5 Rekomendasi Novel Sejarah Singkat untuk Bacaan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah masa lalu bisa dipelajari melalui beragam cara, salah satunya adalah melalui novel. Di Indonesia, ada banyak penulis novel sejarah singkat yang menjadikan peristiwa pernting di masa lalu sebagai setting maupun bagian utama cerita tersebut.
Novel memang berisi kisah fiksi. Meski begitu, sejarah yang ada di dalamnya banyak yang terinspirasi dari kejadian fakta. Melalui novel tersebut, generasi kini jadi bisa paham dengan apa yang pernah terjadi di masa lalu.
5 Novel Sejarah Singkat karya Penulis Indonesia
Dalam buku The Fictional Labyrinths of Thomas Pynchon, David Seed (1988), dijelaskan bahwa novel sejarah adalah sebuah upaya sastra untuk membawa pembaca ke dalam dunia masa lalu dengan cara yang memikat dan edukatif.
Novel sejarah sering kali melibatkan penelitian yang cermat terhadap periode sejarah yang digambarkan, sehingga pembaca dapat merasakan autentisitas dan kedalaman ceritanya. Berikut ini beberapa rekomendasi novel sejarah singkat karya penulis Indonesia
1. Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori
Novel ini mengangkat kisah tentang peristiwa nyata yang terjadi di Indonesia pada masa Orde Baru, khususnya mengenai penculikan aktivis pada tahun 1998.
2. Pulang Karya Leila S. Chudori
Pulang merupakan fiksi sejarah yang berlatar belakang tiga peristiwa besar di Indonesia dan dunia, yaitu: Peristiwa G30S 1965 di Indonesia, gejolak Mei 1968 di Prancis, dan kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. Novel ini bercerita tentang eksil politik Indonesia.
3. Gadis Kretek Karya Ratih Kumala
Novel ini terbit pada tahun 2012 dan sudah diadaptasi menjadi serial original Netflix. Novel ini memadukan drama keluarga, romansa, dan sejarah industri kretek di Indonesia, khususnya di Jawa.
4. Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer
Novel ini merupakan pertama dari tetralogi Buru. Novel ini berlatar belakang akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 di Hindia Belanda, dan menceritakan perjuangan seorang pribumi di tengah diskriminasi rasial yang kuat.
5. Romansa STOVIA Karya Sania Rasyid
Fiksi sejarah ini berlatar di Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1918. Novel ini fokus pada kehidupan empat sahabat yang menempuh pendidikan di STOVIA (Sekolah tot Opleiding van Indische Artsen), sekolah kedokteran pertama di Hindia Belanda.
Baca juga: Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan RI dan Sederet Fakta Menarik Lainnya
Deretan rekomendasi novel sejarah singkat yang sudah diulas di atas menjadi bagian dari khazanah kesusastraan Indonesia yang perlu dibac aoleh generasi muda. Dengan membaca novel-novel tersebut, mereka akan bisa memahami sejarah masa lalu bangsanya. (ELZ)
