Konten dari Pengguna

55 Contoh Kalimat Konjungsi Bahwa sesuai Bahasa Indonesia beserta Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Bahwa, Unsplash/ Joanna Kosinska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Bahwa, Unsplash/ Joanna Kosinska

Dalam pelajaran bahasa Indonesia, contoh kalimat konjungsi ‘bahwa’ merupakan sebutan lain untuk konjungsi subordinatif komplementasi. Konjungsi ini menggunakan kata ‘bahwa’ di dalam susunan kalimatnya.

Berdasarkan buku Sintaksis Bahasa Indonesia, La Ode Sidu (2016:111), konjungsi adalah sesuatu yang menghubungkan kata dengan kata, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, atau bahkan antara paragraf dengan paragraf.

Selain kata ‘bahwa’, untuk menjelaskan atau menerangkan klausa yang satu dengan yang lain, kalimat yang satu dengan yang lain, bisa juga menggunakan kata ‘adalah, yaitu, yakni, ialah’.

Daftar isi

Pengertian Konjungsi Bahwa

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Bahwa, Pexel/Pixabay

Konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang berfungsi menghubungkan dua klausa atau lebih dan klausa tersebut tidak mempunyai status sintaksis (susunan kalimat) yang sama. Konjungsi ini juga disebut sebagai konjungsi tidak setara.

Selain konjungsi subordinatif komplementasi, konjungsi ‘bahwa’ juga disebut dengan konjungsi penjelas. Kata sambung yang menggunakan kata ‘bahwa’ ini, memiliki fungsi untuk menghubungkan bagian kalimat terdahulu dengan perinciannya, sebagaimana mengutip dalam buku Mahir Berbahasa Indonesia, Paulus Tukan (2007:64).

Dapat disimpulkan, kata hubung ‘bahwa’ adalah konjungsi yang menjelaskan suatu klausa atau kalimat menjadi pelengkap dari klausa atau kalimat sebelumnya. Konjungsi ini ternyata sering digunakan dalam percakapan atau bacaan.

Kelebihan dan Kekurangan Konjungsi Bahwa

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Bahwa, Unsplash/ Alice Hampson

Meski berikatan dalam komunikasi, konjungsi ‘bahwa ternyata memiliki kelebihan dan kekurangan ketika digunakan. Berikut adalah penjelasannya:

1. Kelebihan Konjungsi Bahwa

  • Menggunakan ‘bahwa’ sebagai penghubung membuat informasi yang disampaikan menjadi jelas dan tegas. Biasanya, konjungsi ini digunakan untuk menyatakan kebenaran atau fakta.

  • Penggunaan konjungsi ‘bahwa’ dalam kalimat dapat memberikan penjelasan tambahan mengenai apa yang disampaikan atau diketahui oleh subjek kalimat. Dengan demikian, kalimat akan menjadi lebih detail dan padat.

  • Konjungsi ‘bahwa; membuat pembicara atau penulis menyampaikan informasi dengan lebih akurat dan terhindar dari penyelewengan makna.

  • Sebagai penyambung, kata ‘bahwa’ membantu membangun hubungan antarklausa dalam kalimat. Hal ini memudahkan pembaca atau pendengar dalam memahami makna kalimat secara keseluruhan.

  • Penggunaan kata hubung ‘bahwa’ juga dapat memberikan keindahan sehingga kalimat menjadi lebih bermakna dan tersusun dengan baik.

2. Kekurangan Konjungsi Bahwa

  • Kata ‘bahwa’ sebagai konjungsi sering kali membuat kalimat menjadi lebih panjang, sehingga dapat membuat pembaca kesulitan dalam memahami maksudnya dengan cepat.

  • Pemakaian konjungsi ini juga dianggap membatasi kreativitas dalam pemberian informasi. Beberapa kalimat akan menjadi terlalu baku dan terkesan monoton jika terlalu sering menggunakan konjungsi ‘bahwa’.

  • Beberapa kalimat yang menggunakan kata hubung ‘bahwa’ kerap terjadi pengulangan kata-kata yang sama, sehingga variasi bahasa yang digunakan akan sedikit.

  • Untuk menggunakan kata hubung ‘bahwa’ dengan benar dan tepat, perlu pemahaman yang kuat akan sintaksis dan hubungan antarklausa dalam bahasa Indonesia.

  • Kesalahan dalam penggunaan kata sambung ini dapat membuat kalimat menjadi tidak bermakna dan efektif, sehingga sulit untuk dipahami.

Contoh Kalimat Konjungsi Bahwa

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Bahwa, Unsplash/ Piotr Łaskawski

Sadar atau tidak, penggunaan konjungsi ‘bahwa’ kerap kali diucapkan dalam aktivitas sehari-hari terutama dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan. Berikut adalah contoh kalimat konjungsi ‘bahwa’:

  1. Chintia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

  2. Anisa mengatakan bahwa semua yang terjadi memang sudah direncanakan jauh-jauh hari.

  3. Ibu memberitahu Lisa bahwa kakaknya pergi melanjutkan pendidikannya ke Amerika.

  4. Dikta menyebutkan bahwa dia masih sakit dan belum bisa masuk kuliah dengan memberikan surat keterangan dokter.

  5. Lusi menunjukkan bahwa dia bisa memenangkan lomba cipta puisi yang diadakan secara nasional.

  6. Pak Imam mengatakan bahwa hasil panen padinya bulan ini terancam gagal karena serangan hama.

  7. Kak Nia memberitahukan bahwa ia sedang hamil tiga bulan.

  8. Adik berlari-lari untuk menunjukkan kepada ibu bahwa kakinya terluka saat jatuh di lapangan.

  9. Ayah memberitahukan nenek bahwa beliau dan keluarga kami akan segera tiba di rumah.

  10. Bibi menunjukkan cara kepada kami bahwa mengolah kacang kedelai itu mudah.

  11. Kakek memastikan bahwa sepeda yang akan digunakan cucunya bermain aman dan baik.

  12. Hasil visum yang diterima membuktikan bahwa korban terbukti mengalami tindakan kekerasan.

  13. Pihak sekolah memberikan pengumuman bahwa mulai besok sekolah akan diliburkan selama dua hari.

  14. Pemerintah menyampaikan bahwa sosialisasi dan pemberian tablet tambah darah (TTD) merupakan upaya untuk mengurangi stunting di Indonesia.

  15. Ibu guru menginformasikan bahwa akan diumumkan tiga siswa teladan di sekolah kami saat upacara nanti.

  16. Hana mengatakan secara berbisik bahwa ia menemukan sejumlah uang di dalam tumpukan buku itu.

  17. Dania memberitahukan bahwa kehamilannya kali ini harus digugurkan karena keadaan janinnya yang tidak berkembang.

  18. Luna mengungkapkan bahwa pencuri sebenarnya adalah tetangga di seberang rumahnya.

  19. Adik berteriak dan mengatakan bahwa ia merasa senang ketika diajak pergi ke kebun binatang.

  20. Andi mengatakan bahwa ia harus pergi sekarang karena ada acara keluarga.

  21. Risa harus tahu bahwa yang dilakukannya kemarin adalah salah, dan dia harus meminta maaf.

  22. Imron sudah banyak membuktikan bahwa dirinya berhak menjadi ketua osis.

  23. Ibu guru menyampaikan bahwa beliau berencana pindah ke sekolah baru saat tahun ajaran baru juga.

  24. Pemateri menyimpulkan bahwa penggunaan plastik dalam jangka panjang akan merusak alam.

  25. Bu Alya mengumumkan bahwa hari Jumat adalah hari terakhir beliau mengajar di sekolah.

  26. Santi telah memberitahu ibunya bahwa dia berhasil mempertahankan juara kelas tahun ini.

  27. Yoga mengatakan bahwa dia sangat menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

  28. Sambil menangis, Nani menjelaskan bahwa dia tidak tahu-menahu soal kejadian itu.

  29. Dokter mengatakan bahwa sebenarnya adik belum pulih sepenuhnya.

  30. Ibu mengatakan bahwa hari ini beliau akan masak rendang hari ini.

  31. Naila berbohong pada Kinan bahwa bukan dia yang menghilangkan novel kesayangannya.

  32. Ayra membuktikan bahwa dia mampu menjadi anak yang mandiri dan melakukan segalanya sendiri.

  33. Dani memberitahu kami bahwa besok dia akan tampil memainkan biola di sekolah.

  34. Mengingat bahwa mereka bertiga adalah sahabat, mungkin jika salah satunya tidak ikut yang lain juga tidak ikut pergi.

  35. Mentor menulis mengatakan bahwa tulisan yang bagus dihasilkan dari latihan yang konsisten.

  36. Ayah menyadari bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan.

  37. Saya sudah mendengar bahwa dia akan berangkat haji pada tahun 2025.

  38. Kita tahu bahwa bahasa merupakan alat berkomunikasi yang memiliki peran penting bagi manusia.

  39. Dokter mengatakan bahwa merokok itu dapat menyebabkan kanker, impotensi, dan gangguan kehamilan.

  40. Pihak terkait sudah sepakat bahwa pihak pertama akan membuka rekening khusus pada bank yang telah disetujui.

  41. Ia menyadari bahwa pelayanan kesehatan beserta fasilitasnya tentu menjadi hal penting dalam mudik lebaran setiap tahunnya.

  42. Dia memberitahukan orang tuanya bahwa libur semester dimulai minggu depan.

  43. Surat kabar ini menyebutkan bahwa kebakaran Pasar Manis mengakibatkan kerugian hingga miliaran rupiah.

  44. Dengan raut yang bahagia, kakak mengabarkan bahwa hasil ujiannya mendapat peringkat satu.

  45. Ada yang mengartikan bahwa pengangguran merupakan orang dewasa yang tidak bekerja dan sedang mencari pekerjaan.

  46. Anak-anak tahu bahwa mereka harus belajar dan berusaha keras untuk meraih cita-cita.

  47. Siaran berita di televisi mengabarkan bahwa penyebab kecelakaan mobil di Jalan Ahmad Yani karena menghindari pejalan kaki.

  48. Anya memberitahu bahwa dia tidak bisa datang ke pesta ulang tahunku.

  49. Kami menyadari sepenuhnya, bahwa perubahan yang terjadi adalah bagian dari kehidupan.

  50. Saya yakin bahwa pendidikan adalah kunci menuju masa depan yang lebih baik.

  51. Pemuda itu mengatakan bahwa di perempatan lampu merah sana telah terjadi kecelakaan lalu lintas.

  52. Kepala sekolah memberitahukan bahwa tahun ini seluruh siswa lulus ujian sekolah.

  53. Surat edaran kelurahan memberitahukan bahwa minggu depan seluruh warga diminta ikut kerja bakti di lingkungan masing-masing.

  54. Dimas lewat kesembuhan yang nyaris mustahil menemukan jawaban bahwa Tuhan adalah solusi dari setiap kemustahilan.

  55. Ariel mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya akan hiatus dari dunia hiburan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Contoh kalimat konjungsi ‘bahwa’ di atas bisa dijadikan rujukan dalam belajar. Meski sering dipakai dalam sehari-hari, penggunaan konjungsi ini tetap perlu pemahaman lebih ketika digunakan agar informasi yang disampaikan lebih akurat, jelas, dan terstruktur. (fat)

Baca juga: 150 Contoh Kalimat Konjungsi Biarpun dalam Bahasa Indonesia serta Penjelasannya