50 Contoh Kalimat SPOK yang Benar dalam Bahasa Indonesia beserta Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat SPOK yang benar dalam bahasa Indonesia wajib diketahui dan diajarkan. Hal ini agar siswa bisa menyatakan atau merangkai sebuah kalimat yang efektif, sehingga penerima dapat memahami pesan yang ingin disampaikan dengan mudah.
Mengutip dari Jurnal Ilmiah Widya Teknik, Allun, dkk. (2015), kalimat yang digunakan dalam Bahasa Indonesia biasanya dapat dikembalikan ke sejumlah kalimat dasar yang sangat terbatas.
Kalimat dasar adalah kalimat yang berisi informasi pokok dalam struktur inti sebelum mengalami perubahan. Perubahan tersebut dapat berupa penambahan unsur seperti penambahan keterangan subjek, predikat, objek.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian dan Contoh Kalimat SPOK yang Benar dalam Bahasa Indonesia
Sebelum masuk pada contoh kalimat SPOK yang benar, alangkah baiknya jika mengetahui terlebih dahulu mengenai apa itu SPOK dalam tata bahasa Indonesia.
Secara sederhana, SPOK adalah sebuah pola yang digunakan untuk menyusun kalimat bahasa Indonesia agar kalimat itu memiliki makna dan dapat dipahami.
Kalimat yang memiliki pola SPOK dapat dikatakan sebagai kalimat yang benar atau efektif dan sesuai dengan kaidah penulisan tata bahasa Indonesia.
Kalimat yang memiliki pola SPOK adalah kalimat yang terdiri dari empat unsur di dalamnya, yaitu subjek, sebuah predikat, serta sebuah objek, tak jarang juga sebuah kalimat SPOK disisipkan dengan pelengkap atau sering disebut dengan keterangan.
Pola kalimat SPOK merupakan sebagian dari kata-kata yang memiliki fungsi tersendiri. SPOK merupakan singkatan dari subjek, predikat, objek, dan kata keterangan. Berikut adalah pengertian mengenai unsur-unsur yang terkandung dalam SPOK:
1. Subjek (S)
Subjek adalah pelaku kegiatan atau pokok pembicaraan. Subjek dapat berupa sebuah kata benda atau nomina, kelompok kata benda atau frasa nomina, serta klausa yang berperan sebagai pelaku dalam suatu kalimat.
Beberapa contoh subjek dalam kalimat yaitu orang, hewan, benda, tanaman, dan hal-hal lain.
2. Predikat (P)
Predikat adalah sebuah kata kerja yang terdapat dalam suatu kalimat. Kata kerja disini merupakan sebuah aksi atau aktivitas yang dilakukan oleh subjek. Dalam kalimat yang efektif, predikat berada di posisi setelah subjek. Predikat juga bisa disisipi kata “tidak”.
3. Objek (O)
Dalam sebuah kalimat, objek merupakan sesuatu yang dikerjakan atau menjadi saasaran dari sebuah subjek. Objek dapat berupa kata benda, frasa benda, atau kata ganti.
4. Keterangan (K)
Keterangan menjadi satu-satunya unsur yang tidak wajib diikut sertakan pada saat menyusun kalimat. Hanya saja, dengan adanya keterangan, kalimat akan menjadi lebih utuh, padu, dan jelas.
Keterangan yang dimaksud dalam hal ini adalah penjelasan mengenai di mana, kapan, serta bagaimana suatu peristiwa dapat terjadi.
Keterangan memiliki beberapa bentuk, diantaranya yaitu kata keterangan waktu (pada, pukul, jam), kata keterangan cara (dengan), kata keterangan tempat (di), dan juga kata keterangan tujuan (agar, supaya).
Contoh Kalimat SPOK yang Benar
Adapun contoh kalimat SPOK yang benar dalam tata bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:
Kakak membeli obat di klinik (Subjek = kakak, predikat = membeli, objek = obat, keterangan = di klinik)
Dani menuang teh di gelas (Subjek = Dani, predikat = menuang, objek = teh, keterangan = di gelas)
Sifa mendengar musik di rumah (Subjek = Sifa, predikat = mendengar, objek = musik, keterangan = di rumah)
Ayah memesan obat di apotek. (Subjek = Ibu, predikat = memesan, objek = obat, keterangan tempat = di apotek).
Dokter mengobati ayahku di rumah sakit. (Subjek = Dokter, predikat = mengobati, objek = ayahku, keterangan tempat = di rumah sakit).
Dokter memeriksa nenek minggu lalu. (Subjek = Dokter, predikat = memeriksa, objek = nenek, keterangan waktu = minggu lalu).
Aku pergi ke taman hari ini. (Subjek = Aku, predikat = pergi ke, objek = taman, keterangan waktu = hari ini).
Suster membantu dokter di klinik. (Subjek = suster, predikat = membantu, objek = dokter, keterangan tempat = di klinik).
Agung mencuci tangan agar terhindar dari kuman. (Subjek = Agung, predikat = mencuci, objek = tangan, keterangan tujuan = agar terhindar dari kuman).
Ibu menimbang berat badan adik di posyandu. (Subjek = Ibu, predikat = menimbang berat badan, objek = adik, keterangan tempat = di posyandu).
Dina meminum obat karena ia sedang demam. (Subjek = Dina, predikat = meminum, objek = obat, keterangan tujuan = karena sedang demam).
Burhan mencuci tangan sebelum makan. (Subjek = Burhan, predikat = mencuci, objek = tangan, keterangan waktu = sebelum makan).
Nasya memakan sayuran agar sehat. (Subjek = Nasya, predikat = memakan, objek = sayuran, keterangan tujuan = agar sehat.
Suster merawat nenek di rumah. (Subjek = suster, predikat = merawat, objek = nenek, keterangan tempat = di rumah).
Kakak disuntik imunisasi di sekolah. (Subjek = kakak, predikat = disuntik, objek = imunisasi, keterangan tempat = di sekolah).
Pak Gilang melakukan pengasapan di rumahnya agar terhindar dari nyamuk demam berdarah. (Subjek = Pak Gilang, predikat = melakukan pengasapan, objek = di rumahnya, keterangan tujuan = agar terhindar dari nyamuk demam berdarah).
Adit berolahraga sepak bola di stadion. (Subjek = Adit, predikat = berolahraga, objek = sepak bola, keterangan tempat = di stadion).
Pandu membuang sampah makanan di kotak sampah. (Subjek = Pandu, predikat = membuang, objek = sampah makanan, keterangan tempat = di kotak sampah)
Luthfy mengerjakan tugas di rumah. (Subjek = Luthfy, predikat = mengerjakan, objek = tugas, kata keterangan tempat = di rumah).
Paman pulang ke rumah kemarin sore. (Subjek = paman, predikat = pulang, objek = ke rumah, kata keterangan waktu = kemarin sore.)
Dinar membeli sayur di pasar. (Subjek = Dinar, predikat = membeli, objek = sayur, kata keterangan tempat = di pasar.)
Juni makan sayuran di rumah kakek. (Subjek = Juni, predikat = makan, objek = sayuran, kata keterangan tempat = di rumah kakek.)
Alfi meminum vitamin agar sehat. (Subjek = Alfi, predikat = meminum, objek = vitamin, kata keterangan tujuan = agar sehat.)
Akbar mengerjakan tugas dengan lambat. (Subjek = Akbar, predikat = mengerjakan, objek = tugas, kata keterangan cara = dengan lambat.)
Para atlet sepeda mengayuh sepeda dengan cepat. (Subjek = para atlet sepeda, predikat = mengayuh, objek = sepeda, kata keterangan cara = dengan cepat.)
Kami membeli bahan-bahan kue di toko. (Subjek = kami, predikat = membeli, objek = bahan-bahan kue, kata keterangan tempat = di toko.)
Dewi menulis novel bulan kemarin. (Subjek = Dewi, predikat = menulis, objek = novel, kata keterangan waktu = bulan kemarin.)
Keenan bermain drum nanti malam. (Subjek = Keenan, predikat = bermain, objek = drum, kata keterangan waktu = nanti malam.)
Difa mengendarai motor tadi pagi. (Subjek = Difa, predikat = mengendarai, objek = motor, kata keterangan waktu = tadi pagi.)
Afif membeli sepeda di toko. (Subjek = Afif, predikat = membeli, objek = sepeda, kata keterangan tempat = di toko.)
Gusti membacakan pidato di panggung. (Subjek = Gusti, predikat = membacakan, objek = pidato, kata keterangan tempat = di panggung.)
Iwan mendorong motornya di jalan raya. (Subjek = Iwan, predikat = mendorong, objek = motornya, kata keterangan tempat = di jalan raya.)
Firdaus menggunakan jaket agar hangat. (Subjek = Firdaus, predikat = menggunakan, objek = jaket, kata keterangan tujuan = agar hangat.)
Budiman merakit motornya di bengkel. (Subjek = Budiman, predikat = merakit, objek = motornya, kata keterangan tempat = di bengkel.)
Ridho mendayung perahu di sungai. (Subjek = Ridho, predikat = mendayung, objek = perahu, kata keterangan tempat = di sungai.)
Puspa membeli bunga di pasar. (Subjek = Puspa, predikat = membeli, objek = bunga, kata keterangan tempat = di pasar.)
Aku menggaruk badan agar tidak gatal. (Subjek = Aku, predikat = menggaruk, objek = badan, kata keterangan tujuan = agar tidak gatal.)
Ayah berolahraga sepeda setiap pagi. (Subjek = Ayah, predikat = berolahraga, objek = sepeda, kata keterangan waktu = setiap pagi.)
Tante membuat mainan sejak minggu kemarin. (Subjek = Tante, predikat = membuat, objek = mainan, kata keterangan waktu = sejak minggu kemarin.)
Rahman meminum soda tadi siang. (Subjek = Rahman, predikat = meminum, objek = soda, kata keterangan waktu = tadi siang.)
Ibu menidurkan adik bayi di kasur. (Subjek = Ibu, predikat = menidurkan, objek = adik bayi, kata keterangan tempat = di kasur.)
Yadi menyiram tanaman di kebunnya. (Subjek = Yadi, predikat = menyiram, objek = tanaman, kata keterangan tempat = di kebunnya.)
Nugraha membaca buku di perpustakaan. (Subjek = Nugraha, predikat = membaca, objek = buku, kata keterangan tempat = di perpustakaan.)
Ruly membeli pakaian di toko baju. (Subjek = Rully, predikat = membeli, objek = pakaian, kata keterangan tempat = di toko baju.)
Yoga memainkan gitarnya di panggung. (Subjek = Yoga, predikat = memainkan, objek = gitarnya, kata keterangan tempat = di panggung.)
Yusti membelanjakan uangnya di toko. (Subjek = Yusti, predikat = membelanjakan, objek = uangnya, kata keterangan tempat = di toko.)
Dosen membuat soal ujian kemarin. (Subjek = Dosen, predikat = membuat, objek = soal ujian, kata keterangan waktu = kemarin.)
Fahri membuat rak sepatu menggunakan paku, palu, dan kayu. (Subjek = Fahri, predikat = membuat, objek = rak sepatu, kata keterangan alat = paku, palu, dan kayu.)
Liana belajar UTBK di bimbel Ruangguru. (Subjek = Liana, predikat = belajar, objek = UTBK, kata keterangan tempat = bimbel Ruangguru.)
Dimas bermain tenis menggunakan raket. (Subjek = Dimas, predikat = bermain, objek = tenis, kata keterangan alat = raket.)
Demikian adalah penjelasan mengenai contoh kalimat SPOK. (Nisa)
Baca juga: 155 Contoh Kalimat Efektif agar Bisa Bicara dengan Lugas
