Konten dari Pengguna

9 Manfaat Hewan bagi Manusia dan Lingkungan Sekitarnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat hewan bagi kemudahan pekerjaan manusia. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat hewan bagi kemudahan pekerjaan manusia. Foto: Pexels.com

Makhluk hidup di Bumi terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Setiap makhluk hidup tersebut memiliki manfaat yang beragam. Salah satu manfaat hewan bagi manusia, yaitu sebagai sumber bahan makanan.

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari setiap makhluk hidup membutuhkan satu sama lain. Manusia membutuhkan hewan dan tumbuhan. Pun begitu dengan hewan yang membutuhkan manusia dan tumbuhan.

Lebih dari itu, hubungan antar-makhluk hidup ini juga memberikan keuntungan lain bagi lingkungan sekitarnya. Lebih lanjut, artikel ini secara khusus akan membahas manfaat hewan bagi manusia, lingkungan sekitar, dan pengelompokkan hewan.

Manfaat Hewan bagi Lingkungan Sekitarnya

Ilustrasi manfaat hewan bagi lingkungan. Foto: Pexels.com

Sebagai makhluk hidup, keberadaan hewan selalu berkaitan dan memberikan sejumlah manfaat ke lingkungan yang ada di sekitarnya.

Lantas apa manfaat hewan bagi lingkungan sekitar? Menurut buku Pasti Top Sukses Ujian SD/MI 2015 karangan Tim Ganesha Operation Tim Tunas Karya Guru, manfaat hewan bagi lingkungan adalah sebagai berikut.

1. Menjaga Keseimbangan Alam

Pada mata rantai makanan, hewan bermanfaat dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Hal ini karena dalam suatu ekosistem terdapat hewan yang menjadi pemangsa bagi hewan lainnya.

Sebagai contoh, katak akan menghambat perkembangan nyamuk. Ini karena katak akan memakan nyamuk.

2. Menjaga Kualitas Tanah

Hewan pengurai seperti cacing berguna untuk menguraikan sisa makanan menjadi zat makanan yang mudah diserap oleh tumbuhan sebagai zat hara.

Cacing akan membuat sarang di dalam tanah yang akan memudahkan oksigen masuk ke dalam tanah. Dengan demikian tanah akan semakin subur dan sangat berpotensi baik jika ditanami tumbuhan.

3. Menghasilkan Pupuk Organik yang Bersumber dari Kotoran Hewan

Kotoran hewan dapat dijadikan pupuk atau disebut dengan pupuk organik atau pupuk kandang. Pupuk kandang diperoleh dari kotoran sapi, kerbau, dan kambing.

Karena berguna untuk menyuburkan tanah, tanaman di sekitarnya juga akan tumbuh dengan baik.

4. Menghasilkan Bahan Sandang

Manfaat hewan lainnya bagi lingkungan ialah dapat menghasilkan bahan sandang atau pakaian. Misalnya ulat sutra, kulit kambing, kulit kerbau, kulit ulat, dan kulit buaya.

Manfaat Hewan bagi Manusia

Ilustrasi telur sebagai salah satu manfaat yang didapat dari hewan. Foto: Pexels.com

Selain berguna untuk lingkungan, manfaat hewan juga sangat dirasakan oleh manusia. Manfaat hewan yang utama dan paling adalah sebagai sumber penghasil bahan makanan.

Jika Anda pergi ke warung makan, pasti di sana terdapat lauk pauk yang berasal dari hewan, seperti ayam dan ikan. Lantas apa manfaat hewan bagi manusia yang lainnya?

Menyadur dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 4 karya Christiana Umi, di bawah ini merupakan manfaat hewan bagi kehidupan manusia.

1. Penghasil Bahan Pangan

Hewan memiliki manfaat sebagai bahan makanan yang dapat berbentuk susu, daging, hati, kulit, atau telurnya. Hewan yang biasa digunakan sebagai bahan makanan adalah ayam, bebek, ikan, udang, cumi, kambing, sapi, domba, kerbau, dan burung.

2. Penghasil Bahan Sandang

Hewan juga bermanfaat dalam menghasilkan bahan sandang atau pakaian, seperti ulat sutera, kulit kambing, kulit kerbau, dan kulit sapi.

3. Penghasil Tenaga

Manfaat hewan bagi manusia lainnya adalah sebagai penghasil tenaga untuk membantu pekerjaan manusia. Contohnya ialah kuda untuk menarik delman, kerbau untuk membajak sawah, sapi untuk menarik pedati.

Contoh hewan lainnya yang membantu manusia dalam melakukan kegiatan, yaitu anjing, keledai, unta, burung merpati, lumba-lumba, dan gajah.

4. Penghasil Kerajinan

Hewan bermanfaat sebagai bahan kerajinan dan membuat perhiasan. Contohnya kulit ular, buaya, sapi, kerbau, kambing, kulit harimau, kulit kerang, atau penyu.

Selain itu, ada juga kupu-kupu yang diawetkan, gading gajah, bulu burung, bulu angsa, dan tanduk rusa.

5. Penghasil Pupuk Organik

Ilustrasi kotoran sapi bisa dijadikan pupuk organik. Foto: Unsp;ash

Pupuk digunakan untuk menyuburkan tanah. Pupuk organik berasal dari kotoran hewan atau biasa disebut pupuk kandang. Pupuk kandang dihasilkan dari kotoran sapi dan kerbau.

6. Menjaga Keseimbangan Lingkungan

Terjadinya peristiwa makan dan dimakan atau yang biasa disebut rantai makanan dalam ekosistem menyebabkan lingkungan menjadi seimbang.

Sebagai contoh, berkembangnya tikus sawah akan terhambat jika populasi ular terjaga, sehingga ini dapat menguntungkan para petani agar padi tidak terus-menerus dimakan oleh tikus.

7. Menjaga Kesuburan Tanah

Hewan-hewan seperti cacing dan jangkrik, selalu membuat lubang atau sarang di tanah, sehingga oksigen akan mudah masuk ke dalam tanah. Akibatnya, tanah semakin gembur dan menguntungkan bagi manusia.

8. Bahan Penelitian

Hewan juga berguna untuk menjadi bahan penelitian atau bahan percobaan. Contohnya adalah tikus, marmut, domba, kelinci, monyet, lalat buah, dan nyamuk.

9. Sumber Bahan Obat

Ada berbagai manfaat hewan untuk bahan obat-obatan. Misalnya, cacing, badak, kadal, biawak, ular, dan kelelawar dapat digunakan untuk bahan obat tertentu.

Pengelompokkan Hewan

Ilustrasi ular. Ular merupakan salah satu jenis hewan karnivora. Foto: Pexels.com

Untuk mempermudah Anda dalam mempelajari makhluk hidup yang jumlahnya sangat banyak, ada pengelompokkan hewan berdasarkan persamaan ciri yang dimilikinya.

Persamaan menurut keistimewaan yang dimiliki disebut klasifikasi. Adapun ilmu yang membahas klasifikasi disebut dengan Taksonomi.

Mengutip buku Best Score 100 Bank Soal IPA SD oleh Tim Master Eduka, berikut klasifikasi hewan.

Berdasarkan Jenis Makanannya

  1. Herbivora, yakni hewan pemakan tumbuhan. Contohnya kerbau, sapi, kambing, gajah, kijang, kuda, dan kelinci.

  2. Karnivora, yakni jenis hewan yang memakan daging atau memakan hewan lain. Misalnya ular, elang, beruang, buaya, serigala, dan kucing.

  3. Omnivora, yaitu hewan pemakan segala, bisa saja memakan tumbuhan ataupun makan hewan lain. Contoh ayam dan tikus.

Berdasarkan Tempat Hidupnya

  1. Hewan yang hidup di darat, misalnya, ayam, bebek, gajah, cacing, sapi, dan tikus.

  2. Hewan yang hidup di air, meliputi ikan, udang, dan cumi-cumi.

  3. Hewan yang hidup di darat dan di air atau disebut amfibi. Contohnya katak, buaya, dan kura-kura.

Berdasarkan Struktur Tulang Belakang

Ilustrasi ikan merupakan hewan vertebrata. Foto: Unsplash
  1. Vertebrata, merupakan hewan yang mempunyai tulang belakang. Contohnya ialah ikan, katak, buaya, burung, dan sapi.

  2. Avertebrata, yakni hewan yang tak mempunyai tulang belakang. Contohnya kelompok serangga, siput, cacing, cumi-cumi, bintang laut, dan teripang.

Berdasarkan Cara Berkembang Biak

  1. Ovipar, jenis hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Contohnya ayam, bebek, ikan, katak, itik, dan cicak.

  2. Vivipar, jenis hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Hewan jenis vivipar sering disebut dengan hewan mamalia atau menyusui. Contohnya kucing, sapi, paus, dan lumba-lumba.

  3. Ovovivipar, merupakan jenis hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan beranak. Contohnya kadal dan ular.

Berdasarkan Penutup Tubuh

  1. Hewan yang tubuhnya ditutupi oleh sisik, seperti ular, ikan, dan buaya.

  2. Hewan yang tubuhnya ditutupi oleh lendir, yaitu lele, cacing, dan belut.

  3. Hewan dengan tubuh yang ditutupi oleh rambut, misalnya, kucing, kambing, kera, dan harimau.

  4. Hewan dengan tubuh yang ditutupi oleh bulu, yaitu ayam, angsa, itik, dan burung.

Berdasarkan Alat Gerak

  1. Hewan yang bergerak dengan menggunakan kaki, seperti kucing, rusa, kuda, kambing, domba, ayam, dan sapi.

  2. Hewan yang gerak menggunakan sayap, contohnya lalat, burung, lebah, kupu-kupu, dan nyamuk.

  3. Hewan yang bergerak menggunakan otot perut, seperti cacing, ular, dan bekicot.

  4. Hewan yang bergerak dengan perut dan kaki. Contohnya buaya, komodo, dan kadal.

Baca Juga: 4 Manfaat Perkembangbiakan Hewan secara Ovipar dan Vivipar

Itu dia manfaat hewan beserta pengklasifikasian hewan yang perlu Anda ketahui. Semoga materi ini dapat menambah wawasan Anda mengenai makhluk hidup, khususnya hewan.

(ZHR & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis hewan karnivora?
chevron-down

Karnivora, yakni jenis hewan yang memakan daging atau memakan hewan lain. Misalnya ular, elang, beruang, buaya, serigala, dan kucing.

Apa manfaat hewan bagi manusia?
chevron-down

Manfaat hewan bagi kehidupan manusia, yaitu penghasil bahan pangan, penghasil bahan sandang, dan penghasil tenaga.

Apa manfaat hewan bagi lingkungan?
chevron-down

Pada mata rantai makanan, hewan bermanfaat dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Hal ini karena dalam suatu ekosistem terdapat hewan yang menjadi pemangsa bagi hewan lainnya.