Konten dari Pengguna

7 Dampak Banjir yang Merugikan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Warga menggunakan sepeda melewati banjir rob yang menggenangi Jalan Lodan Dalam, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/12). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga menggunakan sepeda melewati banjir rob yang menggenangi Jalan Lodan Dalam, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/12). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Banjir merupakan keadaan ketika suatu wilayah tergenang air dalam jumlah banyak. Penyebab banjir antara lain karena curah hujan tinggi, permukaan tanah lebih rendah dibandingkan muka air laut, pembangunan di bantaran sungai, dan aliran sungai yang tak lancar karena terhambat oleh sampah.

Setiap orang perlu waspada dengan bencana alam ini, sebab banjir memberikan dampak ringan hingga berbahaya. Lantas, apa saja dampak banjir yang perlu kita ketahui? Simak penjelasannya di bawah ini.

Dampak Banjir

Berikut tujuh dampak banjir yang dikutip dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

1. Rusaknya sarana dan prasarana

Banjir akan menerjang dan merusak rumah, gedung, kendaraan, dan lainnya. Berbagai sarana dan prasarana menjadi rusak setelah terjadi banjir.

2. Melumpuhkan jalur transportasi

Banjir yang terjadi hingga ke jalanan dapat menimbulkan beragam masalah, salah satunya lumpuhnya jalur transportasi. Masyarakat menjadi tidak bisa melewati jalanan yang digenangi banjir sebab berbahaya.

3. Dapat memicu tanah longsor

Hujan yang turun semakin deras membuat tanah dan jalanan menjadi terkikis hingga terjadi longsor.

4. Sulit mendapat air bersih

Pada daerah yang terkena banjir pasti akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih, entah untuk minum, mandi, atau kebutuhan lainnya. Untuk menanganinya masyarakat menggunakan air isi ulang untuk keberlangsungan hidup selama banjir terjadi.

5. Menimbulkan kerugian ekonomi

Dampak banjir selanjutnya adalah merusak rumah dan seisinya. Bahkan barang-barang berharga ikut rusak atau terbawa arus banjir. Para korban juga sulit untuk bekerja selama banjir melanda. Dengan demikan banjir berdampak kepada kerugian ekonomi masyarakat.

6. Menimbulkan masalah kesehatan

Ketika banjir, air menjadi keruh dan ketersediaan air bersih menjadi berkurang. Hal tersebut akan menimbulkan masalah kesehatan dan berpotensi menyebarkan wabah penyakit seperti demam berdarah. Penyakit yang terjadi ketika banjir biasanya akan menyerang anak-anak dan kaum lanjut usia.

7. Menimbulkan korban jiwa

Dampak banjir yang terakhir yakni timbulnya korban jiwa. Dampak ini sangat berbahaya bagi masyarakat di wilayah banjir. Hal tersebut bisa disebabkan oleh terseret arus banjir atau luapan air yang tidak bisa diprediksi.

Tak hanya itu, korban jiwa juga dapat berasal dari korban banjir yang terkena penyakit. Ada juga korban jiwa yang meninggal karena terkena sengatan listrik dari tiang listrik yang tidak dipadamkan sebelumnya.

Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Banjir Surut

Banjir rob menggenangi Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (7/12). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Bila banjir telah surut berikut hal-hal yang harus dilakukan, disadur dari laman pusdataru.jatengprov.go.id:

  1. Membersihkan rumah dengan segera dari sisa air banjir, lumpur, dan sampah.

  2. Waspada terhadap kemungkinan munculnya binatang berbisa seperti ular, lipan, tikus, kecoa, lalat, dan nyamuk yang ikut terbawa aliran banjir.

  3. Segera mengggunakan antiseptik guna membunuh kuman-kuman penyakit.

  4. Memakai persediaan air bersih untuk mengurangi risiko diare. Penyakit ini kerap menjangkiti korban banjir.

  5. Waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan.

  6. Memantau dan mengikuti perkembangan informasi terbaru mengenai banjir dari media dan petugas di wilayah setempat.

(ZHR)