Konten dari Pengguna

5 Cara Lepas dari Pinjol dan Tips untuk Melunasinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hutang Pinjol. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hutang Pinjol. Foto: Shutterstock

Pinjol atau pinjaman online adalah aplikasi yang menyediakan layanan pinjaman uang bagi para pengguna. Biasanya, aplikasi ini menetapkan sejumlah limit dana yang bisa dicairkan dan dibayarkan dalam tempo waktu tertentu.

Mengutip buku Praktik Profesional Hukum susunan Arief Budiono, dkk., ada banyak pinjol ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Biasanya, pinjol tersebut menawarkan kemudahan pencairan dana tanpa syarat-syarat yang ribet.

Kemudahan tersebut membuat sebagian masyarakat ketagihan untuk meminjam dana di aplikasi pinjol. Namun hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan finansial mereka.

Agar terhindar dari jeratan utang online, simak tips dan tata cara lepas dari pinjol selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Tata Cara Lepas dari Pinjol

Ilustrasi hutang menumpuk. Foto: Shutterstock

Sejak awal kemunculannya, pinjol telah menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan finansial masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah. Tujuannya beragam, bisa untuk modal bisnis, memenuhi kebutuhan hidup, hingga membeli barang mahal.

Meski sah-sah saja, penggunaan pinjol yang tidak bijak bisa membawa pada permasalahan finansial baru. Apabila tidak segera dilunasi tagihannya, kreditur harus membayar bunga yang nilainya cukup besar.

Untuk lepas dari jeratan pinjol, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Dirangkum dari laman Nerd Wallet dan The Balance Money, berikut penjelasannya:

1. Evaluasi keuangan

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan evaluasi terhadap alur keuangan bulanan. Buatlah daftar pinjol yang digunakan, jumlah pinjaman, dan bunga yang harus dibayarkan.

Kemudian, tinjau total utang yang dibebankan kepada Anda. Jika sudah, Anda bisa mulai merencanakan strategi untuk melunasi utang-utang tersebut.

Ilustrasi hutang pinjol. Foto: pixabay

2. Buat rencana pembayaran

Setelah mengevaluasi keuangan, buatlah rencana pembayaran yang realistis. Identifikasi pinjol dengan bunga paling tinggi dan prioritaskan untuk melunasinya terlebih dahulu.

Alokasikan gaji atau penghasilan Anda dengan bijak. Ini berguna untuk memprioritaskan pembayaran utang, sambil tetap memenuhi kebutuhan hidup Anda.

3. Berkomunikasi dengan pinjol

Biasanya, manajemen pinjol terbuka untuk melakukan negosiasi. Anda bisa memanfaatkannya untuk berkomunikasi lebih lanjut dan membahas tentang tenggat waktu, jumlah utang, dan bunga yang mesti dibayarkan.

4. Hentikan peminjaman baru

Hal terpenting untuk lepas dari pinjol adalah dengan menghentikan pinjaman baru. Jangan tergoda untuk meminjam lagi meskipun tawaran pinjol jauh lebih mudah dan cepat. Fokuslah untuk melunasi utang tersebut secepatnya.

5. Cari sumber penghasilan tambahan

Jika memungkinkan, carilah sumber penghasilan tambahan untuk melunasi utang Anda. Misalnya dengan berjualan, berbisnis, atau melakukan pekerjaan lepas waktu (freelance).

Dengan begitu, Anda dapat menghasilkan lebih banyak uang. Pendapatan yang bertambah dapat memudahkan Anda untuk melunasi utang beserta bunganya.

(MSD)