50+ Kumpulan Contoh Besaran Turunan Beserta Pengertiannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu fisika, istilah besaran turunan bisa diartikan sebagai besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Ada beberapa contoh besaran turunan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti gaya, energi, tekanan, dan lain sebagainya.
Setiap besaran turunan tersebut memiliki satuannya sendiri yang sudah ditentukan. Misalnya satuan dari gaya adalah newton (N), tekanan adalah pascal (Pa), dan lain sebagainya.
Ingin tau lebih lengkap tentang pengertian dan contoh besaran turunan? Simak informasinya pada ulasan artikel di bawah ini.
Pengertian Besaran Turunan
Menurut buku Asas-Asas Fisika karangan Bambang Ruwanto, besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Sebagai contoh, volume sebuah balok adalah panjang x lebar x tinggi.
Panjang, lebar, dan tinggi adalah besaran pokok yang sama. Dengan kata lain, volume yang diturunkan dari besaran pokok yang sama adalah panjang.
Adapun contoh lainnya, yaitu kelajuan, yakni jarak dibagi waktu. Kelajuan diturunkan dari dua besaran pokok yang berbeda, yaitu panjang dan waktu. Oleh karena itu, satuan SI untuk kelajuan adalah m/s.
Jadi, kelajuan diturunkan dari besaran panjang dan besaran waktu. Dalam kehidupan sehari-hari ada beberapa contoh besaran turunan yang sering digunakan, yakni:
Gaya (newton)
Energi (joule)
Daya (watt)
Tekanan (pascal)
Frekuensi (hertz)
Muatan listrik (coulomb)
Beda potensial (volt)
Hambatan listrik (ohm)
Kapasitas kapasitor (farad)
Fluks magnetik (weber)
Perbedaan Besaran Turunan dan Besaran Pokok
Besaran yang ada di dalam ilmu fisika terbagi menjadi dua macam, besaran turunan dan besaran pokok. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, besaran turunan adalah besaran yang diturunkan oleh besaran pokok.
Menyadur Modul Kemendikbud RI: Pengukuran yang disusun oleh Riska, S.Pd, besaran pokok adalah besaran yang sendiri atau satuannya sudah ditetapkan melalui perjanjian internasional. Sekadar informasi, perjanjian internasional ini sudah disepakati oleh Conference Generale des Poids et Measures setiap enam tahun sekali.
Dalam besaran pokok ada tujuh satuan yang ditetapkan, yaitu massa, waktu, panjang, kuat arus listrik, temperatur, intensitas cahaya, dan jumlah zat. Berikut satuan dan lambang dari besaran pokok yang disebutkan, yakni:
Panjang (m)
Massa (kg)
Waktu (s)
Kuat arus listrik (A)
Suhu (K)
Jumlah zat (mol)
Intensitas cahaya (cd)
Berikut uraian dari definisi satuan standar untuk tujuh besaran pokok di atas:
Satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama 1 per 299792458 sekon (ditetapkan pada 1983).
Satu kilogram adalah massa sebuah silinder logam yang terbuat dari Platina Iridium yang disimpan pada Lembaga Internasional tentang berat dan ukuran di Sevres, Prancis (ditetapkan pada 1887).
Satu sekon adalah waktu yang diperlukan sebuah atom Cesium 133 untuk bergetar sebanyak 9.192.632.770 kali (ditetapkan pada 1967).
Satu ampere adalah kuat arus pada dua penghantar sejajar yang berjarak 1 meter di hampa udara sehingga menimbulkan gaya sebesar 2x10-7 newton setiap meter (ditetapkan pada 1948).
Satu Kelvin adalah 1 per 273,16 kali suhu titik tripel air (ditetapkan tahun 1954).
Satu mol adalah jumlah atom karbon dalam 0,012 kg karbon-12 (C-12). Satu mol terdiri atas 6,025x 1023 buah partikel (ditetapkan tahun 1971).
Satu candela adalah intensitas cahaya suatu sumber yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540x1012 Hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1 per 683 watt per steradian dalam arah tersebut (ditetapkan tahun 1979).
Contoh Besaran Turunan
Ada banyak contoh besaran turunan dalam fisika, seperti gaya, energi, tekanan, frekuensi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Supaya mengetahui lebih lengkap tentang besaran turunan, berikut contoh besaran turunan, di antaranya:
Gaya (F) = N = kgm/s²
Energi potensial (Ep) = J = kgm²/s²
Energi kinetik (Ek) = J = kgm²/s²
luas (L) = m²
Volume (V) = m³
Kecepatan (v) = m/s
Kelajuan (v) = m/s
Percepatan (a) = m/s²
Massa jenis (ρ) = kg/m³
Gaya berat (w) = N = kgm/s2
Gaya coulomb (Fc) = N = kgm/s²
Impuls (I) = Ns
Baterai (ε) = Volt
Momentum (p) = Kgm/s
Usaha (W) = Nm = kgm²/s²
Daya (P) = watt = J/s = kgm²/s³
Tekanan (P) = Pa = N/m²
Tekanan hidrostatis (Phid) = Pa = N/m²
Frekuensi (f) = 1/s = Hz
Muatan listrik (Q) = C
Hambatan listrik (R) = Ω
Tegangan listrik (V) = volt
Kalor laten (L) = J/kg
Momen kopel (M) = Nm
Momentum sudut (L) = kgm²/s
Kuat medan listrik (E) = N/C
Kekuatan lensa (P) = 1/m = dioptri
Kalor (Q) = J = kgm²/s²
Kapasitas kalor (C) = J/K
Kalor jenis (c) = J/kgK
Hambatan jenis kawat penghantar (ρ) = Ωm
Cepat rambat cahaya (c) = m/s
Gaya sentripetal (Fs) = N
Kecepatan sudut (ω) = rad/s
Percepatan sudut (α) = rad/s²
Percepatan gravitasi (g) = m/s²
Tegangan atau stres (σ) = N/m²
Modulus elastis (E) = N/m²
Modulus Young (Y) = N/m²
Konstanta pegas (k) = N/m
tetapan Gravitasi bumi (G) = Nm²/kg²
Momen gaya (τ) = N.m
Momen inersia (I) = Kgm²
Debit aliran (Q) = m³/s
Koefisisen viskositas (η) = Ns/m²
Induktansi diri (L) = Hendry = H
Intensitas bunyi (I) = watt/m²
Medan listrik (E) = (N/C)
Fluks medan listrik (ΦE) = Nm²/C = Weber (Wb)
Kapasitas kapasitor (C) = farad = C/V
Kuat Medan magnet (B) = tesla = Wb/m²
Konduktivitas listrik bahan penghantar (σ) = Ω/m
Resistivitas listrik bahan penghantar (ρ) = Ωm
Koefisien konveksi (h) = W/m²K
Laju kalor konveksi (I) = watt = J/s
Koefisien konduktivitas termal (k) = W/mK
(JA)
Frequently Asked Question Section
Contoh besaran turunan apa saja?

Contoh besaran turunan apa saja?
Gaya (newton), energi (joule), daya (watt), tekanan (pascal), frekuensi (hertz), muatan listrik (coulomb), beda potensial (volt), hambatan listrik (ohm), kapasitas kapasitor (farad), dan fluks magnetik (weber).
Apa yang dimaksud dengan besaran turunan?

Apa yang dimaksud dengan besaran turunan?
Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Sebagai contoh, volume sebuah balok adalah panjang x lebar x tinggi.
Apa saja yang termasuk besaran pokok dan besaran turunan?

Apa saja yang termasuk besaran pokok dan besaran turunan?
Besaran pokok di antaranya panjang (m), massa (kg), waktu (s), kuat arus listrik (A), suhu (K), jumlah zat (mol), dan intensitas cahaya (cd), sedangkan besaran turunan di antaranya gaya (newton), energi (joule), daya (watt), tekanan (pascal), frekuensi (hertz), muatan listrik (coulomb), beda potensial (volt), hambatan listrik (ohm), kapasitas kapasitor (farad), dan fluks magnetik (weber).
