Konten dari Pengguna

49 Ide Jualan di Rumah, Untung Besar dengan Modal Kecil

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 9 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 49 Ide Jualan di Rumah, Untung Besar dengan Modal Kecil. Foto: unsplash/Getty Images.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 49 Ide Jualan di Rumah, Untung Besar dengan Modal Kecil. Foto: unsplash/Getty Images.

Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan persaingan kerja yang ketat, banyak orang mulai melirik peluang usaha dari rumah. Ide jualan di rumah, untung besar dengan modal kecil menjadi solusi cerdas bagi siapa pun yang ingin memulai bisnis.

Dikutip dari jurnal.umj.ac.id, home industry kini menjadi pilihan wirausaha populer. Banyak ibu rumah tangga tertarik karena modal kecil, bisa dijalankan dari hobi, dan mampu menambah penghasilan keluarga.

Daftar isi

Ide Jualan di Rumah, Untung Besar dengan Modal Kecil

Ilustrasi 49 Ide Jualan di Rumah, Untung Besar dengan Modal Kecil. Foto: unsplash/Blake Wisz.

Berikut adalah berbagai ide jualan di rumah, dengan modal kecil namun berpeluang menghasilkan untung besar.

Makanan dan Minuman

1. Katering Rumahan

Katering rumahan melayani kebutuhan makanan untuk acara kecil seperti arisan, pengajian, ulang tahun, atau makan siang karyawan dan pelajar. Usaha ini bisa dimulai dari skala kecil sesuai kapasitas dapur rumah.

2. Camilan Kering

Contohnya seperti keripik singkong, keripik pisang, cookies, atau kacang-kacangan. Camilan kering memiliki daya tahan lama dan bisa dijual melalui toko online, menitipkan ke warung, atau dipromosikan lewat media sosial.

3. Minuman Kekinian

Tren minuman kekinian seperti es kopi susu, boba milk tea, thai tea, hingga jus sehat terus meningkat. Anda bisa menjualnya dari rumah dengan sistem pre-order atau membuka stand kecil di depan rumah.

4. Kue Basah dan Kering

Kue tradisional seperti risoles, pastel, lemper, dan kue kering seperti nastar dan kastengel sangat diminati terutama saat ada momen-momen khusus seperti hari raya. Produk ini bisa dijual harian atau dengan sistem pesanan.

5. Frozen Food (Makanan Beku)

Produk seperti nugget rumahan, siomay, bakso, atau ayam ungkep beku menjadi solusi praktis untuk konsumen. Anda bisa memproduksi dalam jumlah kecil lalu menjual melalui media sosial atau marketplace.

6. Jual Gorengan

Gorengan seperti bakwan, tempe goreng, tahu isi, dan pisang goreng adalah makanan favorit banyak orang. Usaha ini bisa dijalankan di depan rumah, terutama pada sore hingga malam hari.

7. Jualan Takjil

Menjual aneka takjil seperti kolak, es buah, bubur sumsum, atau kurma sangat laris saat bulan Ramadan. Anda bisa mulai dari rumah dengan modal yang sangat terjangkau.

8. Jualan Salad Buah

Salad buah kini menjadi makanan sehat yang populer. Dengan kombinasi buah segar dan saus keju atau yogurt, Anda bisa menyasar pasar anak muda hingga pekerja yang ingin hidup sehat.

9. Jualan Makanan Ringan Tradisional

Contohnya seperti klepon, getuk, cenil, atau onde-onde. Selain punya nilai budaya, makanan ini juga digemari oleh berbagai kalangan. Cocok dijual secara eceran atau partai untuk pengajian dan acara keluarga.

10. Jualan Minuman Herbal

Minuman sehat seperti jamu kunyit asam, beras kencur, atau infused water kini kembali digemari karena tren gaya hidup sehat. Anda bisa menjualnya dalam kemasan botol yang menarik dan dipasarkan melalui media sosial.

Fashion dan Aksesori

1. Thrift Shop (Toko Pakaian Bekas)

Menjual pakaian bekas impor atau lokal yang masih berkualitas baik. Banyak konsumen menyukai thrift shop karena harganya lebih terjangkau dan modelnya unik. Bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil dan dipasarkan melalui Instagram, TikTok, atau marketplace.

2. Dropship Pakaian

Dengan sistem dropship, tidak perlu menyimpan stok barang. Cukup bermitra dengan supplier, lalu mempromosikan produk melalui toko online.

3. Aksesori Handmade

Usaha ini cocok untuk yang kreatif. Produk seperti gelang rajut, kalung dari manik-manik, bros flanel, hingga pin lucu bisa dijual secara online.

4. Hijab dan Busana Muslim

Pasar busana muslim, termasuk hijab, gamis, dan tunik, sangat besar di Indonesia. Permintaan biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya.

5. Pakaian Anak

Kebutuhan pakaian anak sangat tinggi, karena anak-anak cepat tumbuh dan sering mengganti pakaian.Bisa menjual pakaian tidur, setelan bermain, atau pakaian muslim anak.

6. Bisnis Kaos Pre-Order

Menjual kaos dengan desain khusus berdasarkan pesanan pelanggan (pre-order). Bisnis ini bisa menyasar komunitas, acara reuni, atau keluarga besar yang ingin membuat seragam.

7. Bisnis Sepatu Custom

Bisnis ini melayani permintaan desain khusus pada sepatu, baik untuk acara tertentu, koleksi pribadi, atau hadiah. Anda bisa menggambar manual di sepatu atau bekerja sama dengan desainer.

8. Jualan Tas Handmade

Menjual tas buatan tangan seperti tas rajut, tas dari kain perca, atau tas berbahan kanvas yang unik. Nilai jualnya terletak pada desain yang personal dan tidak pasaran.

9. Bisnis Aksesori Rambut

Aksesori rambut seperti jepit lucu, bandana, scrunchie, atau headband sangat digemari anak-anak dan remaja. Modalnya kecil dan bisa dibuat sendiri di rumah. Produk ini cocok dijual dalam bentuk paket atau bundling.

10. Jualan Kacamata Fashion

Menjual kacamata dengan berbagai model kekinian untuk kebutuhan fashion, bukan medis. Jenis produk ini cukup laris di pasaran karena bisa menunjang penampilan.

Jasa dan Layanan

1. Les Privat

Menawarkan les privat untuk anak-anak sekolah atau pelatihan keterampilan tertentu (seperti bahasa Inggris, komputer, atau musik). Bisa dilakukan secara langsung di rumah atau melalui platform online seperti Zoom.

2. Jasa Menjahit

Jika memiliki keahlian menjahit, usaha ini sangat menjanjikan. Bisa menerima jahitan pakaian baru, permak pakaian lama, atau bahkan membuat produk seperti masker kain, totebag, dan gamis.

3. Laundry Kiloan

Bisnis laundry sangat cocok dijalankan di area padat penduduk seperti kompleks perumahan atau kos-kosan. Dengan modal mesin cuci, timbangan, dan deterjen, bisa memulai jasa laundry dengan sistem per kilogram.

4. Jasa Pengetikan dan Desain Grafis

Bagi yang mahir menggunakan komputer, usaha ini bisa dimulai dengan modal laptop. Layanan ini meliputi pengetikan makalah, pembuatan CV, desain poster, atau presentasi PowerPoint.

5. Perawatan Hewan Peliharaan

Jika pecinta hewan, usaha ini bisa menjadi pilihan menarik. Layanan seperti grooming (memandikan dan merapikan hewan) atau pet boarding (penitipan saat pemilik bepergian) banyak dicari, terutama di kota besar.

6. Jasa Cuci Motor dan Helm

Dengan peralatan sederhana dan area terbuka di depan rumah, bisa membuka jasa cuci motor. Tambahkan layanan cuci helm untuk memberikan nilai tambah yang menarik bagi pelanggan.

7. Jasa Make Up

Jika mahir merias wajah, buka jasa make up untuk acara pernikahan, wisuda, atau foto prewedding. Dengan portofolio yang bagus, pelanggan akan datang melalui rekomendasi dari mulut ke mulut maupun media sosial.

8. Salon Rumahan

Menyediakan layanan potong rambut, creambath, atau perawatan wajah. Cocok bagi yang telah mengikuti pelatihan kecantikan. Modalnya cukup terjangkau dan bisa dikembangkan menjadi salon mini yang lengkap.

9. Jasa Pijat dan Terapi

Layanan pijat tradisional, pijat relaksasi, atau terapi totok wajah sangat diminati, terutama oleh pekerja yang butuh relaksasi. Perlu pelatihan dasar dan peralatan sederhana untuk memulainya dari rumah.

10. Jasa Pembersihan dan Sanitasi

Menyediakan layanan kebersihan rumah, kantor, atau tempat usaha. Layanan ini sangat relevan di masa sekarang, di mana banyak orang lebih peduli terhadap kebersihan dan sanitasi lingkungan.

Produk Kreatif dan Kerajinan

1. Kerajinan Tangan

Membuat berbagai produk dari bahan sederhana seperti anyaman bambu, rajutan benang, atau dekorasi rumah berbahan alami. Produk ini memiliki pasar luas, terutama di kalangan pecinta dekorasi rumah dan gaya hidup ramah lingkungan.

2. Souvenir Pernikahan

Membuat cinderamata untuk acara pernikahan, khitanan, atau ulang tahun. Souvenir seperti gantungan kunci, tas kecil, sabun aromaterapi, atau botol mini bisa menjadi pilihan yang menarik dan ekonomis.

3. Produk Daur Ulang

Mengolah sampah atau barang bekas menjadi produk baru yang berguna. Misalnya, kaleng bekas menjadi pot bunga, kain perca menjadi tas, atau botol plastik menjadi kerajinan hias.

4. Lilin Aromaterapi

Produk lilin dengan aroma terapi sedang digemari karena memberikan efek menenangkan. Anda bisa membuat berbagai varian aroma dan bentuk yang estetik untuk pasar rumahan dan kado.

5. Sabun dan Skincare Alami

Dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti minyak kelapa, madu, dan essential oil, Anda bisa membuat sabun, lip balm, atau masker wajah. Produk ini banyak diminati karena aman dan ramah lingkungan.

6. Kerajinan dari Kain Flanel

Kain flanel dapat diolah menjadi boneka lucu, hiasan gantung, tempat pensil, hingga bros. Kerajinan ini cocok untuk pasar anak-anak, hadiah, atau dekorasi.

7. Kerajinan dari Kayu

Jika memiliki alat pertukangan, kayu bisa diolah menjadi perabot kecil, rak gantung, dekorasi dinding, atau tempat penyimpanan serbaguna. Desain minimalis banyak dicari untuk mempercantik rumah.

8. Kerajinan dari Kulit

Dompet kulit, ikat pinggang, gantungan kunci, atau tempat kartu dari kulit sintetis maupun asli memiliki nilai jual yang tinggi, terutama jika dijahit dengan detail yang rapi dan desain menarik.

9. Kerajinan dari Kertas

Origami, kartu ucapan handmade, hingga scrapbook adalah contoh produk dari kertas yang digemari oleh banyak kalangan. Modal yang dibutuhkan sangat kecil, tetapi nilai seninya tinggi.

10. Kerajinan dari Logam

Jika memiliki keahlian khusus, kerajinan dari logam seperti cincin, kalung, atau ornamen rumah bisa menjadi produk premium. Meski memerlukan alat dan teknik khusus, hasilnya bisa dijual dengan harga tinggi.

Bisnis Online dan Digital

1. Dropshipping

Dropshipping adalah metode penjualan di mana menjual produk tanpa harus menyimpan stok barang. Ketika ada pesanan, cukup meneruskan pesanan tersebut ke supplier, dan mereka yang akan mengirimkan barang langsung ke pembeli.

2. Affiliate Marketing

Dalam sistem ini, mempromosikan produk orang lain melalui link afiliasi. Ketika ada orang yang membeli melalui link tersebut, akan mendapatkan komisi.

3. Menjadi Reseller

Berbeda dengan dropshipper, reseller membeli produk terlebih dahulu (biasanya dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan harga grosir), kemudian menjualnya kembali dengan harga yang ditentukan sendiri.

4. Jasa Pembuatan Konten

Jika memiliki kemampuan menulis, mendesain, atau membuat video, jasa pembuatan konten sangat dibutuhkan.

5. Menjadi YouTuber

Buat konten video berdasarkan minat dan keahlian , seperti tutorial, vlog, review produk, atau hiburan.

6. Menjadi Blogger

Dengan membuat blog bertema tertentu (misalnya parenting, kesehatan, teknologi), bisa memperoleh penghasilan melalui Google AdSense, endorsement produk, hingga penjualan e-book.

7. Menjadi Influencer

Jika memiliki pengikut yang banyak dan aktif di media sosial seperti Instagram, TikTok, atau Twitter, Anda bisa menjadi influencer. Tugasnya adalah mempromosikan produk atau jasa melalui postingan, ulasan, atau video singkat, dan dibayar oleh brand.

8. Menjual E-book atau Kursus Online

Jika ahli di bidang tertentu (seperti desain, bahasa asing, atau bisnis), bisa membuat dan menjual e-book atau kursus online. Platform seperti Udemy, Skillshare, atau Google Classroom bisa digunakan untuk menjangkau lebih banyak murid.

9. Jasa Konsultasi Online

Gunakan keahlian profesional (misalnya di bidang psikologi, keuangan, pemasaran, pendidikan, atau hukum) untuk memberikan konsultasi secara online melalui Zoom, Google Meet, atau WhatsApp. Banyak orang mencari bantuan ahli tanpa harus bertemu langsung.

Dengan memilih ide jualan di rumah, untung besar dengan modal kecil, siapapun bisa membangun bisnis yang menguntungkan dari lingkungan sendiri. (ATK)

Baca juga: 4 Ide Usaha Sampingan di Rumah untuk Menambah Pendapatan