64 Daftar BUMN di Indonesia 2025 dan Kategori Usahanya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informasi seputar daftar BUMN di Indonesia 2025 atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalami transformasi besar di tahun ini. Hal ini guna menghadapi tantangan global dan memperkuat peran strategisnya dalam perekonomian Indonesia.
Dengan berbagai inovasi, digitalisasi, dan restrukturisasi, BUMN kini semakin adaptif dalam memberikan pelayanan publik sekaligus meningkatkan profitabilitas.
Dikutip dari www.bumn.go.id, reformasi yang dilakukan pemerintah juga mendorong efisiensi, transparansi, serta kolaborasi dengan sektor swasta untuk mempercepat pembangunan nasional.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Daftar BUMN di Indonesia 2025 Terbaru
Berikut adalah daftar terbaru Badan Usaha Milik Negara atau BUMN di Indonesia 2025 beserta kategori usahanya:
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) - Jasa Pariwisata dan Pendukung
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk - Jasa Industri Penerbangan
Perum LPPNPI - Pelayanan Navigasi Penunjang Angkutan Udara
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) - Pariwisata
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) - Reasuransi (Reasuransi Jiwa dan Reasuransi Umum)
PT Taspen (Persero) - Asuransi Sosial bagi Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat Negara
PT ASABRI (Persero) - Asuransi Sosial bagi TNI, Polri, dan ASN Kementerian Pertahanan
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) - Holding Asuransi dan Investasi
PT Bio Farma (Persero) - Industri Farmasi dan Kesehatan
PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) - Industri Teknologi Nuklir
PT Pertamina (Persero) - Industri Minyak dan Gas Bumi
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) - Penyediaan Tenaga Listrik
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk - Telekomunikasi dan Jasa Jaringan
Perum Peruri - Percetakan Uang dan Dokumen Negara
Perum Produksi Film Negara - Produksi Film dan Media
PT Danareksa (Persero) - Jasa Keuangan dan Investasi
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) - Jasa Klasifikasi dan Sertifikasi
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk - Industri Baja dan Logam
PT LEN Industri (Persero) - Industri Elektronika dan Pertahanan
PT Pindad (Persero) - Industri Alat Pertahanan dan Industri
PT Dirgantara Indonesia (Persero) - Industri Pesawat Terbang dan Dirgantara
PT Barata Indonesia (Persero) - Industri Manufaktur dan Rekayasa
PT INKA (Persero) - Industri Kereta Api dan Transportasi
PT Dahana (Persero) - Industri Bahan Peledak dan Pertahanan
PT PAL Indonesia (Persero) - Industri Galangan Kapal dan Maritim
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) - Perkebunan dan Agroindustri
Perum Perhutani - Pengelolaan Hutan dan Produk Kehutanan
PT Pupuk Indonesia (Persero) - Industri Pupuk dan Petrokimia
Perum Bulog - Logistik dan Distribusi Pangan
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) - Agroindustri, Farmasi, dan Perdagangan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk - Pengelolaan Jalan Tol
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Konstruksi dan Engineering
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk - Konstruksi dan Properti
PT Adhi Karya (Persero) Tbk - Konstruksi dan Investasi
PT Hutama Karya (Persero) - Konstruksi dan Pengembangan Infrastruktur
Perum Perumnas - Pengembangan Perumahan dan Permukiman
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk - Industri Semen dan Bahan Bangunan
PT Waskita Karya (Persero) Tbk - Konstruksi dan Investasi Infrastruktur
PT Brantas Abipraya (Persero) - Konstruksi dan Pengembangan Infrastruktur
PT Amarta Karya (Persero) - Konstruksi dan Engineering
PT Indra Karya (Persero) - Konsultan Teknik dan Manajemen
PT Virama Karya (Persero) - Konsultan Teknik dan Manajemen
PT Yodya Karya (Persero) - Konsultan Teknik dan Manajemen
PT Nindya Karya (Persero) - Konstruksi dan Engineering
PT Istaka Karya (Persero) - Konstruksi dan Engineering
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) - Asuransi dan Penjaminan Kredit
PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) - Penjaminan Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
PT Pegadaian (Persero) - Jasa Gadai dan Keuangan Mikro
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) - Pembiayaan dan Pengembangan UMKM
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Perbankan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - Perbankan
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - Perbankan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Perbankan
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) - Industri Aluminium
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk - Pertambangan dan Pengolahan Mineral
PT Bukit Asam (Persero) Tbk - Pertambangan Batu Bara
PT Timah (Persero) Tbk - Pertambangan Timah
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk - Distribusi dan Transmisi Gas Bumi
PT Angkasa Pura I (Persero) - Pengelolaan Bandar Udara
PT Angkasa Pura II (Persero) - Pengelolaan Bandar Udara
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) - Pengelolaan dan Pengembangan Pelabuhan
PT Danantara Indonesia (Persero) - Sovereign Wealth Fund
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Perbankan
PT MIND ID (Persero) - Pertambangan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah perusahaan yang sebagian besar atau seluruh kepemilikannya dimiliki oleh negara melalui penyertaan modal langsung dari pemerintah.
BUMN beroperasi di berbagai sektor strategis untuk mendukung perekonomian nasional dan menyediakan layanan publik.
Dasar Hukum BUMN diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, yang mengatur status, tujuan, dan pengelolaan BUMN.
Selain itu juga diatur dalam Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri BUMN, yang mengatur lebih lanjut operasional dan tata kelola perusahaan.
Tujuan BUMN di Indonesia
Berikut ini ada beberapa tujuan BUMN di Indonesia:
Melayani kepentingan publik dalam penyediaan barang dan jasa penting.
Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengelola sektor-sektor strategis.
Menghasilkan keuntungan bagi negara melalui dividen dan pajak.
Menjaga stabilitas ekonomi dalam sektor-sektor vital seperti energi, transportasi, dan keuangan.
Menjadi agen pembangunan nasional, termasuk dalam proyek infrastruktur dan investasi jangka panjang.
BUMN dikategorikan menjadi dua jenis utama yaitu Perusahaan Perseroan (Persero). Berbentuk perseroan terbatas dengan saham yang sebagian atau seluruhnya dimiliki oleh negara.
Tujuan utamanya adalah mencari keuntungan. Contohnya seperti PT Pertamina (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Jenis kedua Perusahaan Umum (Perum) yang berorientasi pada pelayanan publik tetapi tetap mencari keuntungan. Tidak berbentuk perseroan terbatas. Contohnya Perum Bulog, Perum Damri, Perum Perhutani.
Beberapa contoh BUMN di berbagai sektor:
Energi: PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero).
Perbankan & Keuangan: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Transportasi: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Konstruksi: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.
Telekomunikasi: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Peran BUMN dalam Perekonomian Indonesia
Berikut ini adalah beberapa peran BUMN dalam memutar roda perekonomian di negara Indonesia.
Menggerakkan ekonomi nasional dengan menyediakan lapangan kerja dan investasi.
Menjamin ketersediaan layanan publik seperti listrik, air, dan transportasi.
Mendukung pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan industri.
Menjadi sumber pendapatan negara melalui dividen dan pajak.
BUMN terus mengalami transformasi agar lebih efisien, transparan, dan berdaya saing, terutama dengan restrukturisasi dan privatisasi pada beberapa sektor.
Tantangan BUMN di Indonesia
BUMN di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan perannya sebagai pilar utama ekonomi nasional. Berikut adalah beberapa tantangan utama yang dihadapi BUMN:
1. Digitalisasi dan Inovasi Teknologi
Di era digital, BUMN harus mampu beradaptasi dengan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi dan layanan.
Namun, tidak semua BUMN memiliki kesiapan infrastruktur digital dan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk menjalankan transformasi digital secara cepat.
2. Sumber Daya Manusia (SDM) dan Budaya Kerja
BUMN sering kali menghadapi tantangan dalam hal SDM, terutama dalam meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta mengubah budaya kerja agar lebih dinamis dan inovatif.
Pergeseran generasi dalam kepemimpinan juga menuntut adanya peningkatan kualitas SDM.
3. Regulasi dan Kebijakan Pemerintah
Perubahan kebijakan pemerintah yang cepat dan terkadang tidak konsisten dapat mempengaruhi stabilitas operasional BUMN.
Selain itu, aturan yang ketat terkait investasi dan ekspansi juga bisa menjadi hambatan bagi perkembangan BUMN.
4. Isu Lingkungan dan Keberlanjutan
BUMN yang bergerak di sektor energi, tambang, dan industri harus menghadapi tekanan global terkait keberlanjutan dan lingkungan.
Mereka dituntut untuk mengurangi emisi karbon, menerapkan energi terbarukan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Perkembangan BUMN di tahun 2025 menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan daya saing dan profesionalisme perusahaan-perusahaan pelat merah.
Dengan langkah-langkah strategis seperti digitalisasi, efisiensi operasional, serta sinergi antar-BUMN dan swasta, perusahaan-perusahaan ini diharapkan mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
BUMN dalam masih menghadapi berbagai tantangan, transformasi yang dilakukan menunjukkan hasil positif dan menjadi langkah maju bagi masa depan industri BUMN di Indonesia.
Ke depan, keberlanjutan reformasi dan inovasi daftar BUMN di Indonesia 2025 akan menjadi kunci utama agar BUMN tetap relevan dan kompetitif di tingkat global. (Win)
Baca juga: Tata Cara Zakat Fitrah 2025 sesuai Syariat Islam
