Konten dari Pengguna

95 Contoh Kalimat Kompleks dan Pembahasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Kalimat Kompleks. Foto hanya sebagai ilustrasi. Sumber: Unsplash/Glenn Carstens-Peters.
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Kalimat Kompleks. Foto hanya sebagai ilustrasi. Sumber: Unsplash/Glenn Carstens-Peters.

Kalimat kompleks merupakan salah satu jenis kalimat yang dipelajari saat belajar penulisan maupun bahasa Indonesia. Beberapa contoh kalimat kompleks dapat menjadi pembelajaran menulis kalimat yang baik dan benar.

Berdasarkan buku Bahasa Indonesia Kelas X, Suherli, dkk. (2017:39-40), kalimat kompleks bisa disebut juga sebagai kalimat majemuk. Kalimat ini tentu berbeda dengan kalimat sederhana.

Daftar isi

Pembahasan mengenai Kalimat Kompleks

Contoh Kalimat Kompleks. Foto hanya sebagai ilustrasi. Sumber: Unsplash/Thought Catalog.

Sebelum membahas mengenai contoh kalimat kompleks, ada baiknya menyimak apa itu kalimat kompleks dalam penulisan kalimat. Seperti disinggung sebelumnya, kalimat kompleks disebut juga sebagai kalimat majemuk.

Dalam buku yang sama, Bahasa Indonesia Kelas X, Suherli, dkk. (2017:39-40), kalimat kompleks atau kalimat majemuk adalah kalimat yang memiliki dua atau lebih klausa.

Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks memiliki ciri-cirinya sendiri. Ciri-ciri ini tentu akan membedakan kalimat kompleks dengan kalimat sederhana. Berikut ciri-cirinya.

  • Pada satu kalimat terdapat dua peristiwa atau kejadian.

  • Terdapat dua subjek dan predikat dalam satu kalimat.

  • Menggunakan tanda koma antara klausa utama dan klausa subordinatif.

  • Struktur di dalam kalimat kompleks dipisahkan menggunakan tanda koma maupun konjungsi (kata penghubung).

Jenis Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks atau kalimat majemuk dibagi menjadi dua macam, yaitu kalimat kompleks atau majemuk setara dan kalimat kompleks atau majemuk bertingkat.

  1. Kalimat Majemuk Setara atau Kalimat Parataktik.

    Kalimat ini biasanya ditandai dengan penggunaan konjungsi koordinatif (setara).

    Kalimat majemuk setara memiliki dua klausa yang setara dalam suatu kalimat, Fungsi-fungsi utama dalam dalam kalimat majemuk setara membentuk induk kalimat atau klausa atasan.

  2. Kalimat Majemuk Bertingkat atau Kalimat Hipotaktik

    Kalimat majemuk bertingkat memiliki klausa ganda yang tidak sama atau berada di bawah fungsi utama suatu kalimat.

    Fungsi-fungsi yang membentuk tingkat, yaitu yang mengikuti konjungsi subordinatif disebut klausa bawahan atau anak kalimat.

    Kalimat majemuk bertingkat biasanya ditandai dengan penggunaan konjungsi subordinatif (bertingkat).

Contoh Kalimat Kompleks

Contoh Kalimat Kompleks. Foto hanya sebagai ilustrasi. Sumber: Unsplash/Kaitlyn Baker.

Setelah memahami pembahasan singkat mengenai kalimat kompleks, maka inilah 95 contoh kalimat kompleks beserta dengan

  1. Aku membeli baju baru, tetapi ukurannya kebesaran. (Kalimat majemuk setara)

  2. Susi pergi ke pasar, sedangkan Santi berangkat ke tempat les. (Kalimat majemuk setara)

  3. Tias merupakan anak yang cerdas, tetapi sifat sombong membuat dia tidak disukai di kelas. (Kalimat majemuk setara)

  4. Anda bisa menikmati layanan ini secara gratis atau memilih langganan berbayar. (Kalimat majemuk setara)

  5. Tiana punya mimpi menjadi dokter, tetapi ia kurang menyukai pelajaran biologi. (Kalimat majemuk setara)

  6. Elvira berkuliah di perguruan tinggi negeri, sedangkan Ellen kuliah di perguruan tinggi swasta.(Kalimat majemuk setara)

  7. Rima anak yang rajin, tetapi kakaknya pemalas. (Kalimat majemuk setara)

  8. Chef Lia memasak ayam goreng dan merebus daging di dapur. (Kalimat majemuk setara)

  9. Nana selalu bangun pagi, sementara adiknya selalu bangun terlambat. (Kalimat majemuk setara)

  10. Dia bukanlah penyair, melainkan seorang penyiar. (Kalimat majemuk setara)

  11. Ibu memasak ayam goreng dan merebus singkong di dapur. (Kalimat majemuk setara)

  12. Ayah bekerja sebagai dosen, sedangkan ibu bekerja sebagai guru SD. (Kalimat majemuk setara)

  13. Bunda baru saja membeli daging sapi dan daging kambing di Pasar Minggu. (Kalimat majemuk setara)

  14. Bayu berangkat ke sekolah pagi ini, tetapi tidak diantar kakaknya. (Kalimat majemuk setara)

  15. Aku sudah berusaha mengerjakan PR Matematika itu, sedangkan temanku hanya ingin menconteknya. (Kalimat majemuk setara)

  16. Dila pergi ke toko bahan makanan dan membeli beberapa barang. (Kalimat majemuk setara)

  17. Saya bisa memilih untuk pergi ke bioskop atau menonton film di rumah. (Kalimat majemuk setara)

  18. Dila terlambat bangun pagi ini, tetapi masih berhasil sampai ke sekolah tepat waktu. (Kalimat majemuk setara)

  19. Bangkit menyukai olahraga sepak bola dan basket. (Kalimat majemuk setara)

  20. Surya senang bermain musik, sedangkan saudaranya lebih suka melukis. (Kalimat majemuk setara)

  21. Ibu guru memberinya nilai rendah, padahal anak itu sudah mengerjakan tugasnya dengan baik. (Kalimat majemuk setara)

  22. Ayah pergi ke supermarket, sementara ibu menyiapkan makan malam di rumah. (Kalimat majemuk setara)

  23. Dia berjanji akan datang, tetapi belum muncul juga sampai sekarang. (Kalimat majemuk setara)

  24. Anak kelas 4 belajar matematika dan ilmu pengetahuan sosial hari ini. (Kalimat majemuk setara)

  25. Adik membawa baju olahraga dan baju renang ke sekolah hari ini. (Kalimat majemuk setara)

  26. Kamus itu tidak ditemukan di rak, melainkan di meja belajar. (Kalimat majemuk setara)

  27. Kelelawar aktif di malam hari dan tidur di siang hari. (Kalimat majemuk setara)

  28. Nadia bersekolah di Jakarta, sementara kakaknya di Semarang. (Kalimat majemuk setara)

  29. Retno belanja di pasar, sedangkan Intan berbelanja di supermarket. (Kalimat majemuk setara)

  30. Andin memotong ayam sambil merebus wortel. (Kalimat majemuk setara)

  31. Nindi berangkat kerja, tetapi tidak naik motor. (Kalimat majemuk setara)

  32. Mela baru saja membeli daging ayam dan ikan di pasar dekat rumah. (Kalimat majemuk setara)

  33. Ia bukanlah desainer, melainkan seorang pelukis. (Kalimat majemuk setara)

  34. Beruang akan tidur di musim dingin dan akan bangun pada musim semi. (Kalimat majemuk setara)

  35. Jatmiko bekerja sebagai dosen, sedangkan istrinya ibu rumah tangga. (Kalimat majemuk setara)

  36. Kita berangkat ke pantai sebentar lagi, sambil menunggu Anwar tiba. (Kalimat majemuk setara)

  37. Gani mengerjakan pekerjaan rumah dan belajar pada malam hari.(Kalimat majemuk setara)

  38. Lanita pergi ke pasar dan sepupunya ke rumah nenek. (Kalimat majemuk setara)

  39. Kamila membeli seragam sekolah baru, tetapi ukurannya kebesaran.(Kalimat majemuk setara)

  40. Sarah pergi ke minimarket, sedangkan Miko berangkat ke kolam renang.(Kalimat majemuk setara)

  41. Ibu membelikan baju baru untukku, tetapi ukurannya kebesaran(Kalimat majemuk setara)

  42. Ayah baru saja membeli daging dan sayur di pasar baru.(Kalimat majemuk setara)

  43. Orang itu bukan penyanyi, melainkan seorang penari.(Kalimat majemuk setara)

  44. Arasya anak yang berani, tetapi adiknya pemalu.(Kalimat majemuk setara)

  45. Paman bekerja sebagai dokter, sedangkan Kakek sebagai koki.(Kalimat majemuk setara)

  46. Bibi memasak sayur asem dan ikan asin di dapur.(Kalimat majemuk setara)

  47. Adiknya rajin mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi kakaknya sangat malas. (Kalimat majemuk bertingkat)

  48. Raisa sedang menonton televisi, ketika ibu sedang memasak. (Kalimat majemuk bertingkat)

  49. Adik mengerjakan tugas rumah, sedangkan kakak bermain gadget. (Kalimat majemuk bertingkat)

  50. Ibu baru saja pulang ke rumah, sementara ayah baru saja pergi ke toko. (Kalimat majemuk bertingkat)

  51. Satpam menyalakan lampu sekolah, ketika hari mulai gelap. (Kalimat majemuk bertingkat)

  52. Fatma rajin memasak, sehingga disayang suaminya. (Kalimat majemuk bertingkat)

  53. Ketika guru datang, kita semua sedang fokus mengerjakan tugas. (Kalimat majemuk bertingkat)

  54. Nia akan memberikanku hadiah, jika tim kami menang pertandingan basket. (Kalimat majemuk bertingkat)

  55. Naura mendapatkan nilai bagus saat ulangan, meskipun ia tidak belajar semalam. (Kalimat majemuk bertingkat)

  56. Mama akan pergi bekerja jika aku telah selesai makan siang. (Kalimat majemuk bertingkat)

  57. Yuma pergi ke Amerika tanpa memiliki cukup uang. (Kalimat majemuk bertingkat)

  58. Dia tersenyum meskipun air matanya mengalir. (Kalimat majemuk bertingkat)

  59. Kata ayah, jika aku minum susu maka akan tumbuh tinggi dan kuat. (Kalimat majemuk bertingkat)

  60. Ana sedang sibuk mengerjakan tugas kelompok, sedangkan temannya asyik mengobrol. (Kalimat majemuk bertingkat)

  61. Ketika dia membuat kue, aku sedang berada di luar rumah. (Kalimat majemuk bertingkat)

  62. Aku ingin membeli mobil ketika sudah punya banyak uang. (Kalimat majemuk bertingkat)

  63. Tanya sedang tidur, ketika ayahnya sedang menyelesaikan pekerjaan. (Kalimat majemuk bertingkat)

  64. Ketika Kakak pulang, ibu sedang menonton drama Korea. (Kalimat majemuk bertingkat)

  65. Ayah akan memberikan hadiah kepadaku, jika aku menjadi juara 1 di kelas. (Kalimat majemuk bertingkat)

  66. Kia tidak berada di rumah, ketika gempa sedang berlangsung. (Kalimat majemuk bertingkat)

  67. Ibu Mija sedang sibuk di toko, sehingga anaknya pergi membantu sang ibu. (Kalimat majemuk bertingkat)

  68. Aku ingin membeli HP baru, jika tabunganku sudah terkumpul. (Kalimat majemuk bertingkat)

  69. Hyeri menonton film horor di bioskop bersama temannya malam ini, sehingga ia lupa mengerjakan tugas sekolahnya. (Kalimat majemuk bertingkat)

  70. Aku ingin pergi ke Korea Selatan, jika mempunyai banyak uang. (Kalimat majemuk bertingkat)

  71. Rizki tetap berangkat sekolah, walaupun hujan deras. (Kalimat majemuk bertingkat)

  72. Makan dan minumlah yang bergizi agar tubuh sehat dan tetap kuat. (Kalimat majemuk bertingkat)

  73. Ibu rajin menyirami tanaman mawar di taman, sehingga bunganya tumbuh subur. (Kalimat majemuk bertingkat)

  74. Pasien itu diizinkan pulang, apabila kondisi tubuhnya sudah membaik. (Kalimat majemuk bertingkat)

  75. Friska menyalakan lampu, ketika hari mulai gelap. (Kalimat majemuk bertingkat)

  76. Nugi bisa mendapatkan nilai bagus dalam ulangan bahasa Indonesia, meskipun ia tidak belajar semalam. (Kalimat majemuk bertingkat)

  77. Dia belajar dengan giat agar bisa mendapat nilai terbaik dalam ujian. (Kalimat majemuk bertingkat)

  78. Walaupun sedang hujan deras, mereka tetap melanjutkan perjalanan tamasya ke kebun binatang. (Kalimat majemuk bertingkat)

  79. Meskipun terlambat, mereka masih bisa menyaksikan pertunjukan tari yang menarik. (Kalimat majemuk bertingkat)

  80. Lisa mengerjakan tugasnya dengan tekun, sehingga mendapatkan pujian dari guru. (Kalimat majemuk bertingkat)

  81. Mahasiswa belajar dengan tekun, maka mereka berhasil meraih prestasi yang gemilang. (Kalimat majemuk bertingkat)

  82. Tanpa bantuan dari teman-temannya, Lucy tidak akan selesai tepat waktu. (Kalimat majemuk bertingkat)

  83. Gilang berkata bahwa dia akan datang ke pesta ulang tahunmu jika tidak ada halangan. (Kalimat majemuk bertingkat)

  84. Meskipun sulit, Kania tetap berusaha mengerjakan ujian dengan cermat. (Kalimat majemuk bertingkat)

  85. Ketika turun hujan, mereka mencari tempat berteduh di pinggir minimarket. (Kalimat majemuk bertingkat)

  86. Apabila siswa datang lebih awal, mereka bisa mendapat tempat duduk yang lebih baik. (Kalimat majemuk bertingkat)

  87. Aku tetap bekerja meskipun sedang sakit. (Kalimat majemuk bertingkat)

  88. Dia tetap mengerjakan tugasnya sambil menangis. (Kalimat majemuk bertingkat)

  89. Ayah tetap berangkat ke kantor meski sedang sakit. (Kalimat majemuk bertingkat)

  90. Sungjae pergi memancing, meskipun sedang turun hujan. (Kalimat majemuk bertingkat)

  91. Tanah tetap dibajak walau sedang hujan. (Kalimat majemuk bertingkat)

  92. Lania berenang di kolam walau sedang panas terik. (Kalimat majemuk bertingkat)

  93. Ghania tetap menggunakan handphonenya meski sudah 6 tahun digunakan. (Kalimat majemuk bertingkat)

  94. Pak Mustofa membeli bensin padahal antrean cukup mengular. (Kalimat majemuk bertingkat)

  95. Fia tidak menghadiri konser, meskipun penyanyi favoritnya datang dari Korea Selatan. (Kalimat majemuk bertingkat)

Baca Juga: 250 Contoh Kalimat Pasif dalam Bahasa Indonesia

Itulah contoh kalimat kompleks atau kalimat majemuk dan juga pembahasannya. (Fitri A)