55 Pantun Perpisahan Teman Kerja yang Penuh Makna dan Doa

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun perpisahan teman kerja kerap dibutuhkan untuk menyampaikan permintaan maaf, rasa terima kasih, penghargaan, serta doa terbaik. Biasanya, momen ini dipenuhi kesedihan yang dapat menguras perasaan.
Bukan hanya sebagai penghibur, memberikan ucapan perpisahan berupa pantun menjadi momen untuk saling menguatkan antar rekan kerja.
Selain itu, memberikan pantun yang berisi kata-kata penuh makna dan doa juga sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan kepada teman kerja yang pergi untuk melanjutkan perjalanan ke tempat lain.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Arti Pentingnya Memberikan Pantun Perpisahan
Pada dasarnya, perpisahan merupakan salah satu momen yang penuh emosi sekaligus yang berat bagi setiap individu, termasuk antar teman kerja.
Perpisahan dapat menjadi kesempatan untuk mengenang kenangan indah dan pelajaran berharga yang telah diperoleh selama bekerja bersama-sama.
Salah satu hal yang dapat diberikan sebagai bentuk kenang-kenangan kepada teman kerja, yakni memberikan ucapan berupa pantun perpisahan.
Mengutip dari buku Kamus Lengkap Pantun Indonesia karya M. Miftah Fauzi S.Pd. (2015:6), pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa Nusantara. Pantun memiliki sifat multibudaya, multibahasa, multiagama, dan multiras.
Pada momen perpisahan, pantun dapat memberikan kekuatan untuk saling menguatkan, menghibur, serta memberikan semangat kepada rekan kerja yang akan berpisah.
Menyampaikan selamat perpisahan dengan pantun yang memiliki makna mendalam, tetapi tetap menghibur menjadi hadiah yang tak akan terlupakan dan akan selalu berkenang.
Kumpulan Pantun Perpisahan Teman Kerja
Mengutip dari buku Pengantar Teori Sastra: Elmatera karya Surastina (2018), pantun perpisahan adalah pantun yang berisi tentang salam perpisahan atau mengisahkan tentang perpisahan. Berikut adalah kumpulan pantun perpisahan teman kerja yang penuh makna dan menyentuh hati.
Badannya tegar sekuat baja
Berlatih memukul di Cilacap
Sampai jumpa, rekan kerja
Doa untukmu selalu ku ucap.
Duriannya jangan dibelah
Lebih baik disimpan saja
Walau kita akan berpisah
Tetap semangat untuk bekerja.
Sore hari menonton drama
Drama Korea aktornya tegas
Ingin hati tetap bekerja bersama
Apa daya harus pindah tugas.
Pajang foto dengan paku
Tiada palu pakailah bata
Hei kamu, rekan kerjaku
Jangan lupakan kenangan kita.
Baju seragam batik terlihat indah
Pulang dari sekolah membawa buku
Takdir kita berpisah tak dapat dicegah
Sukses selalu rekan kerja terbaikku.
Jangan tebang kayu yang basah
Buat masak tak akan beres
Selamat jalan selamat berpisah
Semoga semuanya semakin sukses.
Malam-malam jangan kelayapan
Kasihan, ibu menjadi resah
Rekan-rekan mari berpelukan
Sebelum akhirnya kita berpisah.
Hati-hati saat hujan nanti basah
Hujannya turun deras, tak beres-beres
Selamat tinggal dan sampai jumpa lagi
Semoga ke depannya semakin sukses.
Membeli seragam terlihat gagah
Pulang sekolah membawa buku
Takdir berpisah tak dapat dicegah
Selamat tinggal, rekan terbaikku.
Murid pintar pakai sepatu
Mengangkat tangan saat bertanya
Sampai jumpa di lain waktu
Untuk rekan kerjaku semuanya.
Bila tidak dikarenakan unggas
Tidaklah rusak padi di sawah
Kalaulah tidak dikarenakan tugas
Aku tak niat untuk berpisah.
Tukang pos membawa surat
Surat edaran dari sekolah
Walau perpisahan begitu berat
Jika ada waktu, berkunjunglah.
Buah belum matang jatuh jangan dibelah
Lebih baik buahnya disimpan saja
Meski sekarang kita akan berpisah
Mari tetap semangat untuk bekerja.
Dari Tungkal pergi Siantan
Datang berlabuh di Kuala Maras
Selamat tinggal handai dan taulan
Kita berpisah dikarenakan tugas.
Menyusun pantun memakai rima
Rima dibuat menjadi sebuah kisah
Bertahun-tahun sudah sekantor bersama
Tibalah masa untuk berpisah.
Hati gembira berbarengan teman
Bergembira ria di bawah jembatan
Seandainya kita diizinkan Tuhan
Tentu bersua di hari kemudian.
Pergi ke kota lihat ponakan
Mulus jalannya sudah diaspal
Sebenarnya susah untuk dikatakan
Saat ucapkan selamat tinggal.
Hujan membuat tanah basah
Tanah retak terkena gempa
Hari ini saatnya kita berpisah
Moga esok kita kembali jumpa.
Duhai selasih jangan tumbuh tinggi
Kalau tinggi daunnya nanti yang jarang
Duhai teman kerjaku jangan pergi
Kalau pergi kamu tetap terkenang.
Aku dan ibu beli ikan bersama
Untuk masakan besok hari Selasa
Terima kasih telah bersama-sama
Kalian sudah seperti keluarga.
Liburan ke Roma nonton gladiator
Orangnya tegap dan agak menor
Selamat berpisah wahai teman kantor
Semoga gaji meningkat dan banyak honor.
Wanginya kayu gaharu
Tempat main anak rotan
Apabila bertemu rekan baru
Rekan lama jangan dilupakan.
Pohon mangga berbuah tiga
Jangan lupa untuk dibawa
Meskipun kita berpisah raga
Namun tetap dalam satu jiwa.
Peraturan lama masih berlaku
Kalau benar harus berani
Wahai semua rekan kerjaku
Akan kurindu kebersamaan ini.
Di desa ada peternakan unggas
Banyak juga perkebunan dan sawah
Jika bukan karena diberikan tugas
Tidak sanggup aku dan kamu berpisah.
Saat hujan perut keroncongan
Mau sarapan ikan lemuru
Selamat jalan rekan seperjuangan
Semoga sukses dengan jabatan baru.
Baju seragam terlihat gagah
Pulang sekolah membawa buku
Takdir berpisah tak dapat dicegah
Selamat tinggal rekan terbaikku.
Emas murni digali di pertambangan
Jual yang mahal agar tidak merugi
Aku tidak menginginkan perpisahan
Semoga kita dapat berjumpa lagi.
Kalau ada sumur di ladang
Boleh saya menumpang mandi
Bila ada umur yang panjang
Boleh kita berjumpa lagi.
Pergi ke ladang Bapak petani
Membajak sawah senyumnya ramah
Ingin hati tetap bekerja di sini
Apa daya akan pindah rumah.
Jalan-jalan ke Balikpapan
Kota itu untuk beli rambutan
Teruslah maju menuju masa depan
Karena perpisahan bukan suatu hambatan.
Ketumpahan bakso bajuku basah
Ingin marah tapi pada siapa
Walau hati tak ingin berpisah
Apalah daya sudah waktunya.
Bunga mawar ada di tepi sawah
Sungguh elok di samping batu
Apabila nanti kita berpisah
Janganlah pernah kamu lupakan aku.
Mari jalan-jalan ke kota Blitar
Sampai di Blitar mari membeli rumah
Memang perpisahan hanya tinggal sebentar
Jadikan ini sebagai kenangan terindah.
Memeras santan untuk adonan
Adonan kue berwarna biru
Selamat jalan Bapak pimpinan
Moga sukses di tempat yang baru.
Simpan uang di dalam saku
Kereta api menderu-deru
Selamat jalan rekan sekantorku
Moga berprestasi di kantor yang baru.
Setelah Maluku pergi ke Bali
Menyusuri jalan setapak
Betapa aku sedih sekali
Sudah tak bekerja pada Bapak.
Memasak nasi memakai kompor
Kompor dibeli depan madrasah
Setiap hari duduk sekantor
Membuatku sedih kala berpisah.
Diam mendengkur pertanda pasrah
Pasrah tengadah di bebatuan
Ucap syukur sebelum berpisah
Bangga pernah kerja pada Tuan.
Hujan-hujan membeli ragi
Hujan deras tak beres-beres
Selamat tinggal dan sampai jumpa lagi
Semoga ke depannya semakin sukses.
Gadis manis membawa belati
Belati itu dibawa oleh si Sari
Janganlah suka bersedih hati
Walau perpisahan harus menghampiri.
Pohon palem ada di simpang tiga
Jangan lupa buahnya tolong dibawa
Meskipun kita akan berpisah raga
Namun tetaplah bersatu dalam jiwa.
Hujan deras membuat tanah basah
Tanah sudah lama kena gempa
Hari ini saatnya kita berpisah
Semoga esok kita kembali berjumpa.
Jika tidak karena unggas
Tak rusak padi saat basah
Jika tidak karena purna tugas
Tak sanggup kita berpisah.
Nusantara ada banyak suku
Terbentang jauh hingga ke Arafuru
Untuk sahabat dan rekan kerjaku
Selamat menempuh karier yang baru.
Zodiak leo orangnya kaku
Zodiak pisces otaknya semu
Selamat sukses teman kantorku
Semoga aku bisa ikuti jejakmu.
Pasangan Sinta namanya Rama
Pergi berkelana bawa kerabat
Senang rasanya pernah bersama
Hai, rekan kerja yang sangat hebat.
Kurang darah, anemia
Kepala linglung di tengah arena
Di sini aku akan bahagia
Memandang kamu berjaya di sana.
Simpan uang di dalam saku
Kereta api menderu-deru
Selamat jalan rekan sekantorku
Moga betah di kantor yang baru.
Orang kikir hidupnya kan susah
Hanya berpikir biar cepat tajir
Jangan bersedih meski berpisah
Ukir prestasi di dalam karier.
Saat menyelam menjadi kaku
Luka tergores berwarna biru
Selamat jalan rekan kerjaku
Semoga sukses di tempat baru.
Main air di sungai dangkal
Melihat petani tanam padi
Kuucapkan selamat tinggal
Kamu masih berhutang budi.
Di warung banyak makan
Tiga bakwan sekali telan
Sebenarnya berat hati dikatakan
Kuucapkan selamat tinggal wahai kawan.
Ke pasar membeli kelapa
Jangan lupa beli durian
Perpisahan ini sungguh terasa
Kenangan indah tak akan terlupakan.
Burung pipit terbang melayang
Hinggap di ranting pohon jambu
Walau kita harus berpisah sekarang
Kenangan indah tetap menyatu.
Demikianlah kumpulan pantun perpisahan teman kerja yang dapat digunakan sebagai referensi ketika hendak memberikan hadiah berupa ucapan kata-kata penuh makna dan doa. (SUCI)
Baca Juga: 22 Contoh Pantun 2 Bait dalam Berbagai Tema yang Menarik
