Konten dari Pengguna

5 Macam Komunitas Tumbuhan: Padang Rumput hingga Taiga

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hutan yang menjadi salah satu macam komunitas tumbuhan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hutan yang menjadi salah satu macam komunitas tumbuhan. Foto: Pixabay

Macam-macam komunitas tumbuhan tersebar di berbagai belahan dunia. Komunitas tumbuhan tersebar dari garis tropis ekuator, hingga ke arah utara maupun selatan.

Komunitas tumbuhan biasa disebut dengan vegetasi. Vegetasi terbentuk karena dua faktor penting, yaitu adanya heterogenitas lingkungan dan perbedaan toleransi terhadap lingkungan alam.

Vegetasi atau komunitas tumbuhan merupakan bagian dari ekosistem, yang dapat menggambarkan pengaruh dari faktor-faktor lingkungan, dalam sesuatu yang mudah diukur dan nyata wujudnya.

Macam-Macam Komunitas Tumbuhan

Dirangkum dari buku Biogeografi karya Dr. Muhammad Zid, M.Si (2019: 40), komunitas tumbuhan dibagi menjadi lima macam. Begini masing-masing penjelasannya.

Ilustrasi tundra yang berada di daerah kutub. Foto: Pixabay

1. Padang Rumput

Daerah padang rumput ini terbentang dari daerah tropika sampai ke daerah subtropika. Curah hujan di daerah padang rumput pada umumnya antara 250-500 mm/tahun.

Padang rumput dibagi lagi menjadi beberapa macam, yaitu:

  • Sabana, yaitu padang rumput yang terdapat di iklim tropis, seperti di beberapa bagian benua Afrika, Asia, Amerika, dan Australia.

  • Stepa, yaitu padang rumput yang luas dan ditumbuhi rumput-rumput yang pendek.

  • Prairi, yaitu padang rumput yang tumbuh pada area yang memiliki tanah berstruktur datar.

2. Gurun

Daerah gurun banyak terdapat di daerah tropis dan berbatasan dengan padang rumput. Keadaan alam dari padang rumput ke arah gurun biasanya semakin jauh, akan semakin gersang.

Curah hujan di gurun tergolong rendah, yaitu sekitar 250 mm/tahun atau kurang. Pada daerah ini, hujan lebat jarang terjadi.

Pancaran mataharinya sangat terik dan penguapannya tinggi, sehingga suhu di siang hari sangatlah panas (dapat mencapai lebih dari 40ºC).

Ilustrasi taiga yang ditumbuhi banyak pohon pinus. Foto: Pixabay

3. Tundra

Daerah tundra hanya terdapat di belahan bumi utara dan kebanyakan terletak di daerah lingkungan kutub utara. Daerah tundra di kutub ini dapat mengalami gelap berbulan-bulan

Ini karena matahari hanya mencapai 231/2º LU/LS. Di daerah tundra ini banyak terdapat lumut, terutama spagnum dan lichenes (lumut kerak).

4. Hutan Tropis (Hutan Basah Tropika)

Pada daerah hutan basah tropika, ada beratus-ratus spesies tumbuhan. Pepohonannya memiliki ketinggian antara 20-40 meter dan daunnya lebat, sehingga membentuk suatu tudung (canopy) yang mengakibatkan hutan menjadi gelap.

Pada hutan basah tropika selain pepohonan yang tinggi, terdapat tumbuhan yang khas, yaitu liana dan epifit. Contoh liana adalah rotan, sedangkan contoh epifit adalah anggrek.

5. Taiga

Taiga adalah hutan pohon pinus yang daunnya seperti jarum. Pohon-pohon yang terdapat di hutan taiga, contohnya yaitu konifer, spruce (picea), alder (alnus), birch (betula), dan juniper (juniperus).

Daerah taiga merupakan bioma yang hanya terdiri atas satu spesies pohon. Taiga kebanyakan terdapat di belahan bumi bagian utara (Siberia Utara, Rusia, Kanada Tengah dan Utara).

Masa pertumbuhan pohon di daerah ini berlangsung antara 3 sampai 6 bulan (saat musim panas tiba).

(VIO)