Konten dari Pengguna

5 Pakaian Adat Indonesia yang Beragam dan Unik dari Berbagai Daerah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi pakaian adat indonesia. sumber: unsplash/maximus beaumont
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi pakaian adat indonesia. sumber: unsplash/maximus beaumont

Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan keragaman budaya, tradisi, dan adat istiadat. Salah satu wujud nyata dari kekayaan tersebut adalah pakaian adat Indonesia yang memiliki ciri khas dan makna mendalam.

Pentingnya pelestarian budaya terlihat melalui penggunaan pakaian adat dalam berbagai acara kebudayaan tradisional. Melalui Muatan Lokal, Asmadi, S.Pd (2017:72) menjelaskan pakaian adat sebagai pakaian tradisional khas dari tiap daerah.

Contoh Pakaian Adat Indonesia dan Keunikannya

ilustrasi pakaian adat indonesia. sumber: unsplash/anggit rizkianto

Setiap pakaian adat Indonesia menonjolkan ciri khas daerahnya. Perbedaan bahan, motif, hingga fungsi busana pada baju adat menunjukkan keberagaman budaya bangsa, seperti beberapa pakaian adat berikut.

1. Pegon - Nusa Tenggara Barat

Pegon adalah pakaian adat suku Sasak yang dipengaruhi oleh busana khas Eropa. Busana ini dibuat dari kain berwarna gelap yang berbeda dengan pakaian Sasak berbahan songket.

Pengaruh Jawa juga terlihat melalui akulturasi yang tampak dalam bahan dan model Pegon. Keunikan Pegon menjadikannya bagian penting dari identitas budaya Nusa Tenggara Barat.

2. Payas Agung - Bali

Payas Agung adalah pakaian adat Bali yang dipakai pada upacara pernikahan maupun potong gigi. Busana ini tampak mewah dan hanya digunakan dalam acara khusus, bukan kegiatan sehari-hari.

Selain Payas Agung, Bali juga memiliki busana tradisional lain, seperti Baju Safari dan Kebaya. Payas Madya serta Payas Alit menjadi pelengkap variasi pakaian adat yang ada di Bali.

3. Pesa’an - Jawa Timur

Pesa’an berasal dari Madura dan merupakan pakaian adat pria dengan desain sederhana. Busananya terdiri dari kaus bergaris merah putih, baju luar hitam, dan celana longgar.

Pakaian ini melambangkan kesederhanaan, keberanian, serta semangat kerja keras masyarakat Madura. Pesa’an masih sering digunakan dalam berbagai acara budaya dan tradisi loka

4. Kesatrian Ageng - Daerah Istimewa Yogyakarta

Kesatrian Ageng adalah pakaian adat Yogyakarta yang biasanya digunakan pada acara resmi kerajaan. Unsur utamanya terdiri dari surjan, celana panjang hitam, kain batik, serta hiasan kepala.

Busana ini mencerminkan wibawa, kesopanan, dan tata krama yang dijunjung tinggi masyarakat Yogyakarta. Nilai luhur yang terkandung menjadikannya simbol budaya yang tetap dilestarikan hingga kini.

5. Jawi Jangkep - Jawa Tengah

Jawi Jangkep adalah pakaian adat Jawa Tengah yang biasa digunakan oleh kaum pria. Busana ini didominasi warna hitam dengan bawahan kain batik yang dikenakan di pinggang.

Untuk kaum wanita, pasangan busana Jawi Jangkep adalah Kebaya Jawa Tengah. Pakaian ini dipakai dalam acara resmi, menunjukkan kebersamaan antara pria dan wanita Jawa Tengah.

Baca juga: Daftar Pakaian Adat Indonesia Lengkap Semua Provinsi

Keberagaman pakaian adat Indonesia adalah wujud nyata dari kekayaan budaya Nusantara. Melestarikan pakaian adat berarti menjaga jati diri bangsa agar tidak terkikis oleh zaman. (HAN)