Konten dari Pengguna

90 Pantun Lebaran Idul Fitri 2025 yang Kreatif dan Penuh Makna

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 9 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk pantun Lebaran Idul Fitri 2025. Foto: Pexels/Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk pantun Lebaran Idul Fitri 2025. Foto: Pexels/Thought Catalog

Lebaran selalu menjadi momen penuh kebahagiaan dan kehangatan. Untuk menyemarakkan suasananya, banyak orang berbagi pantun Lebaran Idul Fitri 2025 sebagai cara kreatif menyampaikan ucapan, doa, dan permohonan maaf.

Menurut laman polisahnur.ac.id, Lebaran 2025 diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Maret. Momen ini identik dengan kebersamaan, dan pantun berima a-b-a-b sering digunakan untuk menghibur sekaligus mempererat silaturahmi dengan cara yang bermakna.

Melalui pantun, ungkapan Lebaran terasa lebih hangat dan menyenangkan. Baik untuk keluarga, sahabat, maupun rekan kerja, pantun dapat menghadirkan senyuman sekaligus mempererat silaturahmi di hari yang penuh keberkahan.

Daftar isi

Pantun Lebaran Idul Fitri 2025

Ilustrasi untuk pantun Lebaran Idul Fitri 2025. Foto: Pexels/RDNE Stock project

Sebagai bagian dari tradisi lisan Indonesia, pantun menjadi jalan yang lebih bermakna untuk mengungkapkan segala syukur, maaf, dan perasaan lainnya di momen Lebaran. Untuk itu, simaklah deretan pantun Lebaran Idul Fitri 2025, berikut ini:

Kumpulan Pantun 1: Ucapan selamat

  1. Karena hujan kebun basah,

    Membuat bunga indah merekah.

    Sucikan hati di 1446 Hijriah,

    Selamat Lebaran yang penuh berkah!

  2. Bersepeda ke rumah Tini,

    Pulangnya membawa kenari.

    Syawal menyapa di tahun ini,

    Selamat Lebaran, mari berseri.

  3. Saat dipotret aku bergaya,

    Suasananya membuat nostalgia.

    Lebaran 2025 penuh cahaya,

    Selamat Idulfitri, semoga bahagia.

  4. Teman kelas namanya Amalia,

    Rajin selalu menggapai asa.

    Di hari suci penuh mulia,

    Selamat Lebaran, damai sentosa.

  5. Coklat enak dari Belgia,

    Memanja lidah, memukau mata.

    Idulfitri hari bahagia,

    Selamat Lebaran penuh sukacita.

  6. Di langit ada burung elang,

    Memantau ikan sedang berenang.

    Ramadan usai, Syawal menjelang,

    Selamat Lebaran, hati pun senang.

  7. Ke pasar membeli buah,

    Semangka merah dagingnya basah.

    Cahaya Syawal di 1446 H,

    Selamat Lebaran, jauhkan resah.

  8. Di Bali belajar menari,

    Pembimbingnya ibu Susanti.

    Hari fitri cerah berseri,

    Selamat Lebaran sepenuh hati.

  9. Mengikat kayu dengan tali,

    Membawanya sambil berlari.

    Lebaran telah datang kembali,

    Selamat Idulfitri, mari syukuri.

  10. Warnanya merah, buah delima,

    Ditanam di berbagai negara.

    Damai terasa di 2025,

    Selamat Lebaran, hidup sejahtera.

  11. Hati-hati dalam melangkah,

    Takutnya jatuh jadilah basah.

    Syawal indah membawa berkah,

    Selamat Lebaran, jauhkan gelisah.

  12. Burung terbang tanpa aba,

    Pas dilihat Kakak Tua.

    Idulfitri telah tiba,

    Selamat Lebaran untuk semua.

  13. Di kebun binatang lihat buaya,

    Saat dipotret dia bergaya.

    Saling memaafkan jadi budaya,

    Selamat Lebaran penuh cahaya.

  14. Makan nasi tambah ikan teri,

    Enak dilihat membuat iri.

    Indahnya pagi di hari fitri,

    Selamat Lebaran, jernihkan diri.

  15. Di kolam pancing ada ikan,

    Agar berdaging diberi pakan.

    Ampunan Allah kita harapkan,

    Selamat Lebaran, saling maafkan.

  16. Bersama adik bermain dadu,

    Meski kalah aku tak jemu.

    Takbir berkumandang syahdu merdu,

    Selamat Lebaran 2025 untukmu.

  17. Memasak opor di dalam panci,

    Karena berebut, anak berkelahi.

    Di hari fitri 1446 H nan suci,

    Selamat Lebaran, semoga diberkahi.

  18. Menghitung kue dengan jari,

    Kuenya hilang dimakan Mamat.

    Tulus maaf dari sanubari,

    Lebaran tiba, kuucapkan selamat!

Kumpulan Pantun 2: Permohonan Maaf

  1. Di pohon ada benalu,

    Di langit ada kelambu.

    Khilaf dan salah di masa lalu,

    Mohon maaf setulus kalbu.

  2. Jalan-jalan bersama Cici,

    Pulangnya mampir rumah Siti.

    Idulfitri saat yang suci,

    Maafkanlah segenap hati.

  3. Pindah rumah membawa barang,

    Tidak lupa membeli kerang.

    Syawal datang membawa terang,

    Mohon maaf atas segala kurang.

  4. Suara berisik didengar telinga,

    Kupikir siapa, ternyata tetangga.

    Lebaran tiba, hati berbunga,

    Tulus maaf kupinta juga.

  5. Belokan mobil ke arah kiri,

    Yang nyupirnya bernama Sandi.

    Di hari fitri mari bersihkan diri,

    Lupakan luka, damai abadi.

  6. Membuka paket dengan hati-hati,

    Isi terlihat ternyata belati.

    Andai lidah pernah menyakiti,

    Mohon maaf dengan sepenuh hati.

  7. Di pesantren banyak santri,

    Rajin mengaji setiap hari.

    Ramadan usai, tibalah Idulfitri,

    Mohon maaf, mari berseri.

  8. Karena lucu aku tertawa,

    Sampai sakit mulai terasa.

    Cahaya Syawal menyentuh jiwa,

    Maafkan salah dan segala dosa.

  9. Paman datang jauh kemari,

    Dari Bandung bersama Ranti.

    Hari fitri cerah berseri,

    Mohon maaf setulus hati.

  10. Laut luas nan indah permai,

    Membawa angin, terbangkan surai.

    Lebaran hadir membawa damai,

    Maaf kupinta, jangan bercerai.

  11. Tanaman rusak dimakan hama,

    Agar tak habis membuat semai.

    Damai terasa di 2025,

    Maafkan khilaf, mari berdamai.

  12. Pagi-pagi sudah bertingkah,

    Terjatuh dia, luka berdarah.

    Syawal indah membawa berkah,

    Maaf dipinta, luruh amarah.

  13. Matahari muncul dengan cahaya,

    Ingatan datang dengan nostalgia.

    Saling memaafkan jadi budaya,

    Hapuskan duka, mari bahagia.

  14. Menanam ubi di sore hari,

    Disiram air agar tak mati.

    Indahnya pagi di hari fitri,

    Mohon maaf dari lubuk hati.

  15. Pagi hari jangan lupa makan,

    Agar yang berat terasa ringan.

    Ampunan Allah kita harapkan,

    Maafkan salah, ulurkan tangan.

  16. Permen manis seperti candu,

    Menyimpan stok di dalam saku.

    Takbir berkumandang syahdu merdu,

    Mohon maaf atas setiap salahku.

  17. Menyimpan bunga di atas laci,

    Bunganya putih ciri melati.

    Di hari fitri 1446 H nan suci,

    Mohon maaf sepenuh hati.

  18. Mengolah ayam menjadi kari,

    Bumbunya ditambah kemiri.

    Maaf dipinta dari sanubari,

    Lebaran tiba, mari bersihkan diri.

Kumpulan Pantun 3: Kebersamaan

  1. Buah pisang disebut banana,

    Yang makan biasanya kera.

    Hari fitri penuh warna,

    Kebersamaan semakin mesra.

  2. Ke Lembang membeli kelinci,

    Warnanya putih bernama Tami.

    Idulfitri saat yang suci,

    Dekatkan hati eratkan silaturahmi.

  3. Ngabuburit ke jalan raya,

    Di persimpangan bertemu Gia.

    Syawal tiba membawa cahaya,

    Bersama keluarga penuh bahagia.

  4. Produk shampoo berbahan kemiri,

    Yang buatnya namanya Ranti.

    Lebaran datang hati berseri,

    Jalin silaturahmi sepenuh hati.

  5. Manajerku namanya Tama,

    Tampan rupawan hampir sempurna.

    Di hari fitri berkumpul bersama,

    Jalin kasih yang penuh makna.

  6. Membeli baju warnanya sama,

    Dipakai nanti saat hajatan.

    Senyum tawa riuh menggema,

    Lebaran indah penuh kehangatan.

  7. Ke toko emas membeli gelang,

    Langsung disimpan agar tak hilang.

    Ramadan usai, fitri menjelang,

    Kebersamaan kental makin gemilang.

  8. Debu terbang terkena mata,

    Saking perih tak bisa berkata.

    Cahaya Syawal menyatukan kita,

    Saling berbagi dengan penuh cinta.

  9. Ke pasar membeli ketan,

    Pulangnya bertemu pak Aan.

    Hari fitri penuh kehangatan,

    Keluarga berkumpul dalam kebahagiaan.

  10. Biji bayam mulai disemai,

    Jangan lupa tanahnya diurai.

    Lebaran hadir membawa damai,

    Eratkan silaturahmi jangan bercerai.

  11. Tempat unik namanya Roma,

    Letaknya ada di suatu negara.

    Damai terasa di 2025,

    Bersama keluarga, hidup sejahtera.

  12. Merah menyala seperti bara,

    Membawa angan pada nostalgia.

    Syawal cerah, hati gembira,

    Bersama sahabat, hidup bahagia.

  13. Kuliah jauh tinggal di asrama,

    Teman kamarnya bernama Rahma.

    Saling berbagi dan bercengkerama,

    Lebaran bermakna jika bersama.

  14. Kenangan lalu mulai terpatri,

    Membuat angan kian menari.

    Indahnya pagi di hari fitri,

    Saling menyapa dengan hati berseri.

  15. Bermain musik memakai nada,

    Iramanya gugup bak histeria.

    Makan ketupat, opor pun ada,

    Bersama keluarga, tawa ceria.

  16. Buka puasa memakan mandu,

    Sebelum makan minumlah dulu.

    Takbir berkumandang syahdu merdu,

    Lebaran bersama indah selalu.

  17. Menyimpan cincin di dalam laci,

    Agar tak hilang seperti tempo hari.

    Di hari fitri 1446 H nan suci,

    Bersama keluarga, hati berseri.

  18. Tinggi badanku mulai setara,

    Dengan kakak bernama Sinta.

    Jabat erat tangan saudara,

    Lebaran indah, penuh sukacita.

Kumpulan Pantun 4: Motivasi

  1. Kakbah berada di Mekkah,

    Letaknya tepat di tengah.

    Lebaran datang penuh berkah,

    Berbagi rezeki janganlah lengah.

  2. Ambil air untuk mencuci,

    Cuci baju disikat hati-hati.

    Idulfitri saat yang suci,

    Berbuat baik jangan berhenti.

  3. Dikejar anjing aku berlari,

    Karena melawan aku tak berani.

    Hapus dendam di hari fitri,

    Jalani hidup dengan hati nurani.

  4. Di laut sampah berserakan,

    Menggunung seperti kapal karam.

    Saat Lebaran maaf diberikan,

    Agar hati kian menjadi tentram.

  5. Jalan-jalan bareng Dilan,

    Pulangnya ditraktir makan.

    Syawal tiba membuka jalan,

    Untuk beramal dan menebar kebaikan.

  6. Ingatanku mulai terpatri,

    Pun hatiku tak lagi mati.

    Jangan ragu memberi di hari fitri,

    Bahagia sejati ada di dalam hati.

  7. Membawa minum sambil berlari,

    Minumnya tumpah di bahu kiri.

    Idulfitri bukan sekadar hari,

    Namun waktu menyucikan diri.

  8. Hewan melompat namanya kelinci,

    Hewan terbang namanya merpati.

    Bantu sesama di hari nan suci,

    Agar hidup jadi penuh arti.

  9. Ke kebun binatang lihat jerapah,

    Makan berebut karena serakah.

    Tiada guna harta melimpah,

    Jika Idulfitri tak berbagi berkah.

  10. Membeli kue di Ciremai,

    Kuenya ditata di atas baki.

    Lebaran hadir membawa damai,

    Sucikan hati, jauhkan dengki.

  11. Perahu terbuat dari papan,

    Lajunya ternyata sangat lamban.

    Lebaran 2025 penuh harapan,

    Mari berbuat baik tanpa beban.

  12. Masak sayur di belanga,

    Tambah sedikit bumbu cinta.

    Syawal indah, hati berbunga,

    Ringankan beban saudara kita.

  13. Pagi-pagi menyapa santri,

    Nama santrinya Iroh Susanti.

    Jabat tangan saat Idulfitri,

    Jalin silaturahmi penuh ikhlas di hati.

  14. Cuci tangan melalui keran,

    Kena ciprat jailnya kawan.

    Maaf dipinta di hari Lebaran,

    Agar hidup makin menawan.

  15. Jalan-jalan ke Kediri,

    Hendak bertemu teman daki.

    Ketupat terhidang saat fitri,

    Jangan lupa berbagi rezeki.

  16. Rumput taman dimakan biri-biri,

    Karena kesal diajak berkelahi.

    Takbir menggema di malam fitri,

    Bersedekahlah, raih rida Ilahi.

  17. Makhluk laut namanya kerang,

    Ada juga yang namanya teripang.

    1446 H cahayanya terang,

    Lebaran indah, hati pun lapang.

  18. Ikan kecil namanya teri,

    Dimasak oleh bibi Tantri.

    Jika ingin hidup berseri,

    Berbuat baiklah di hari fitri.

Kumpulan Pantun 5: Lucu

  1. Awal bulan mendapat gaji,

    Dipakai untuk periksa gigi.

    Opor ayam di piring tersaji,

    Tambah nasi, jangan sungkan lagi!

  2. Yang manis coklat Belgia,

    Yang pahit obat namanya.

    Hari fitri semua bahagia,

    Ketupat habis, siapa pelakunya?

  3. Oleh-oleh sudah di tangan,

    Pegang erat agar tak hilang.

    Lebaran tiba, tamu berdatangan,

    Kue di meja raib menghilang!

  4. Tahun baru tiup terompet,

    Siangnya main layang-layang.

    Ayah tersenyum memegang dompet,

    Anak datang, isinya pun melayang!

  5. Malam sunyi memetik gitar,

    Suaranya dibuat pelan.

    Sahabat datang bawa nastar,

    Eh, setengahnya habis di jalan.

  6. Ke pasar membeli mangga,

    Penjualnya bernama Tika.

    Baju baru dipakai bangga,

    Lupa copot label, malu seketika!

  7. Ketika kecil aku disayang,

    Sudah besar jadi periang.

    Pergi ke rumah nenek tersayang,

    Pulang bawa rantang, hati pun riang!

  8. Angin kencang menerpa rumah,

    Semua barang tercecer parah.

    Kue nastar tinggallah remah,

    Ketahuan ibu, adik mengeluh pasrah!

  9. Lebaran tiba liburlah kerja,

    Pagi bersantai bagai nostalgia.

    Ketupat dan opor di atas meja,

    Yang masak capek, yang makan bahagia!

  10. Jalan-jalan bersama Haris,

    Pulangnya membeli manggis.

    Salat Ied rapi berbaris,

    Sandal hilang, panik menangis!

  11. Laki-laki namanya Satria,

    Perempuan namanya Jingga.

    Hari fitri suasana ceria,

    Perut kenyang, mata terpejam juga!

  12. Siang-siang lomba terompah,

    Karena lambat akhirnya kalah.

    Sungkeman haru, tangis tumpah,

    Sambil lirik amplop di tangan sebelah!

  13. Memberi makan seekor kera,

    Bukannya pisang malah semangka.

    THR datang, hati gembira,

    Baru sehari, dompet terluka!

  14. Kain putih namanya kafan,

    Kabut putih layaknya awan.

    Idulfitri saat bermaafan,

    Maafkan utang? Nanti dulu, kawan!

  15. Buka puasa dengan markisa,

    Dahaga hilang, badan pun kuat.

    Ketupat dan rendang sedap terasa,

    Makan kebanyakan, celana jadi tak muat!

  16. Di terminal bertemu pria,

    Membawa tas isinya katana.

    Lebaran tiba suasana ceria,

    Perut kenyang, rencana diet entah ke mana!

  17. Malam-malam badan meriang,

    Akibat tadi lama berenang.

    Lebaran tiba, hatiku riang,

    Ketemu teman, utang lama langsung dikenang!

  18. Gadis cantik bernama Nadia,

    Anggun tampilan memakai gelang.

    Ketupat ada, opor tersedia,

    Teman datang, langsung minta bungkus bawa pulang!

Itulah deretan ide pantun Lebaran Idul Fitri 2025 yang kreatif dan penuh makna. Semoga pantun-pantun tersebut menambah kehangatan dalam perayaan Lebaran serta menjadi ungkapan yang berkesan bagi orang-orang terdekat. (NF)

Baca juga: 40 Pantun Idul Fitri 2022 sebagai Ucapan Permintaan Maaf