6 Puisi Harapan untuk Motivasi serta Doa

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan ketika ingin menyampaikan harapan, salah satunya dengan membuat puisi harapan. Puisi ini bisa ditujukan untuk orang lain maupun diri sendiri.
Selain harapan, puisi dengan tema ini juga bisa bercerita tentang impian seseorang atau kisah di masa depan untuk memberikan motivasi. Karena itu, membuat puisi harapan bisa jadi bentuk lain dari berdoa.
Menurut Ahmad Wahyudi, M.Pd. dalam buku Menggores Tinta Puisi, puisi merupakan bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan dalam bahasa.
Agar lebih jelas, di bawah ini ada kumpulan puisi harapan yang bisa dijadikan sebagai referensi sekaligus motivasi.
Kumpulan Puisi Harapan
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi atau sajak merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi biasanya berisi ungkapan mengenai emosi, pengalaman, maupun harapan yang mengandung makna mendalam.
Theodore Watts-Dunton berpendapat dalam buku Menggores Tinta Puisi, puisi adalah suatu pengucapan yang konkret dan artistik tentang pikiran manusia melalui penggunaan bahasa yang emosional dan berirama.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa puisi bisa jadi bentuk penyampaian harapan seseorang dengan menggunakan bahasa yang emosional, tapi tetap berirama.
Bagi yang ingin menyampaikan harapan melalui puisi, tapi kesulitan merangkai kata-kata, berikut ada kumpulan puisi harapan yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Puisi harapan 1
Dikutip dari buku Antologi Puisi: Harapan oleh Arikah Al Zahra, Ummul Maghfiroh, dkk, berikut contoh puisi harapan yang juga bisa dijadikan sebagai bentuk doa kepada Tuhan.
Si Pejuang Fillah
Oleh: Ummul Maghfiroh
Malam-malam memasang diri, hitam yang kelam
Merobek-robek guguan suara dalam temaram
Nabastala kian bungkam
Dipeluk nyanyian mala dengan muram
Bersila kaki di atas hamparan sajadah
Menengadah tangan sebisa anggun memuja
Bertahap-tahap hingga doa itu mengudara
Bersama kalutnya jiwa akan dosa tiada reda
Bibirku mengucap segala wasilah
Menggenggam hati agar tak goyah
Terjaga dalam sujud-sujud di sepertiga malam
Aku tersenyum istiqomah 'tiada padam
Berlari-lari aku di padang Sahara
Panasnya melebihi matahari yang gagah
Mencari seteguk air melepas dahaga
Berupa ridho dan ampunan Sang Maha Kuasa
Hatiku tiada berhenti mengalunkan dzikir
Jiwaku tiada henti meminta ketenangan dalam pikir
Mataku terus terjaga menanti harapan ampunan
Takkan kuhentikan rindu pada-Mu dalam kesepian
Doaku, ampuni segala khilafku
Ampuni segala kesalahanku
Ampuni jiwa yang tak pernah memudarkan harap
Untuk senantiasa Engkau lindungi dan dekap
Puisi harapan 2
Ditulis dalam buku Antologi Puisi: Harapan oleh Arikah Al Zahra, Ummul Maghfiroh, dkk, berikut contoh puisi harapan tentang sosok yang dicintai.
Hanya Angan
Oleh: Arikah Al Zahra
Kamu adalah bagaskara
Sedang aku hanya shyam
Dirimu terlihat di mata
Namun tak pernah tergenggam
Mega menghiasi sekelilingmu
Rupamu baswara
Seperti dayita
Dalam belenggu kelabu
Kamu hanya angan
Di dalam dekapku
Seperti sabana kosong
Tak ada siapa pun selain anila
Puisi harapan 3
Berikut contoh puisi harapan tentang warga negara kepada para petinggi yang dikutip dari buku Antologi Puisi: Harapan Ibu Pertiwi oleh Tim Penulis Nusantara.
Pelakon Negeri
Oleh: Agusti Dwi Purnamasari
Kepakan sayap cendrawasih sambut cakrawala
Ombak beralun menghiasi rona jingga anindita
Pemandangan elok rupawan dipandang netra
Duhai bumi pertiwi yang kucinta
Tanah pinggiran, menggembur, mengayun, menyapa
Sejauh mata memandang terkesima
Eloknya negeriku yang tercinta
Derap langkah penghuni dunia
Berjalan menyusuri lorong nusantara
Berjajar pulau, ras, bahasa, adat, dan agama
Bersatu indahnya jalinan Bhineka Tunggal Ika
Kini duka nestapa menyayat hati mutiara bangsa
Ibu pertiwi kembali berduka
Rasisme tumpahkan rudira, ancaman sintegrasi mengundang gelak tawa dunia
Saling tuding, berjabat, tersenyum bersandiwara
Pandainya para pelakon jagad raya
Ciptakan keonaran di ibu pertiwiku yang tercinta
Wahai pelakon dunia
Damaikan kembali bumi pertiwi kita
Bersumpahlah demi negara
Damailah dalam perbedaan nusantara tolonglah jiwa cinta bangsa
Demi kemakmuran ibu pertiwi tercinta
Puisi harapan 4
Berikut contoh puisi harapan kepada Tuhan agar bangsa Indonesia kembali pulih dari masa pandemi, seperti dihimpun dari buku Antologi Puisi: Harapan Ibu Pertiwi oleh Tim Penulis Nusantara.
Ilusi Dua Minggu
Oleh: Amelia Rahma Maulida
Tuhan,
Pagi itu, sang Fajar tak mengalihkan atensi
Atas tiap netra yang masih terpaku pada televisi
Di mana penyiaran kabar lelayu dari negeri Wuhan yang sudah menapaki Ibu Pertiwi
Tuhan,
Siang itu, terik mentari menjadi saksi
Atas kewaspadaan pasrah dan cemas insan bernurani
Pada makhluk tidak diundang yang hadirnya hanya mencelakai
Tuhan,
Sore itu, senja menjadi hal yang dinanti
Untuk berucap rindu pada peluh yang tak lagi membawa suara rintih
Untuk berucap rindu pada deru napas yang tak lagi disebab letih
Tuhan,
Malam itu, rembulan tak diminati
Oleh jiwa-jiwa indie yang terpaksa berdiam diri
Yang kemudian memilih memupuk doa agar makhluk itu cepat pergi
Tuhan,
Hari ini, malam ini
Entah sudah berapa lama banyak orang menguar janji
Perihal waktu atas berakhirnya pandemi
Tuhan,
Hari ini, malam ini
Bisa kau akhiri
Derita bumi
Tuhan,
Hari ini, malam ini
Bisa kau umumkan pada negeri
Bahwa kau akan menyelesaikan ini pelik?
Tuhan,
Hari ini, malam ini
Mohon maaf
Izinkan kami kembali menuai kasih di Ibu Pertiwi
Tuhan,
Hari ini, malam ini
Bantu kami kuati Ibu Pertiwi
Tuhan,
Hari ini, malam ini
Jangan biarkan terus seperti ini
Berikan hadiah yang dinanti kami dan Ibu Pertiwi
Tuhan,
Untuk panjang,
Lekas sembuhkan, Ibu Pertiwi
Puisi harapan 5
Dinukil dari buku Kumpulan Puisi Sketsa Harapan oleh Yulfitri, berikut contoh puisi harapan murid kepada Tuhan agar guru mereka selalu diberikan yang terbaik.
Guru
Oleh: Yulfitri
Kau didik kami sepenuh hatimu
Kau ajari kami dengan kasih dan sayangmu
Kau bentuk kami menjadi manusia yang seutuhnya
Manusia yang berakhlak dan berbudi pekerti luhur
Guru
Jasamu tak terkira
Pantaslah jika gelar "Pahlawan tanpa tanda jasa" tersemat di hati
Guru
Tanpa lelah kau bekali kami
Walau berat tak kau rasakan
Sehari penuh hidupmu kau berikan untuk kami
Guruku
Kau ibarat ayah dan bundaku
Tak dapat ku membalas segalanya
Hanya sepenggal do'a yang sanggup ku mohonkan
Agar kau selalu sehat dan bahagia membina kami
Ya Allah
Terimalah amalan para guru-guru kami
Seperti Engkau bebaskan ayah bunda kami dari siksamu
Serta tempatkan mereka dalam ArsyMu, ya Rabb.
Puisi harapan 6
Berikut contoh puisi harapan agar terus bangkit dalam menjalani kehidupan yang diambil dari buku Kumpulan Puisi Sketsa Harapan oleh Yulfitri.
Jalan Hidup
Oleh: Yulfitri
Terus-teruslah kau melangkah
Jangan hentikan cita dan cintamu
Yang kau persembahkan bagi anakmu
Sebagai bukti besar sayang dan kasih
Walaupun di sekitar penuh onak dan duri
Sabar dan ikhlas dalam setiap laku
Jangan kau rendahkan diri
Hanya untuk kasihmu
Tiada yang dapat mencegah...
Tiada yang menjadi penghalang...
Tiada yang membalas...
Selain dari-Nya tempat mengadu..
Ku mohon di akhir usia ini...
Semakin dekat kita sadarkan...
Semakin lekat kita bersua..
Mengharap segala yang terbaik
Baca Juga: Kumpulan Puisi tentang Pendidikan untuk Membakar Semangat Belajar
(NDA)
