Konten dari Pengguna

5 Bacaan Doa Cucu untuk Nenek yang Sudah Meninggal

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Cucu untuk Nenek yang Sudah Meninggal. Unsplash/ Ekaterina Shakharova
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Cucu untuk Nenek yang Sudah Meninggal. Unsplash/ Ekaterina Shakharova

Salah satu cara yang bisa digunakan seorang cucu jika sedang kangen kepada neneknya yang sudah tiada adalah mengirimkan doa. Bacaan doa cucu untuk nenek yang sudah meninggal merupakan hal baik dan dapat meredakan rasa rindu.

Mengutip buku Doa Ketika Kematian Tiba, Islah Gusmain (2006:6), mendoakan orang yang sudah meninggal merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa saat seseorang meninggal, semua amal akan terputus kecuali tiga hal.

Adapun tiga hal yang dimaksud adalah sedekah yang mengalir manfaatnya, ilmu yang bermanfaat, serta doa anak saleh. Doa yang dimaksud ialah permohonan ampunan dan maaf kepada Allah untuk orang yang telah meninggal seperti dari saudara, orang tua, cucu, teman, dan tetangga.

Daftar isi

Kumpulan Doa Cucu untuk Nenek yang Sudah Meninggal

Ilustrasi Doa Cucu untuk Nenek yang Sudah Meninggal. Unsplash/ Masjid MABA

Kehilangan orang yang disayangi adalah hal yang tidak mudah untuk dilalui bagi siapapun. Terlebih saat muncul perasaan rindu, yang bisa dilakukan adalah memanjatkan doa kepadanya, seperti doa cucu untuk nenek yang sudah meninggal.

Bacaan Doa 1

Disebutkan dalam kitab Baqii Musnad Al-Anshar, nomor 25289 tentang doa untuk orang sudah meninggal, sebagaimana berikut ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلَهُ وَأَعْقِبْنِي مِنْهُ عُقْبَى حَسَنَةً

Allahummaghfir lii wa lahu wa a’qibnii minhu ‘uqbaa hasanah.

Artinya: “Ya Allah, ampuni aku dan dia (orang yang sudah meninggal), dan balaslah aku darinya balasan yang baik.”

Bacaan Doa 2

Bacaan ini merupakan doa untuk orang yang meninggal berjenis kelamin perempuan, sehingga dapat digunakan untuk mendoakan nenek yang sudah meninggal.

للَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allaahummaghfir lahaa warhamhaa wa'aafi haa wa'fu anha wa akrim nuzulahu wa wassi'madkhola hu wahgsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa'aidz hu min'adzaabil qobri wa fitnati hi wa min'adzaabin naar.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran. Dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka."

Bacaan Doa 3

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Allahummaghfir lil muslimina wal muslimat, wal mukminina wal mukminat, al-ahya’i minhum wal amwat, min masyariqil ardhi ila magharibiha, barriha wa bahriha, khushushan ila aba’ina, wa ummahatina, wa ajdadina, wa jaddarina, wa asatidzatina, wa mu’allimina, wa li man ahsana ilaina, wa li ashhabil huquqi ‘alayna.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustaz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.”

Bacaan Doa 4

Bacaan ini merupakan doa meminta untuk dilapangkan kuburnya bagi orang sudah meninggal, sebagaimana mengutip dari www.nu.or.id:

اللَّهُمَّ اِنَّهُ نَزَلَ بِكَ وَاَنْتَ خَيْرُ مَنْزُوْلٍ بِهِ وَاَصْبَحَ فـَـقِـيْرًا اِلـَى رَحْمَتِكَ، وَاَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِهِ وَقـَـدْ جِئْنَاكَ رَاغِبِيْنَ اِلـَـيْكَ شُفـَـعَاءَ لـَـهُ، اللـّٰهُمَّ اِنْ كَانَ مُحْسِنًا فَزِدْ فِيْ اِحْسَانِهِ وَاِنْ كـَانَ مُسِيْئًا فَتَجَاوَزْ عَنْهُ وَلـَـقـِّـهِ بِرَحْمَتِكَ رِضَاكَ وَقِهِ فِتْنَةَ اْلقـَـبْرِ وَعَــَذابَهُ وَافْسَحْ لـَـهُ فِيْ قـَــبْرِهِ وَجَافِ اْلاَرْضَ عَنْ جَنْبَيْهِ وَلـَــقـِّـهِ بِرَحْمَتِكَ اْلاَمْنَ مِنْ عَذَابِكَ حَتَّى تَبْعَثَــهُ آمِنًا اِلـَى جَنَّتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allahumma innahu nazala bika wa anta khairu manzuulin bihi waashabaha fawiran ila rahmatika, wa anta ghaniyyun 'an adzabihi wa qad ji'naka raghibina ilaika syuf'a a lahu. Allahumma inkaana muhsinan fazid fii ihsanihi wain kaana musiinan farajawaz 'anhu walaqqihi birahmatika ridhaka waqihi fitnatal qabri wa adzabahu wafsah lahu fii qabrihi wajafil ardha an janbihi walaqqihi birahmatikal amna min 'adzabika hatta tab'athasu aminna ila jannatika barahmatika yaa arhamarrahimiin.

Artinya, “Ya Allah, dia kembali kepada-Mu. Engkau adalah sebaik-baik tempat kembali. Ia membutuhkan rahmat-Mu. Sementara Engkau tidak perlu menyiksanya. Kami mendatangi-Mu seraya mengharap kepada-Mu agar dapat memberikan syafa’at baginya. Ya Allah, jika ia orang baik, maka tambahkanlah kebaikannya. Jika ia orang jahat, maka maafkanlah keburukannya. Pertemukan ia dan rida-Mu berkat rahmat-Mu. Peliharalah ia dari fitnah dan azab kubur. Lapangkanlah kuburnya. Jauhkanlah dinding bumi dari kedua sisi badannya. Pertemukanlah ia dan keamanan berkat rahmat-Mu dari azab-Mu hingga Engkau membangkitkannya dalam keadaan aman menuju surga-Mu berkat rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Pengasih.”

Bacaan Doa 5

Selain doa meminta untuk dilapangkan di dalam kuburnya, ada juga doa meminta ketentraman yang bisa dipanjatkan seorang cucu kepada neneknya.

اللَّهُمَّ أَنْزِلْ فِيْ قَبْرِهِ الرَّحْمَةَ وَالضِّيَاءَ وَالنُّوْرَ، وَالبَهْجَةَ وَالرَوْحَ وَالرَيْحَانَ وَالسُّرُوْرَ، مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ البَعْثِ وَالنُّشُوْرِ، إِنَّكَ مَلِكٌ رَبٌّ غَفُوْرٌ

Allahumma anzil fii qabrihir rahmata wadh-dhiiyyaa-a wannuur, wal bahjata warrauha warayhaana wassuruura, min yauminaa hadzaa ilaa yaumil ba'si wan-nusyuuri innaka malikun rabbun ghafuur.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah di kuburnya (almarhum fulan) rahmat, sinar, cahaya, kegembiraan, kesenangan, keharuman, dan kebahagiaan sejak hari ini hingga hari kebangunan dan kebangkitan. Sungguh, Kau penguasa, Tuhan yang Maha Pengampun."

Keutamaan Mendoakan Orang yang Sudah Meninggal

Ilustrasi Doa Cucu untuk Nenek yang Sudah Meninggal. Unsplash/ Imad Alassiry

Mendoakan orang yang sudah meninggal merupakan kewajiban bagi muslim, terlebih jika yang meninggal adalah orang terdekat seperti anggota keluarga. Hal itu juga menjadi salah satu bentuk kepedulian.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Muslim bahwa salah satu amalan yang tidak akan terputus jika orang yang telah meninggal adalah anak saleh yang mendoakannya. Doa dan permohonan ampunan menjadi hadiah yang paling layak diberikan kepada orang-orang yang sudah meninggal.

Nabi Muhammad saw. bersabda dalam hadis yang diriwayatkan Ad-Dailami, berikut ini:

"Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya, itu lebih ia sukai daripada dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah memohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka." (HR Ad-Dailami)

Mengutip dari islam.nu.or.id, dalam sebuah riwayat sebagaimana dikemukakan Syekh Nawawi Al-Bantani dijelaskan bahwa di dalam kubur, orang yang meninggal dunia seperti orang tenggelam yang meminta pertolongan berupa doa.

Di mana orang tersebut menunggu datangnya doa dari anaknya, saudara, atau temannya. Ketika mendapatkannya, maka itu lebih disukai daripada dunia dengan seluruh isinya.

رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ مَا الْمَيِّتُ فِي قَبْرِهِ إِلَّا كَالْغَريقِ الْمُغَوَّثِ-بِفَتْحِ الْوَاوِ الْمُشَدَّدَةِ أَيْ الطَّالِبِ لِأَنْ يُغَاثَ-يَنْتَظِرُ دَعْوَةً تَلْحُقُهُ مِنِ ابْنِهِ أَوْ أَخِيهِ أَوْ صَدِيقٍ لَهُ فَإِذَا لَحِقَتْهُ كَانَتْ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya, “Diriwayatkan dari Nabi saw, beliau bersabda, ‘Tidak ada mayit yang berada dalam kuburnya kecuali ia seperti orang tenggelam yang meminta pertolongan—kal ghariqil mughawwats dengan diharakati fathah pada huruf wawunya yang bertasdid, yaitu orang yang meminta pertolongan—ia menunggu setetes doa yang yang dikirimkan anaknya, saudara, atau temannya. Karenanya ketika ia mendapatkan doa, maka hal itu lebih ia sukai dibanding dunia dengan seluruh isinya.’” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, halaman 281).

Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa orang yang sudah meninggal sesungguhnya sangat mengharapkan hadiah berupa doa dari orang-orang yang masih hidup di dunia.

Sehingga para ulama bersepakat bahwa doa bagi orang yang sudah meninggal dari orang yang masih hidup itu bermanfaat dan mendatangkan pahala kepadanya.

Bacaan doa cucu untuk nenek yang sudah meninggal merupakan bagian ibadah karena dapat mendatangkan pahala dan dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain itu, doa yang dipanjatkan dapat menjadi penerang dan penenang nenek yang sudah tiada. (fat)

Baca juga: Doa untuk Ibu yang Sudah Meninggal berserta Terjemahan dan Tata Caranya