Konten dari Pengguna

8 Macam Parts of Speech dalam Bahasa Inggris beserta Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Macam Parts of Speech. Foto: Unsplash/Iñaki del Olmo.
zoom-in-whitePerbesar
Macam Parts of Speech. Foto: Unsplash/Iñaki del Olmo.

Macam-macam part of speech dalam bahasa Inggris sangat penting untuk diketahui. Parts of speech merupakan kata-kata yang tergabung ke dalam satu kategori memiliki fungsi yang berbeda dengan kategori lainnya.

Mengutip dari Jurnal Bahasa dan Sastra Inggris Basis, Maili, dkk. (2022), Bahasa Inggris disebut bahasa Internasional karena digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain dan seluruh sistem dalam bahasa Inggris.

Dalam pembelajaran bahasa Inggris ada yang disebut dengan parts of speech. Part of speech adalah bagian grammar bahasa Inggris berupa klasifikasi kata-kata yang dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan peran serta fungsi dalam struktur sebuah kalimat.

Daftar isi

8 Macam Parts of Speech Beserta Contohnya

Macam Parts of Speech. Foto: Unsplash/Ben White.

Macam-macam parts of speech terdiri dari 8 jenis. Masing-masing kategori dalam parts of speech memiliki perannya masing-masing. Parts of speech memiliki peranan yang sangat penting dalam penyusunan kalimat berbahasa Inggris.

Ada delapan part of speech, yaitu: noun (kata benda), pronoun (kata ganti), verb (kata kerja), adjective (kata sifat), adverb (kata keterangan), preposition (kata depan), conjunction (kata hubung), dan interjection (kata seru).

Di bawah ini merupakan penjelasan yang lebih lengkap mengenai macam-macam parts of speech dan contohnya:

1. Noun (kata benda)

Noun dalam Part of speech ini berfungsi untuk menamai orang, tempat, benda, atau ide. Pada umumnya, noun didahului oleh partikel a, an, dan the.

Selain itu, noun juga dapat berbentuk singular atau plural dan konkrit atau abstrak. Dalam suatu kalimat, noun bisa berfungsi sebagai subjek, objek langsung, objek tidak langsung, pelengkap subjek, atau objek dari suatu preposisi.

Macam-macam part of speech ini (noun) antara lain ada countable noun dan uncountable noun, proper dan common noun, abstract dan concrete noun, dan collective noun. Contoh:

  • Countable noun (dapat dihitung) merupakan kata yang memungkinkan untuk bisa dihitung, meskipun jumlahnya sangat banyak. Contoh: Book, car, foot, mountain, tree.

  • Uncountable noun (tidak dapat dihitung) dalah kata benda yang tidak dapat dihitung. Meskipun jumlahnya banyak atau sedikit, noun yang satu ini tetap tak dapat dikuantitaskan dengan satuan angka. Misalnya: English, happiness, meat, milk, snow.

  • Common noun (umum) adalah kata yang masih bersifat umum dari suatu kategori. Contoh: Country, desert, physicist.

  • Proper noun (spesifik) adalah kebalikan dari common noun, yaitu nama spesifik dari orang, benda, tempat, dan lain sebagainya. Contoh: Indonesia, Sahara, Albert Einstein

  • Abstract noun (menyatakan ide, konsep, perasaan, keadaan, sifat, atau karakter) merupakan kata benda yang tidak dapat dirasakan oleh panca indera. Jadi sifatnya abstrak dan tidak berwujud. Contoh: Idea, honesty, imagination, kindness, love.

  • Concrete noun (berupa material atau berwujud nyata) dalah segala hal yang bisa diamati oleh panca indera. Contoh: Cheese, desk, man, sugar, water.

  • Collective noun (nama kelompok atau kumpulan) adalah adalah kata benda yang terdiri dari dua noun atau lebih yang memiliki makna berbeda dibanding jika setiap noun berdiri sendiri. Contoh: Class, deer, couple, furniture, staff.

2. Pronoun (kata ganti)

Pronoun digunakan untuk menggantikan noun. Parts of speech ini bermanfaat untuk menghindari repetisi penggunaan noun.

Macam-macamnya antara lain personal pronoun, demonstrative pronoun, interrogative pronoun, relative pronoun, indefinite pronoun, reflexive pronoun, intensive pronoun, dan reciprocal pronoun. Contoh:

  • Personal pronoun: I, you, we, they, she, he, it.

  • Demonstrative pronoun: This, that, these, those.

  • Interrogative pronoun: Who, what, which, whom, whose.

  • Relative pronoun: Who, which, whom, whose, that.

  • Indefinite pronoun: Another, anything, everything, none, someone.

  • Reflexive pronoun dan intensive pronoun: Myself, yourself, ourselves, themselves, herself.

  • Reciprocal pronoun: Each other, one another.

3. Verb (kata kerja)

Verb digunakan untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa, atau keadaan.

Macam-macam verb antara lain: transitive & intransitive verb, regular & irregular verb, action & stative verb, finite & non-finite verb, linking verb, dan causative verb. Contoh:

  • Transitive verb merupakan kata kerja yang berfungsi untuk menerangkan objek langsung (direct object) yang dilakukan oleh subjek. Contoh: Ask, buy, hit, make, show.

  • Intransitive verb adalah kata kerja yang tidak menerangkan objek langsung dari apa yang dilakukan oleh subjek. Contoh: arrive, come, go, smile, wait.

  • Regular verb adalah kata kerja beraturan berbentuk lampau. Kata kerja ini identik dengan penambahan -ed dan -d pada akhir kata. Contoh: Accept, bake, decide, live, walk.

  • Irregular verb, Kata kerja ini biasanya memiliki bentuk verb 1, verb 2, dan verb 3 yang berbeda-beda. Contoh: Bear, choose, feel, send, write.

  • Action Verb adalah kata kerja berupa suatu tindakan yang bisa terlihat oleh orang lain. Action verb biasa dikenal juga sebagai dynamic verb. Contoh: Eat, grow, jump, run, work.

  • Stative verb adalah kata kerja yang merujuk pada suatu kondisi atau keadaan. Stative verbs digunakan untuk menggambarkan hal-hal seperti yang kamu suka dan tidak suka, kualitas, pendapat, keyakinan, dan emosi. Contoh: Adore, deserve, forgive.

  • Finite verb: Transitive dan intransitive verb, action dan stative verb, linking verb, dan auxiliary verb.

  • Non-finite verb: Present participle, past participle, infinitive, bare infinitive.

  • Linking verb adalah kata kerja untuk menghubungkan subjek dan keterangan. Contoh: Act, be, look, seem, taste.

  • Causative verb adalah kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan jika subjek tidak bertanggung jawab langsung terhadap aksi yang terjadi. Contoh: Get, have, lead, let, make.

4. Adjective (kata sifat)

Adjective adalah suatu kata yang digunakan untuk menggambarkan atau memodifikasi noun atau pronoun. Biasanya terletak sebelum noun atau pronoun.

Namun, dapat juga terletak sesudah linking verb yang berhubungan dengan indera (seem, taste). Untuk satu noun atau pronoun, dapat terdapat lebih dari satu adjective.

Contoh: Old, young, bad, fat, thick, big, small, pretty, dan sebagainya.

5. Adverb (kata keterangan)

Biasanya digunakan untuk menggambarkan atau memodifikasi suatu kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau adverb lainnya.

Namun,kata keterangan tidak pernah mendeskripsikan suatu kata benda (noun) dan biasanya menjawab pertanyaan how, when, where, why, under what conditions, atau to what degree.

Tak hanya itu, adverb suatu adjective biasanya berakhir dengan partikel –ly, seperti deeply, extremely, happily, fairly, dan lainnya, tapi ada juga adverb yang tidak berasal dari adjective seperti very, somewhat, only, quite, dan lain-lain.

Adapun macam-macam kata keterangan dalam Bahasa Inggris adalah:

  • Adverb of time (early, recently, yesterday, now, tonight)

  • Adverb of manner (fast, hard, slowly, softly, quickly)

  • Adverb of degree (enough, quite, so, too, very)

  • Adverb of modality (likely, maybe, perhaps, possibly, unlikely)

  • Adverb of frequency (always, barely, daily, often, sometimes)

  • Adverb of place (away, behind, here, nearby, somewhere)

  • Adverb of focus (also, even, just, mainly, only)

6. Preposition (kata depan)

Merupakan suatu parts of speech yang diletakkan sebelum noun atau pronoun untuk membentuk suatu frasa yang memodifikasi kata lainnya dalam suatu kalimat.

Oleh karena itu, preposisi selalu menjadi bagian dari suatu frasa preposisi. Preposition hampir selalu berfungsi sebagai adjective atau adverb.

Kata depan dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi beberapa macam, antara lain:

  • Preposition of time (after, before, during, since, until)

  • Preposition of place (above, at, in, on, under)

  • Preposition of movement (inside, into, off, toward(s), up)

  • Prepositition of manner (by, in, like, on, with(out))

  • Preposition of purpose (for)

  • Preposition of quantity/measure (for, by)

7. Conjunction (kata hubung)

Parts of speech yang ini berfungsi untuk menghubungkan kata, frasa, atau klausa dan juga untuk menunjukkan hubungan antara elemen kalimat yang dihubungkan. Terdapat beberapa jenis conjunction, yaitu:

  • Coordinate conjunction (menghubungkan dua konstruksi gramatikal yang sama): And, but, nor, or, yet

  • Correlative conjunction (digunakan berpasangan): Between … and, either … or, from … to, rather … than, if … then.

  • Subordinate conjunction (membentuk adverbial clause): After, because, before, although, when.

  • Conjunctive adverb (menghubungkan dengan logis dua independent clause yang berurutan): At last, besides, however, hence, then.

8. Interjection (kata seru)

Interjection merupakan kata yang digunakan untuk mengekspresikan tingkat emosi yang berbeda.

Secara tata bahasa, biasanya dilihat sebagai bagian yang tidak terkait dengan kalimat utama. Contoh:

  • “Alas, he failed.”

  • “Oy! Look at me!”

Demikian adalah ulasan mengenai 8 macam parts of speech yang perlu diketahui dalam pelajaran bahasa Inggris. (Nisa)

Baca juga: 8 Contoh Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari