yang terbatas. Karena itu, menghemat energi termasuk salah satu wujud cinta terhadap lingkungan.
Upaya yang dapat dilakukan untuk menghemat energi misalnya mematikan peralatan elektronik yang tidak diperlukan dan mengganti penerangan dengan lampu LED yang hemat energi.
(ADS)
