Konten dari Pengguna

7 Doa Perjalanan Jauh Menurut Berbagai Riwayat Hadis

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perjalanan jauh. Foto: pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perjalanan jauh. Foto: pexels.com.

Daftar isi

Membaca doa perjalanan jauh menjadi salah satu anjuran Rasulullah sebelum bepergian. Doa tersebut merupakan salah satu usaha untuk memohon perlindungan pada Allah SWT agar bisa selamat sampai tujuan.

Doa yang dibaca saat melakukan perjalanan jauh juga dapat terkabul. Hal ini dijelaskan dalam hadis Abu Dawud dari Abu Hurairah, di mana Rasululllah SAW bersabda “Tiga doa yang pasti terkabul yaitu doa orang teraniaya, doa orang yang sedang berpergian, dan doa orang tua pada anaknya".

Adapun, bacaan doa bepergian jauh berdasarkan hadis Rasulullah SAW dapat dipelajari pada uraian berikut.

Doa Perjalanan Jauh

Ilustrasi doa perjalanan jauh. Foto: unsplash.com.

Ada beberapa versi doa perjalanan jauh yang tertuang dalam berbagai riwayat hadist dan ayat Al Quran. Berikut doa yang ditulis dengan teks latin dan artinya.

1. Hadis Riwayat Tirmidzi

Menyadur buku Doa & Zikir Mustajab untuk Muslimah karya Muhammad Rahmatulllah, diriwayatkan dalam hadis Tirmizi dari jalur Abdullah bin Sarjis, saat Rasulullah SAW bersafar atau melakukan perjalanan jauh, beliau membaca berikut:

“Allahumma antash shaahibu fissafari wal khaliifati fil ahli. Allahummashhabnaa fii safarinaa wakhlufnaa fil ahlinaa. Allaahumma inni a’uudzu bika min wa’tsaais safari wa ka’aabatil munqalabi wa minal hauri ba’dal kauni wa min da’watil mashluumi wa min suu’il manzhari fil ahli walm aal.”

Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah Teman dalam perjalanan, dan Pengganti di dalam keluarga. Ya Allah, sertailah kami dalam perjalanan kami, dan gantilah kami dalam keluarga kami.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, dan kesedihan saat kembali, serta dari kekafiran setelah iman, dan dari doa orang yang dizalimi, dari keburukan pemandangan dalam keluarga dan harta.”

2. Hadis Riwayat Muslim, Ahmad, Dawud, An-Nasa-i dan Al Tirmidzi

Dikutip dari buku Indahnya Doa Rasulullah Bagiku karya Masriyah Amva, berikut doa bepergian jauh dalam riwayat hadis Muslim, Ahmad, Dawud, An-Nasa-I dan Al Tirmidzi:

“Allahumma inna nas aluka fi safarina hadzal-birra wat-taqwa, wa minal amali ma tardha, Allahumma hawwin ‘alaina safarana hadza, Wathwi anna bu’dah, allahumma antash shahibu fis-safar, wal-khalifatu fil -ahli. Allahumma inni audzubika min watsa Islami safar, waka’abatil manzhar, wa suil munqalah, fil-mali wal-ahl.”

Artinya, “Ya Allah aku memohon kepada-Mu di dalam perjalanan kami ini kebajikan dan ketakwaan dan kesempatan untuk melakukan pekerjaan yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjlanan kami, dekatkanlah kejauhannya.

Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan kami dan Engkau adalah penjaga keluarga kami yang ditinggalkan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dalam perjalanan kami dari segala kesulitan, kesedihan, dan pemadangan yang mengerikan serta keburukan harta dan keluarga di kala kami kembali.”

3. Hadis Riwayat Bukhari

Dikutip dari buku 24 Jam Hidup dengan Doa dan Amalan Rasulullah karya Abu Bakar bin As-Sina, berikut doa bepergian jauh yang diriwayatkan oleh hadis Imam Al Bukhari dari Abu Hurairah ra.

Allahumma antal kholiifatu filahli wasshokhibu fissafar. Allahumma inni asaluka fii safarinal birra wattakwaa. Wa asyghulnaa bimaa tukhibbu watardhoo. Allahumma a;innaa alaa safaarinnaaa wa’athwi lanaa bu’dahu.

Artinya, “Ya Allah, Engkaulah pengganti bagi keluarga dan teman dalam perjalanan. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan kami, serta sibukkanlah kami oleh perkara yang Engkau cintai dan ridhai. Ya Allah, bantulah kami dalam perjalanan kami dan perpendeklah bagi kami jarak yang jauh.”

Ilustrasi perjalanan jauh. Foto: pexels.com.

4. Hadis Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasai

Doa perjalanan jauh lainnya juga tertulis dalam kitab Sunan Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan an-Nasa'i dengan sanad yang sahih, dari Ali bin Rabi'ah.

Dalam hadis itu dijelaskan bahwa sahabat Rasulullah, Ali bin Abi Thalib membaca basmalah ketika naik kendaraan. Lalu, setelah duduk dia membaca:

Alhamdulillaahilladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun

Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang menundukkan semua ini kepada kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

Baca Juga: 7 Tips Naik Bus Jarak Jauh agar Perjalanan Lebih Nyaman

5. Hadis riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah

Dikutip dari buku Wasiat-Wasiat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada Umatnya karya Syaikh Muhammad Al Utsaimin, berikut doa bepergian jauh yang tertuang dalam hadis riwayat Ibnu Majah:

“Allahumma antash shohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a'udzubika min wa'tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli."

Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti dalam keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, kesedihan tempat kembali, doa orang yang teraniaya, dan dari pandangan yang menyedihkan dalam keluarga dan harta."

6. Hadis Riwayat Abu Dawud dan Nasai

Dikutip dari buku Fiqih Do'a dan Dzikir Jilid 1 yang disusun oleh Syaikh Abdurrazaq Bin Abdul Muhsin Al-Badr, berikut doa perjalanan jauh yang tertuang dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Nasai:

Alhamdulillāhilladzī/subhānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīna, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūna.

Artinya, "Segala puji bagi Allah/maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami. Padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sungguh, kami akan kembali kepada Tuhan kami."

7. Al Quran Surat Hud ayat 41

Masih dari sumber yang sama, sebagaimana diceritakan oleh sayyidinia Husain bin Ali ra, Rasulullah SAW bersabda, “Umatku akan selalu terselamatkan dari tenggelam apabila sebelum berlayar mereka membaca doa ini"

“Bismillahi majreha warmusaha, inna rabbi laghafururrahim.

Artinya, “Dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Doa tersebut juga diabadikan dalam Al Quran surat Hud ayat 41. Umat muslim bisa membacanya saat menempuh perjalanan jauh menggunakan jalur laut.

(IPT)