5 Cara Tepat Menangkap Peluang Usaha

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
2 November 2021 17:23
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Peluang usaha adalah hal penting yang perlu dimaksimalkan seorang pengusaha ketika ingin merintis sebuah bisnis. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Peluang usaha adalah hal penting yang perlu dimaksimalkan seorang pengusaha ketika ingin merintis sebuah bisnis. Foto: Pexels.com
Peluang usaha adalah suatu ide yang suatu ide yang menarik untuk menjadi bisnis yang kemungkinan dapat memberikan keuntungan. Peluang usaha merupakan hal penting dan perlu dimaksimalkan ketika seseorang ingin merintis sebuah usaha.
Untuk menangkap sebuah peluang usaha, seorang pengusaha harus melakukan berbagai cara. Cara-cara tersebut perlu diperhatikan agar dapat mencapai tujuan dari usaha bisnis yang didirikan.
Apa saja cara yang bisa dilakukan seorang pengusaha untuk menangkap peluang usaha? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut ini.

5 Cara Tepat Menangkap Peluang Usaha

Menurut Dr. M. Anang Firmansyah, SE.,MM. dan Anita Roosmawarni, SE.,M.SE dalam buku Kewirausahaan (Dasar dan Konsep), peluang usaha merupakan situasi ketika orang memungkinkan menciptakan pola pikir baru dalam rangka mengkreasi dan mengkombinasikan sumber daya, ketika pengusaha merasa yakin terhadap keuntungan yang diperoleh.
Agar dapat mencapai tujuan, yakni mendapatkan keuntungan, seseorang harus bisa menangkap peluang usaha yang menjanjikan. Untuk dapat menangkap peluang usaha, pengusaha harus melakukan beberapa cara berikut ini:
Melakukan riset bisnis dan produk terkait adalah salah satu cara untuk menangkap peluang usaha. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Melakukan riset bisnis dan produk terkait adalah salah satu cara untuk menangkap peluang usaha. Foto: Pexels.com
1. Melakukan Riset Bisnis dan Produk
Cara ini dilakukan untuk mengukur ide bisnis. Caranya dengan melakukan melalui riset dan persentase yang dilakukan untuk memastikan jenis bisnis dan produk yang banyak diterima pasar.
Riset bisnis ini bisa menggunakan hasil survei atau bisa menggunakan bantuan teknologi digital. Misalnya dengan mencari kata kunci melalui Google Trend untuk mengetahui tren bisnis pada suatu lokasi melalui persentase dan angka pencarian informasi tertinggi.
2. Menyerap Ide dari Masalah Orang lain
Pada hakikatnya, bisnis ada untuk menjawab atau merespons kebutuhan orang lain. Bisnis hadir untuk menyelesaikan masalah-masalah manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itu, seseorang dapat menangkap peluang usaha dengan melihat dari permasalahan-permasalahan atau kebutuhan yang dimiliki orang lain. Contohnya, seperti usaha binatu.
Banyaknya mahasiswa dan karyawan yang tidak sempat mengurus cucian dan sulitnya mencari jasa asisten rumah tangga membuat pengusaha di bidang jasa binatu menjadikan masalah tersebut sebagai sebuah peluang bisnis.
3. Belajar dari Kesuksesan Bisnis Orang lain
Belajar dari pengalaman orang lain merupakan salah cara untuk menangkap peluang usaha. Pengalaman orang lain dapat menjadi pelajaran bagi seseorang dalam merintis sebuah bisnis.
Belajar dari pengalaman orang lain bukan berarti menduplikat bisnis yang telah dijalankan orang tersebut. Alih-alih meniru, lakukan langkah menyaring dan mengaplikasikannya sebagai gagasan untuk ide bisnis yang hendak dirintis.
Cara lainnya, bisa dilakukan dengan ATM (amati, tiru dan modifikasi) untuk mengamati, meniru, dan memodifikasi bisnis tersebut agar bisnis yang akan ditekuni sedikit berbeda. Dengan begitu, bisnis yang akan dirintis memiliki ciri khas, dan memiliki nilai lebih dari bisnis yang sudah ada.
Salah satu cara menangkap peluang usaha adalah meriset kelemahan kompetitor. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu cara menangkap peluang usaha adalah meriset kelemahan kompetitor. Foto: Pexels.com
4. Belajar dari Kelemahan Pesaing
Peluang usaha atau bisnis dapat dilakukan dengan melihat kelemahan yang dimiliki oleh kompetitor. Seseorang bisa menjelajahi internet untuk mendapatkan informasi mengenai bisnis yang memiliki produk atau layanan serupa dengan bisnis yang ingin dirintis.
Dengan mendapatkan informasi tersebut, seseorang bisa mempelajar apa saja keluhan terkait bisnis pesaing. Hal-hal yang tidak bisa dipenuhi oleh pesaing inilah yang dapat menjadi ide bagus untuk melahirkan sebuah bisnis baru.
5. Mengikuti Perkembangan Tren
Tren adalah sesuatu yang banyak diminati oleh sekelompok orang pada satu waktu. Oleh karena itu, sebuah peluang usaha dapat berasal dari sesuatu yang sedang tren.
Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika seorang pengusaha menangkap peluang usaha yang berasal dari tren. Mengingat suatu tren biasanya cepat berlalu, maka pastikan juga ciptakan solusi seandainya tren bisnis tersebut mulai memudar dan tidak lagi digemari.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa yang bukan merupakan cara menangkap peluang usaha adalah meminta jasa kenalan.
(SAI)