Konten dari Pengguna

7 Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok untuk Wanita

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok. Sumber: Foto Pixabay/congerdesign
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok. Sumber: Foto Pixabay/congerdesign

Cara merawat rambut yang sering dicatok perlu diketahui para wanita. Pasalnya, rambut yang sering dicatok rentan mengalami kerusakan, seperti rambut kering, rambut bercabang, dan masalah yang lainnya.

Hal tersebut dikarenakan rambut terpapar oleh panas yang berlebihan akibat catok. Berdasarkan buku Tips Mudah Merawat Catok Rambut, Aloysius Fernandi, (2024:34), 185°C adalah suhu paling aman untuk mencatok rambut. Hal ini memang disarankan oleh tim pakar rambut dari berbagai belahan dunia.

Oleh karenanya, hindari menyalakan catok rambut dengan suhu lebih dari 185°C. Memang, suhu catokan yang panas akan membuat rambut lebih cepat lurus atau keriting. Namun, suhu ekstrem bisa merusak folikel atau kutikula rambut.

Daftar isi

Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok

Ilustrasi Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok. Sumber: Foto Pixabay/congerdesign

Jika melakukan catok rambut setiap hari, jangan heran bila rambut menjadi kering, kusam, gampang patah, dan bercabang. Oleh karena itu, penting mengetahui cara merawat rambut yang sering dicatok.

1. Menggunkan Hair Dryer dengan Tambahan Hair Diffusers

Cara pertama yang harus diperhatikan ketika akan mengeringkan rambut sebelum melakukan catok yaitu dengan memilih hair dryer yang tepat. Pemilihan hair dryer untuk mengeringkan rambut tidak boleh sembarangan.

Pasalnya, pemilihan hair dryer yang salah justru dapat menyebabkan rambut menjadi rusak. Alangkah baiknya jika menggunakan hair dryer dengan tambahan fitur hair diffusers.

Hair diffusers merupakan perangkat yang dapat membantu menyebarkan panas hair dryer agar lebih merata dengan jangkauan lebih luas. Penggunaan hair diffusers dapat mengurangi risiko kerusakan rambut karena terpapar panas secara berlebihan.

2. Menggunakan Alat Catok yang Tepat

Selain hair dryer, alat catok yang digunakan juga tidak boleh sembarangan. Pemilihan alat catok yang tepat menjadi salah satu kunci rambut terhindar dari kerusakan.

Pastikan untuk memilih alat catok rambut dengan bahan dasar titanium, keramik, atau tourmaline. Ketiga bahan tersebut mempunyai kelebihan sebagai berikut:

  • Catokan dengan bahan dasar titanium: dapat menghantarkan panas dengan cepat sehingga cocok untuk rambut yang mempunyai tekstur tebal.

  • Catokan dengan bahan dasar keramik: dapat menghantarkan panas secara merata sehingga dapat mencegah kerusakan rambut. Selain itu juga dapat menghasilkan ion negatif yang dapat membantu membuat rambut lebih lembut.

  • Catokan dengan bahan dasar tourmaline: dapat membuat rambut menjadi lebih lembut serta berkilau. Selain itu, juga dapat mengunci kelembapan rambut secara alami.

Selain catokan dengan ketiga bahan di atas, dapat juga memilih catokan dengan bahan dasar emas yang dapat membuat rambut berkilau secara alami.

Pastikan untuk menghindari catokan yang mempunyai bahan dasar plat besi atau catokan yang temperaturnya tidak dapat diatur secara manual. Karena dapat membuat rambut terpapar panas secara berlebihan.

3. Menentukan Suhu Catokan dan Hair Dryer Dengan Tepat

Setelah memilih hair dryer dan alat catok yang tepat, cara merawat rambut selanjutnya adalah dengan menentukan suhu hair dryer dan catokan yang tepat. Suhu hair dryer dan catokan yang terlalu panas memang membuat proses penataan rambut berlangsung cepat.

Akan tetapi, suhu panas yang berlebihan dapat menyebabkan rambut rusak hingga menjadi kering, kusam, bahkan mudah rontok.

Suhu bormal yang dapat digunakan untuk catokan dan hair dryer adalah sekitar 1850C. Pastikan untuk tidak melakukan penataan rambut dengan suhu yang melebihi standar tersebut.

4. Memilih Shampo dan Kondisioner dengan Kandungan yang Tepat

Cara selanjutnya yang dapat dilakukan untuk merawat rambut yang kerap dicatok yaitu dengan memilih shampo dan kondisioner yang mempunyai kandungan keratin. Keratin merupakan salah satu jenis protein yang penting untuk menunjang kesehatan rambut.

Risiko kerusakan rambut akibat catok dapat dicegah jika melakukan perawatan rambut dengan shampo dan kondisioner yang mengandung keratin. Sebab nutrisi yang ada di dalamnya dapat berperan sebagai pelindung rambut sebelum dicatok.

5. Melakukan Deep Conditioning Selama Minimal Satu Jam

Deep conditioning adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk merawat rambut yang sering terkena catokan. Cara malakukannya sebenarnya sama dengan menggunakan kondisioner pada umumnya.

Akan tetapi, prosesnya memerlukan waktu yang lebih lama supaya nutrisi yang terdapat di dalam kondisioner dapat meresap sempurna ke dalam batang rambut.

Setelah mencuci rambut sampai bersih, aplikasikan kondisioner secara merata pada bagian tengah sampai ujung rambut.

Lalu, tutup rambut memakai handuk lembab. Kemudian diamkan kurang lebih selama 1 jam. Setelah itu, bilas dengan menggunakan air mengalir. Lakukan deep conditioning secara teratur agar rambut tetap sehat dan terawat.

6. Memakai Masker Rambut Seminggu Sekali

Cara berikutnya yang dapat dilakukan untuk merawat rambut yang kerap terkena catokan yaitu dengan mengaplikasikan masker rambut satu kali dalam seminggu secara teratur.

Selain kondisioner, rambut yang sering terkena panas akibat catok juga memerlukan produk masker yang kaya akan nutrisi.

Secara umum, masker rambut dapat bekerja lebih optimal jika dibandingkan dengan creambath atau hair spa. Masker rambut lebih ampuh dalam mengembalikan kesehatan rambut setelah melakukan catokan.

Namun, pastikan untuk menggunakan masker rambut atau hair mask yang mempunyai kandungan bahan-bahan alami seperti alpukat, pisang, minyak zaitun, atau minyak almond yang mempunyai manfaat baik untuk rambut.

Penggunaan masker rambut dapat dilakukan di rumah secara teratur, yakni satu minggu sekali. Lakukan dengan gerakan memijat secara lembut supaya tidak menyebabkan rambut rontok.

7. Keramas Setelah Beraktivitas

Untuk mempertahankan kesehatan rambut karena sering terkena catokan, dapat dilakukan dengan keramas. Setelah selesai melakukan aktivitas sehari-hari, pastikan untuk segera keramas.

Pastikan untuk mengunakan shampo yang dapat melarutkan zat pelindung rambut dan kotoran yang menempel pada rambut. Dengan begitu, rambut akan kembali bersih dan kelembapan alaminya pun juga kembali.

Apabila telah selesai mencuci rambut, jangan lupa untuk mengaplikasikan kondisioner supaya rambut tidak kering dan memperoleh asupan nutrisi yang cukup.

Dengan begitu, rambut yang sudah bersih dan lembut dapat dicatok atau ditata kembali sesuai dengan keinginan.

Merawat Rambut Sesuai Jenis Rambut

Ilustrasi Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok. Sumber: Foto Pixabay/RyanMcGuire

Berikut adalah cara merawat rambut sesuai dengan jenis rambut berdasarkan buku yang berjudul Buku Pintar Merawat Kecantikan di Rumah, Windya Novita, (2013:91).

1. Merawat Rambut Berminyak

Untuk merawat rambut berminyak, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Keramaslah secara teratur untuk menghilangkan minyak yang berlebihan dan kotoran yang menempel pada kulit kepala. Lakukan keramas 2-3 kali seminggu.

  2. Sebaiknya gunakan shampo yang mengandung jeruk nipis atau telur.

  3. Untuk mengurangi kandungan minyak pada rambut dan meminimalkan kotoran, setelah keramas bilaslah rambut dengan jeruk nipis atau air yang dicampur cuka (campuran 1 sendok makan cuka dan 1 liter air).

  4. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan berkadar lemak tinggi, seperti makanan pedas, makanan dengan rempah-rempah yang berlebihan, cokelat, juga minuman panas, karena setelah mengonsumsi makanan tersebut kulit kepala akan memproduksi lemak.

  5. Sisirlah rambut secara perlahan karena penyisiran dengan keras akan berpengaruh pada kulit kepala dan dapat membuatnya memproduksi lemak secara aktif.

2. Merawat Rambut Kering

Untuk merawat rambut kering, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Jangan terlalu sering keramas agar minyak yang ada tidak cepat hilang dan tercuci, yang akan membuat rambut semakin kering. Cukup keramas seminggu sekali.

  2. Berhati-hatilah dalam menggunakan shampo sebab shampo yang kurang bagus justru akan membuat rambut semakin kering. Pilih shampo yang mengandung minyak zaitun atau gliserol. Atau, bisa juga gunakan shampo khusus yang mengandung minyak atau lanolin.

  3. Pijat kulit kepala pada saat keramas atau menyisir rambut agar peredaran darah menjadi lancar dan kulit kepala pun memproduksi lemak dengan baik.

  4. Setelah keramas, pijat kulit kepala dengan minyak alami, seperti minyak zaitun, minyak jagung, atau minyak almond, lalu tutup kepala dengan handuk selama kurang lebih setengah jam.

3. Merawat Rambut Normal

Meskipun merupakan jenis rambut yang ideal, rambut normal tetap memerlukan perawatan yang berkesinambungan karena jika tidak dirawat dengan baik bisa berubah menjadi rambut kering atau cenderung rontok. Untuk merawat rambut normal, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Jangan berlebihan dalam mengeramasnya, yang bisa mengubahnya menjadi rambut kering.

  2. Pilihlah shampo yang sesuai dengan jenis rambut.

  3. Jangan biarkan rambut terlalu banyak terpapar sinar matahari.

  4. Sesekali gunakan nutrisi rambut dari bahan alami.

Tips Memelihara Kesehatan Rambut

Ilustrasi Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok. Sumber: Foto Pixabay/Nika_Akin

Inilah beberapa tips memelihara kesehatan rambut berdasarkan Buku Pintar Merawat Kecantikan di Rumah, Windya Novita, (2013:90).

  1. Saat bangun tidur pagi hari, jangan terburu-buru menyisir rambut. Terlebih dulu sisir rambut dengan jari-jari tangan untuk mengurangi kekusutannya.

  2. Pilih sisir berbahan dasar kayu. Sisir rambut dengan lembut, lalu rapikan dengan tangan untuk menghindari ujung-ujung rambut yang beterbangan.

  3. Saat menggunakan kondisioner, cukup aplikasikan pada bagian batang dan ujung rambut karena memang bagian itulah yang paling membutuhkan kondisioner, bukan bagian kulit kepala

  4. Jika mempunyai rambut panjang, maka tidak cukup hanya memberinya kondisioner. Lakukan perawatan seminggu sekali untuk memberikan kelembutan dan kilau pada rambut.

  5. Jangan terlalu sering menggulung rambut dengan rol panas atau mencatoknya. Jika terpaksa melakukannya, pastikan rambut telah terlindungi dengan produk perawatan untuk mencegah kerusakan.

  6. Hindari produk perawatan atau kosmetik rambut yang mengandung alkohol dalam konsentrasi tinggi.

  7. Jika suka berenang, sebelum melompat ke air, terlebih dulu basahi rambut dengan air biasa. Air kolam renang biasanya dicampur kaporit, yang tidak bagus bagi rambut.

  8. Jalankan kebiasaan hidup sehat, jangan merokok, lakukan olahraga secara rutin, konsumsi makanan bergizi, dan gunakan teknik relaksasi untuk meredakan stres.

Itulah beberapa cara merawat rambut yang sering dicatok dan informasi penting lainnya untuk para wanita untuk mendapatkan rambut tetap sehat. (Adm)

Baca juga: 6 Cara agar Rambut Wangi Sepanjang Hari