50 Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat langsung dan tidak langsung sering digunakan dalam berbagai bentuk komunikasi, baik lisan maupun tulisan.
Kalimat langsung adalah kalimat yang mengutip secara tepat apa yang diucapkan oleh seseorang dan biasanya ditandai dengan tanda petik. Sebaliknya, kalimat tidak langsung menyampaikan kembali inti dari ucapan seseorang tanpa mengutip kata demi kata.
Pemahaman terhadap kedua jenis kalimat ini penting untuk meningkatkan kemampuan menyusun teks naratif, berita, atau laporan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
50 Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia
Contoh kalimat langsung dan tidak langsung juga dijelaskan dalam modul pembelajaran Bahasa Indonesia.
Menurut laman modul.kemdikbud.go.id, kalimat langsung berfungsi untuk menampilkan kutipan atau dialog secara utuh, sedangkan kalimat tidak langsung bertujuan menyampaikan kembali informasi secara ringkas tanpa mengubah makna.
Modul tersebut menekankan bahwa kemampuan membedakan dan menggunakan kedua jenis kalimat ini akan memperkuat keterampilan berbahasa, khususnya dalam konteks akademik maupun jurnalistik.
Berikut adalah 35 contoh kalimat langsung dan tidak langsung dalam Bahasa Indonesia, yang disusun secara berpasangan (langsung dan tidak langsung) agar mudah dipahami.
Kalimat-kalimat ini mencakup berbagai situasi umum dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, hingga dunia kerja:
Langsung: Ibu berkata, "Jangan lupa makan siang, ya!"
Tidak Langsung: Ibu mengingatkan agar aku tidak lupa makan siang.
Langsung: Ayah berkata, "Saya akan pulang lebih lambat hari ini."
Tidak Langsung: Ayah mengatakan bahwa ia akan pulang lebih lambat hari ini.
Langsung: Rina bertanya, "Kamu sudah mengerjakan PR?"
Tidak Langsung: Rina bertanya apakah aku sudah mengerjakan PR.
Langsung: Dinda berkata, "Aku sangat menyukai novel ini!"
Tidak Langsung: Dinda mengatakan bahwa ia sangat menyukai novel itu.
Langsung: Kakak berpesan, "Jaga rumah baik-baik selama aku pergi."
Tidak Langsung: Kakak berpesan agar aku menjaga rumah baik-baik selama ia pergi.
Langsung: Adik berkata, "Aku takut gelap."
Tidak Langsung: Adik mengatakan bahwa ia takut gelap.
Langsung: Teman saya berkata, "Hari ini sangat panas!"
Tidak Langsung: Teman saya mengatakan bahwa hari itu sangat panas.
Langsung: Rudi berkata, "Saya ingin belajar bermain gitar."
Tidak Langsung: Rudi mengatakan bahwa ia ingin belajar bermain gitar.
Langsung: Guru berkata, "Buku itu harus dikembalikan minggu depan."
Tidak Langsung: Guru mengatakan bahwa buku itu harus dikembalikan minggu depan.
Langsung: Nenek berkata, "Dulu, saya sering menanam padi."
Tidak Langsung: Nenek bercerita bahwa dulu ia sering menanam padi.
Langsung: Guru bertanya, "Siapa yang belum mengumpulkan tugas?"
Tidak Langsung: Guru bertanya siapa yang belum mengumpulkan tugas.
Langsung: Dosen berkata, "Ujian akan dilaksanakan minggu depan."
Tidak Langsung: Dosen mengatakan bahwa ujian akan dilaksanakan minggu depan.
Langsung: Siswa itu berkata, "Saya lupa membawa buku hari ini."
Tidak Langsung: Siswa itu mengaku bahwa ia lupa membawa buku hari itu.
Langsung: Ketua kelas berkata, "Tolong jangan ribut saat belajar."
Tidak Langsung: Ketua kelas mengingatkan agar tidak ribut saat belajar.
Langsung: Pak Budi berkata, "Bacalah buku ini dengan saksama!"
Tidak Langsung: Pak Budi meminta agar kami membaca buku itu dengan saksama.
Langsung: Ibu guru berkata, "Kerjakan soal ini tanpa melihat buku."
Tidak Langsung: Ibu guru menyuruh agar kami mengerjakan soal itu tanpa melihat buku.
Langsung: Pak Doni berkata, "Saya akan memberikan tugas kelompok minggu ini."
Tidak Langsung: Pak Doni mengatakan bahwa ia akan memberikan tugas kelompok minggu itu.
Langsung: Dosen itu berkata, "Silakan diskusi kelompok di luar kelas."
Tidak Langsung: Dosen itu mempersilakan kami berdiskusi kelompok di luar kelas.
Langsung: Kepala sekolah berkata, "Kami akan mengadakan lomba literasi."
Tidak Langsung: Kepala sekolah mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan lomba literasi.
Langsung: Petugas perpustakaan berkata, "Buku ini hanya boleh dipinjam selama satu minggu."
Tidak Langsung: Petugas perpustakaan menjelaskan bahwa buku itu hanya boleh dipinjam selama satu minggu.
Langsung: Manajer berkata, "Laporan ini harus selesai hari ini."
Tidak Langsung: Manajer menegaskan bahwa laporan itu harus selesai hari itu juga.
Langsung: Karyawan itu berkata, "Saya belum menerima gaji bulan ini."
Tidak Langsung: Karyawan itu mengeluhkan bahwa ia belum menerima gaji bulan ini.
Langsung: Pemimpin rapat berkata, "Silakan ajukan pertanyaan bila ada yang kurang jelas."
Tidak Langsung: Pemimpin rapat mempersilakan peserta mengajukan pertanyaan bila ada yang kurang jelas.
Langsung: Klien berkata, "Kami ingin desain ini diselesaikan dalam tiga hari."
Tidak Langsung: Klien menyampaikan bahwa mereka ingin desain itu diselesaikan dalam tiga hari.
Langsung: Direktur berkata, "Kita akan membuka cabang baru di Bandung."
Tidak Langsung: Direktur mengumumkan bahwa mereka akan membuka cabang baru di Bandung.
Langsung: Atasan berkata, "Saya senang dengan hasil kerja kalian."
Tidak Langsung: Atasan menyampaikan bahwa ia senang dengan hasil kerja kami.
Langsung: Rekan kerja berkata, "Kita perlu kerja sama lebih baik lagi."
Tidak Langsung: Rekan kerja mengatakan bahwa kita perlu kerja sama lebih baik lagi.
Langsung: Supervisor berkata, "Tolong kirim laporan sebelum pukul tiga sore."
Tidak Langsung: Supervisor meminta agar laporan dikirim sebelum pukul tiga sore.
Langsung: Pegawai baru berkata, "Saya masih perlu bimbingan dalam pekerjaan ini."
Tidak Langsung: Pegawai baru menyampaikan bahwa ia masih perlu bimbingan dalam pekerjaan itu.
Langsung: HRD berkata, "Tes wawancara akan dilakukan hari Jumat."
Tidak Langsung: HRD memberitahukan bahwa tes wawancara akan dilakukan hari Jumat.
Langsung: Polisi berkata, "Jangan melanggar lalu lintas!"
Tidak Langsung: Polisi memperingatkan agar tidak melanggar lalu lintas.
Langsung: Dokter berkata, "Minum obat ini tiga kali sehari."
Tidak Langsung: Dokter menyarankan agar obat itu diminum tiga kali sehari.
Langsung: Tetangga berkata, "Saya akan pindah minggu depan."
Tidak Langsung: Tetangga memberitahukan bahwa ia akan pindah minggu depan.
Langsung: Kakak berkata, "Besok aku akan mengantarmu ke sekolah."
Tidak Langsung: Kakak mengatakan bahwa besok ia akan mengantarku ke sekolah.
Langsung: Paman berkata, "Kita harus menjaga lingkungan kita tetap bersih."
Tidak Langsung: Paman menasihati bahwa kita harus menjaga lingkungan kita tetap bersih.
Langsung: Presiden berkata, "Kita harus bersatu membangun negeri ini."
Tidak Langsung: Presiden menyampaikan bahwa kita harus bersatu membangun negeri ini.
Langsung: Siti berkata, "Aku belum siap mengikuti lomba itu."
Tidak Langsung: Siti mengaku bahwa ia belum siap mengikuti lomba itu.
Langsung: Guru menyuruh, "Kumpulkan tugas kalian sekarang juga!"
Tidak Langsung: Guru menyuruh agar kami mengumpulkan tugas saat itu juga.
Langsung: Anak kecil itu berkata, "Aku ingin es krim cokelat."
Tidak Langsung: Anak kecil itu mengatakan bahwa ia ingin es krim cokelat.
Langsung: Petugas berkata, "Mohon antre dengan tertib."
Tidak Langsung: Petugas meminta agar pengunjung antre dengan tertib.
Langsung: Pelatih berkata, "Jangan pernah menyerah sebelum berjuang."
Tidak Langsung: Pelatih menasihati agar kami tidak menyerah sebelum berjuang.
Langsung: Dia berkata, "Saya tidak tahu apa yang terjadi kemarin."
Tidak Langsung: Dia mengatakan bahwa ia tidak tahu apa yang terjadi kemarin.
Langsung: Pembicara berkata, "Teknologi harus dimanfaatkan secara bijak."
Tidak Langsung: Pembicara menyampaikan bahwa teknologi harus dimanfaatkan secara bijak.
Langsung: Ibu berkata, "Bawa payung kalau keluar rumah!"
Tidak Langsung: Ibu mengingatkan agar aku membawa payung jika keluar rumah.
Langsung: Teman saya berkata, "Kamu bisa mengandalkan saya kapan pun."
Tidak Langsung: Teman saya mengatakan bahwa aku bisa mengandalkannya kapan pun.
Langsung: Nia berkata, "Saya senang belajar bahasa asing."
Tidak Langsung: Nia mengatakan bahwa ia senang belajar bahasa asing.
Langsung: Polisi itu berkata, "Jangan parkir sembarangan di trotoar!"
Tidak Langsung: Polisi itu memperingatkan agar tidak parkir sembarangan di trotoar.
Langsung: Kakek berkata, "Dulu, jalan ini belum beraspal."
Tidak Langsung: Kakek bercerita bahwa dulu jalan itu belum beraspal.
Langsung: Dokter berkata, "Kamu harus istirahat total selama dua hari."
Tidak Langsung: Dokter menyarankan agar aku beristirahat total selama dua hari.
Langsung: Teman saya berkata, "Besok kita jadi nonton, kan?"
Tidak Langsung: Teman saya menanyakan apakah kami jadi menonton besok.
Itulah contoh 50 kalimat langsung dan tidak langsung dalam Bahasa Indonesia yang dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran. (Arf)
Baca juga: 10 Contoh Kalimat Tanya dan Jawabannya dalam Bahasa Indonesia
