75 Contoh Kalimat Konjungsi Kronologis, Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalimat dalam bahasa Indonesia memiliki beragam jenis sesuai dengan kegunaannya. Salah satunya adalah contoh kalimat konjungsi kronologis yang digunakan untuk menyusun sebuah urutan peristiwa atau rangkaian kejadian.
Dikutip dari bbsulut.kemdikbud.go.id, Jurnal Materi Penyuluhan Kalimat, Kalimat Bahasa Indonesia (2019, 1), dalam Bahasa Indonesia kalimat terbentuk dari suatu susunan gramatikal atau tata bahasa dan unsur pembentuk lain. Bisa terbentuk dari kata, frasa, atau klausa.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Penjelasan Lengkap Contoh Kalimat Konjungsi Kronologis
Sebelum membahas contoh kalimat konjungsi kronologis dalam ilmu gramatikal Bahasa Indonesia, berikut adalah beberapa penjelasannya:
1. Pengertian Kalimat dalam Bahasa Indonesia
Dalam Bahasa Indonesia, yang dimaksud kalimat adalah wujud dari pemakaian bahasa. Bahasa terwujud dari rangkaian suatu kalimat yang terdiri dari kata-kata. Kata-kata membentuk unsur suatu rangkaian bermakna yang disebut frasa atau klausa.
Secara hakikat, kalimat utuh dalam Bahasa Indonesia harus terbentuk dari dua fungsi atau lebih. Fungsi tersebut biasanya terbentuk dari subjek, objek, predikat, pelengkap, dan keterangan.
Contohnya pada kalimat berikut ini:
"Dosen menjelaskan materi kuliah di kelas dan kami mencatat"
Pada contoh kalimat tersebut terbentuk dari klausa "Dosen menjelaskan materi kuliah di kelas" dan "kami mencatat", juga terdapat susunan frasa "materi kuliah" dan "di kelas."
Klausa pada contoh tersebut adalah rangkaian kata dalam satu kalimat yang terdiri dari subjek, predikat, objek, dan keterangan. Sedangkan frasa dalam kalimat tersebut adalah susunan kalimat yang terbentuk dari kedudukan kata inti dan keterangan.
2. Pengertian Kalimat Konjungsi Kronologis
Kalimat konjungsi kronologis adalah kalimat penghubung (konjungsi) yang fungsinya menunjukkan sebuah urutan kegiatan, peristiwa, dan kejadian. Kalimat konjungsi kronologis juga disebut sebagai kalimat konjungsi temporal.
Pada umumnya, kalimat konjungsi kronologis menggunakan kata "pertama-tama", "kemudian", "lalu", "setelah itu", "akhirnya", dan masih banyak lagi. Beberapa kata tersebut berfungsi membentuk alur waktu dalam sebuah narasi.
3. Jenis-Jenis Kalimat Konjungsi Kronologis
Seperti halnya kalimat konjungsi atau penghubung pada umumnya, kalimat konjungsi kronologis memiliki jenis-jenis teretentu.
Beberapa jenis kalimat konjungsi kronologis adalah konjungsi kronologis sederajat dan konjungsi kronologis tidak sederajat. Berikut penjelasannya:
Kalimat konjungsi kronologis yang sederajat adalah kalimat yang menggunakan kata penghubung atau konjungsi yang sederajat atau setara. Konjungsi yang sederajat ini untuk menyusun informasi/ide secara sistematis dalam urutan waktu atau kronologis. Kalimat konjungsi kronologis sederajat terdiri dari dua klausa atau lebih yang berurutan. Masing-masing klausa mengandung informasi/ide yang berhubungan dan dinyatakan dengan konjungsi sederajat. Contohnya pada kalimat "Saya pergi ke mall dan saya membeli tas baru." Pada kalimat ini klausa pertama adalah "Saya pergi ke mall" dan klausa kedua "saya membeli tas baru." Kedua klausa ini disusun secara berurutandan digabungkan dengan konjungsi "dan."
Kalimat konjungsi kronologis yang tidak sederajat adalah kalimat yang menggunakan kata penghubung yang terdiri dari dua klausa. Dimana dua klausa ini salah satunya memiliki kedudukan yang lebih tinggi, tingkat yang lebih penting dan besar dibandingkan satunya. Konjungsi atau penghubung yang biasanya digunakan dalam kalimat konjungsi kronologis tidak sederajat adalah "ketika", "sejak", "sebelum", atau "setelah." Contohnya pada kalimat berikut ini "Sebelum melaksanakan akad pernikahan, mereka mempersiapkan acara dengan matang." Konjungsi "sebelum" pada kalimat ini berfungsi menggabungkan klausa pertama "melaksanakan akad pernikahan" dan klausa kedua "mereka mempersiapkan acara dengan matang." Klausa pertama memiliki hubungan dan kronologis yang saling berkaitan karena menimbulkan tindakan pada klausa kedua.
Praktek Membuat Contoh Kalimat Konjungsi Kronologis
Berikut adalah deretan contoh kalimat konjungsi kronologis yang bisa dipakai sehari-hari untuk mengungkapkan suatu peristiwa:
Saya bangun di pagi hari kemudian saya mandi dan salat.
Saya berangkat mengajar lalu saya memberi tugas pada siswa.
Saya bangun di pagi hari, kemudian saya mandi dan sholat.
Saya berangkat mengajar, lalu saya memberi tugas pada siswa.
Saya memberi materi, kemudian siswa menyimak penjelasan.
Saya istirahat dan saya makan siang.
Saya lanjut bekerja hingga saya pulang sore hari.
Saya mengisi seminar dan bertemu komunitas baru.
Saya jatuh sakit, kemudian dirawat di RSUD Kediri.
Saya mengalami sakit parah, kemudian kemudian dokter menyarankan operasi.
Kerabat saya memberikan donor darah, akhirnya saya menerima transfusi darah.
Setelah operasi, saya sembuh.
Sejak melakukan operasi bulan lalu, saya dalam masa pemulihan.
Beberapa bulan setelah operasi, saya kembali beraktifitas.
Sebelum kembali ke kantor, saya menyusun agenda baru.
Saya mengikuti kursus bahasa dan saya kursus via online setiap sore.
Setelah sembuh, berulang tahun kemudian keluarga saya merayakannya.
Setelah pulih kami merencanakan liburan, kemudian kami berlibur ke Bali.
Saya sampai di Bali, lalu kami menginap di villa.
Kami pergi ke pantai, kemudian kami menikmati sunset disana.
Setelah beberapa hari liburan, kami pulang ke Jakarta.
Setelah liburan di Bali, kami melanjutkan agenda pekerjaan.
Saya mengikuti interview bisnis, kemudian saya lolos interview.
Setelah itu, saya masuk ke tim baru dan tim bisnis saya membuat proyek.
Proyek kami berhasil dan kami rilis produk baru.
Produk ini mulai viral dan semakin banyak orang berminat.
Bisnis kami semakin maju, kemudian saya ditunjuk sebagai direktur.
Saya membuat tim besar dan tim ini membuat proyek lain.
Tim ini membuat produk kecantikan, dan rilis produk kecantikan pada bulan depan.
Saya mempresentasikan produk baru dan kami berhasil membuat minat pasar.
Kami mengadakan pemeran, lalu pameran ini mendapat penghargaan.
Setelah pameran, produk kami mendapat perhatian investor.
Produk ini dibeli investor Jepang dan akhirnya, produk kami masuk pasar internasional.
Saya pergi ke Jepang dan bersama keluarga liburan ke Jepang.
Setelah tiba di Jepang, kami membeli apartemen.
Setelah berinteraksi selama sebulan, kami memulai hidup baru.
Aku menghadiri pesta pernikahan dan pesta diadakan secara outdoor.
Aku pulang ke Indonesia dan kembali ke rumah nenek.
Aku dan nenek memasak, kemudian kami makan bersama.
Nenek mengajakku ke taman kemudian aku melihat kuda.
Nenek mengajakku berkuda, setelah itu aku belajar menunggangi kuda.
Setelah bisa mengendalikan kuda, aku berkuda mengelilingi taman.
Aku istirahat di bangku taman, beberapa jam kemudian aku kembali ke rumah nenek.
Aku berbelanja, kemudian aku memasak hidangan makan malam.
Kami pergi ke Lombok, dan membuat pameran kesenian disana.
Aku mengikuti kursus memasak, kemudian aku menciptakan menu baru.
Aku mencoba masakan tradisional, lalu aku membuat variasi menu baru.
Aku menyusun rencana petualangan dan bulan depan aku mendaki gunung Rinjani.
Aku persiapan mendaki gunung dan minggu depan aku terbang ke Lombok.
Aku membeli tiket pesawat, kemudian ayah menghantarku ke bandara.
Kemudian, pesawat berangkat pukul 10.00 WIB dan setelah 2 jam aku mendarat di Lombok.
Aku menuju basecamp pendakian dan keesokan harinya aku dan tim melakukan pendakian.
Setelah sampai puncak, kami mendirikan tenda dan kami memasak untuk sarapan.
Kami menikmati keindahan awan dan aku mengambil gambar puncak gunung Rinjani.
Setelah itu, kami menikmati langit yang menguning dan saat matahari terbenam, kami menikmati senja.
Saat matahari tenggelam, kami membuat api unggun.
Saat malam tiba, langit tampak cerah dengan ribuan bintang.
Aku tidur dibawah bintang-bintang, kemudian sebelum matahari terbit aku bangun.
Saat matahari terbit, kami menikmati sinar matahari.
Selama melalui jalur pendakian, kami mengobrol bersama.
Setelah puas menikmati keindahan Rinjani, kami turun dari puncak.
Setelah sampai puncak gunung Rinjani, aku merasa bahagia.
Pada liburan akhir tahun nanti, aku membuat agenda liburan.
Kami merayakan natal bersama dan kami menyiapkan kado.
Aku membuat kue natal dan aku mempersiapkan pesta.
Di hari raya Natal, kami berkumpul bersama keluarga.
Di pagi harinya kami ibadah bersama kemudian kami pergi liburan natal.
Kami mengunjungi destinasi wisata dan kami menaiki wahana permainan.
Kami mencoba banyak wahana baru, kemudian kami pulang malam hari.
Setelah semua keluarga berkumpul, kami saling bertukar kado natal.
Aku mencoba bisnis baru dan aku menjual jenis pakaian.
Aku memasarkan produk fashion wanita dan aku menggelar fashion show.
Setelah itu, banyak desainer yang tertarik, dan aku mengadakan sarasehan para desainer.
Aku menggambar desain baju dan desain buatanku diterima.
Aku mendapat tawaran model kemudian aku bekerjasama dengan desainer ahli.
Demikian penjelasan lengkap dan deretan contoh kalimat konjungsi kronologis. Semoga dapat menjadi wawasan untuk memperluas pengetahuan gramatikal Bahasa Indonesia. (winazen)
Baca juga: 160 Contoh Kalimat Konjungsi beserta Pembahasannya dalam Bahasa Indonesia
