Konten dari Pengguna

60 Contoh Analogi dan Penjelasannya dalam Bahasa Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Analogi. Foto: Unsplash/Collin.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Analogi. Foto: Unsplash/Collin.

Contoh analogi sangat perlu dipahami. Dalam bahasa Indonesia, pengertian analogi adalah salah satu jenis persamaan yang banyak digunakan penulis untuk menggambarkan sesuatu dalam tulisan yang disusunnya.

Mengutip dari Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Bahasa Arab, Ruchamainnisa, (2021), analogi yang diungkapkan oleh Ar-Rummani dalam bukunya “Al-hudud fi an-nahwi” yaitu proses menggabungkan dua hal, yang mana jika hal pertama benar, maka diikuti kebenaran hal kedua.

Analogi adalah cara yang digunakan oleh seseorang untuk menjelaskan dialog, kalimat dan istilah yang sulit dimengerti. Kemudian dia akan mengambil sebuah istilah lain untuk menjelaskan maksud dari kalimat tersebut agar mudah dipahami.

Daftar isi

60 Contoh Analogi beserta Penjelasan dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Contoh Analogi. Foto: Unsplash/Ross Findon.

Biasanya, kalimat analogi menggunakan beberapa kata tertentu di dalamnya, seperti: bagaikan, seperti, laksana, dan kata-kata lain yang sejenis. Tak hanya itu, kalimat analogi juga sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Dalam percakapan, ada banyak contoh kalimat analogi yang sering digunakan. Kalimat analogi sangat lekat hubungannya dengan perumpamaan. Biasanya kalimat ini digunakan untuk membandingkan satu contoh hal dengan lainnya. Berikut adalah beberapa contoh analogi dalam bahasa Indonesia:

  1. Hidupku tanpa cintamu bagaikan langit tanpa sinar mentari.

  2. Hariku tanpa senyummu bagaikan langit tanpa hujan.

  3. Wajahmu begitu cantik seperti bunga teratai yang baru mekar.

  4. Bersamamu, hariku menjadi lebih indah seperti indahnya taman kota itu.

  5. Mukanya begitu pucat seperti orang yang ketakutan.

  6. Dia menyantap makanan itu begitu lahap seperti orang yang tidak pernah makan selama berhari-hari.

  7. Wajahnya begitu cantik laksana dewi yang turun dari kahyangan.

  8. Gadis itu tengah termenung seperti setangkai bunga yang tengah layu.

  9. Dia masih saja menunggu pria itu, layaknya seorang ibu yang menunggu kepulangan anaknya dari tanah perantauan.

  10. Dari ketinggian bukit, aku bisa melihat gemerlap lampu kota yang diibaratkan seperti gemerlapnya bintang-bintang di langit.

  11. Jarak antara rumah dan kampus sangat mirip dengan jarak antara Depok dan Bandung.

  12. Rumahnya besar seperti lapangan.

  13. Wah hari ini wajahmu cerah seperti langit tanpa awan.

  14. Harinya buruk sekali seperti kiamat akan tiba sebentar lagi.

  15. Rasanya enak seperti permen gulali yang biasa kita makan.

  16. Airnya dingin sekali seperti salju Kutub Utara.

  17. Aroma parfum ini sangat segar bak mencium taman bunga.

  18. Jalannya sangat anggun bagai model ternama.

  19. Senyumnya cerah laksana cahaya Matahari.

  20. Loncatannya begitu tinggi bagaikan kanguru yang sedang lapar.

  21. Tanpa kehadiran ibu, hidupku bagaikan bumi tanpa sinar matahari.

  22. Sahabatku sangat baik kepadaku, layaknya keluarga sendiri.

  23. Mobil keluaran terbaru itu bisa melaju sangat cepat laksana cheetah.

  24. Pakaiannya sangat nyentrik bak ingin tampil di depan panggung.

  25. Aku dan kakakku laksana pinang dibelah dua.

  26. Wajahnya sangat cerah bagai sinar mentari pagi.

  27. Kemarahannya bagaikan letusan Gunung Merapi.

  28. Ia selalu memang dalam setiap perlombaan umpama diikuti Dewi Fortuna.

  29. Belajar ibarat mencari harta karun.

  30. Tubuhnya begitu lentur seperti karet.

  31. Aku dengannya bagaikan langit dan bumi.

  32. Tubuhnya begitu kurus bagaikan sebatang lidi.

  33. Tubuhnya begitu besar laksana seekor anak gajah.

  34. Mukanya begitu pucat seperti orang yang ketakutan.

  35. Hariku tanpa senyummu bagaikan langit tanpa hujan.

  36. Membicarakan fasilitas untuk peserta didik difabel cukup rumit, bak mencari jarum dalam jerami.

  37. Bagi peserta didik difabel, menaiki tangga sekolah laksana mendaki gunung yang sangat tinggi.

  38. Pemerintah harus menyediakan fasilitas bagi kaum difabel seumpama menyediakan fasilitas bagi rumah sendiri.

  39. Permusuhan keduanya bagaikan perseteruan antara anjing dan kucing.

  40. Aroma di ruangan itu persis seperti aroma rumput yang baru saja dipotong.

  41. Bicaranya begitu cepat bagaikan seekor macan yang berlari dengan kencang.

  42. Kata-katanya begitu tajam bagaikan sebilah pisau yang menghujam tubuhku.

  43. Jarak antara rumah dan sekolahnya begitu jauh laksana jarak dari Garut ke Bandung.

  44. Wajahnya begitu kemerahan laksana semburat jingga di langit kala waktu senja tiba.

  45. Wajahnya begitu sangar persis seperti seekor serigala yang hendak menghardik mangsanya.

  46. Dari loteng rumah ini, aku bisa melihat orang-orang berlalu lalang bagaikan semut-semut yang berjalan.

  47. Ketika melihat wajahnya, aku merasa seperti menemukan kebahagiaan yang aku cari selama ini.

  48. Tubuhnya begitu besar laksana seekor anak gajah.

  49. Hidupku tanpa cintamu bagaikan masakan tanpa garam.

  50. Wajahmu begitu cantik seperti bunga teratai yang baru mekar.

  51. Mukanya begitu kecut seperti orang yang sedang tidak bergairah.

  52. Tubuhnya begitu lentur seperti karet.

  53. Aku dengannya bagaikan langit dan bumi.

  54. Tubuhnya begitu kurus bagaikan sebatang lidi.

  55. Hariku tanpa senyummu bagaikan langit tanpa hujan.

  56. Cara berjalannya sangat lambat seperti kura-kura.

  57. Gaya bicaranya bagai keran bocor.

  58. Gosip zaman sekarang cepat menyebar seperti racun.

  59. Kehidupan itu berputar bagai roda.

  60. Belajar ibarat mengenakan sweater pada hari yang panas.

Pengertian Analogi

Contoh Analogi. Foto: Unsplash/Ian Schneider.

Jenis-jenis kalimat bahasa Indonesia juga bermacam-macam. Salah satunya adalah kalimat analogi. Analogi berarti persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan. Selain itu, analogi dapat dimaknai juga dengan kias atau kiasan.

Dari buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VIII yang diterbitkan oleh Kemdikbudristek, dijelaskan definisi dari analogi adalah membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan.

Sementara, dikutip dari buku Bahasa Indonesia dalam Karangan Ilmiah susunan Ade Nurul Izatti, dkk, analogi merupakan proses membandingkan dua hal yang berbeda berdasarkan kesamaannya. Dari kesamaan itulah kemudian dapat ditarik suatu simpulan.

Menurut Ngalim Purwanto, analogi adalah cara berpikir dengan menyamakan atau membandingkan fenomena-fenomena yang biasa atau pernah dialami.

Pengertian kalimat analogi menurut Syarkawi Dhofir.Analogi merupakan sebuah kesimpulan dari hasil percobaan yang satu dan percobaan yang lainnya yang menjadi sebuah usaha anologi.

Pengertian kalimat analogi menurut Ferdinand de Saussure. Dalam bukunya Course de Linguistique Generale Ferdinand de Saussure menyatakan bahwa analogi adalah bentuk peniruan dari satu bentuk menjadi bentuk lainnya dengan syarat bentuk tiruan tersebut harus sama dan sesuai dengan yang ditirunya.

Pengertian kalimat analogi menurut Dr. Ibrahim Anis.Menurut Dr. Ibrahim Anis, yang dimaksud analogi adalah mengubah bentuk suatu hal atau suatu benda dari yang tidak diketahui dengan yang diketahuinya.

Pengertian kalimat analogi menurut Mundiri.Analogi merupakan bentuk fenomena menuju fenomena yang lainnya yang memiliki jenis yang sama, dan nantinya kedua fenomena tersebut akan menjadi sebuah kesimpulan yang di inginkan.

Pengertian kalimat analogi menurut Louis Kattsef.Analogi merupakan sebuah bentuk usaha untuk mencapai kesimpulan dengan menggantikan dengan apa yang kita coba dengan sesuatu yang serupa dengan hal tersebut.

Namun nantinya akan ada sebuah kesimpulan yang akan menjadi jawaban antara percobaan pertama dan kedua. Sama seperti kalimat perbandingan, kalimat analogi juga membandingkan antara satu hal dengan lainnya.

Perbandingan dalam kalimat analogi punya kesamaan bentuk. Namun, kalimat ini disampaikan dengan cara kiasan atau perbandingan yang tidaklangsung.

Kalimat analogi digunakan saat seseorang menjelaskan sesuatu yang sulit dimengerti dengan membandingkannya dengan sesuatu yang lebih mudah dan akrab.

Dalam pelajaran bahasa Indonesia terdapat berbagai macam unsur atau pola yang dapat membentuk suatu kalimat hingga menjadi suatu paragraf.

Pola-pola dan unsur tersebut dapat menjadikan sebuah frasa serta kata menjadi sebuah kalimat yang dipakai untuk menyampaikan suatu ungkapan atau gagasan seseorang.

Kalimat analogi dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai suatu yang berisi perumpamaan, persamaan, atau persesuaian. Kalimat analogi juga mempunyai jenis serta ciri-cirinya sendiri.

Kalimat analogi tentunya sudah pasti memiliki ciri-cirinya tersendiri. Hal itu berfungsi untuk membedakan kalimat analogi dengan jenis-jenis kalimat lainnya. Berikut adalah ciri-ciri khusus kalimat analogi.

  1. Kalimat analogi biasanya menggunakan kata-kata seperti (laksana, bagaikan, sebagaimana, seolah, dan layaknya).

  2. Kalimat analogi digunakan untuk membandingkan dua hal yang sama atau memiliki kesetaraan dalam pengertian atau ciri umumnya.

  3. Paragraf analogi berisi dua hal, yaitu satu hal perumpamaan dan satu hal lain adalah peristiwa lain yang sejalan dengan perumpamaan tersebut.

Jenis-jenis Analogi

Contoh Analogi. Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez 🇨🇦.

Melansir buku Bahasa Indonesia oleh Widjono Hs., analogi terbagi menjadi dua berdasarkan pengungkapan isinya. Berikut macam-macam analogi:

1. Analogi Deklaratif

Analogi jenis ini menjelaskan suatu objek berdasarkan persamaannya dengan objek lain. Tipe analogi deklaratif bisa disebut kiasan, karena memakai kata-kata, berupa: bagaikan, laksana, seperti, bagai.

2. Analogi Induktif

Analogi ini menerangkan suatu objek yang dapat memberikan pengetahuan baru, berdasarkan persamaan ciri dengan objek lain. Kata-kata yang biasa digunakan dalam analogi induktif, yaitu; maka, dengan demikian, dengan begitu.

Demikian adalah ulasan mengenai contoh analogi dan penjelasannya dalam bahasa Indonesia. (Nisa)

Baca juga: 25 Contoh Soal Passive Voice beserta Jawabannya