Ada Berapa Jenis Lingkungan? Ini Dia Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lingkungan sebagai habitat dari makhluk hidup tentunya memiliki banyak pengaruh kepada kehidupan makhluk di dalamnya.
Lingkungan sendiri dapat diartikan sebagai suatu kawasan yang di dalamnya terdapat makhluk hidup serta kondisi mengenai semua hal yang memengaruhi pertumbuhan makhluk hidup.
Terdapat beberapa jenis lingkungan yang ada di sekitar makhluk hidup. Berikut penjelasan selengkapnya tentang jenis-jenis lingkungan.
Ada Berapa Jenis Lingkungan?
Secara umum, lingkungan terbagi dalam beberapa kelompok berdasarkan jenisnya, yaitu:
1. Lingkungan Alami
Jenis lingkungan pertama adalah lingkungan yang terbuat secara alamiah atau tanpa campur tangan manusia. Lingkungan ini memiliki beberapa komponen, yakni komponen biotik dan komponen abiotik.
Komponen biotik adalah bagian dari lingkungan alami yang terdiri makhluk hidup seperti manusia, flora dan fauna.
Sementara itu, komponen abotika adalah komponen yang tak bernyawa, tetapi memiliki sejumlah manfaat bagi lingkungan. Contoh dari komponen abiotik adalah udara, air, batu, dan sebagainya.
Dikutip dari Pemahaman Tentang Lingkungan Berkelanjutan yang disusun oleh Rahayu Effendi, dkk, jenis lingkungan ini bersifat dinamis karena memiliki tingkat heterogenitas organisme yang sangat tinggi.
2. Lingkungan Buatan
Berbeda dengan lingkungan alami, lingkungan buatan terbentuk akibat adanya usaha dari manusia. Jenis lingkungan ini biasanya melibatkan teknologi, baik teknologi sederhana maupun teknologi modern.
Namun, lingkungan hidup buatan ini memiliki sifat kurang beranekaragam keberadaannya karena sebatas buatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Contoh dari lingkungan buatan adalah sawah, waduk, pemukiman, dan sebagainya.
3. Lingkungan Sosial
Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan orang lain. Interaksi sosial yang terjadi pada manusia ini membentuk lingkungan yang disebut lingkungan sosial.
Melansir dari buku Hukum Lingkungan Buku 11 yang ditulis oleh St.Munadjat Danusaputra, L.L Bernard menyebutkan bahwa ada tiga jenis lingkungan sosial, yaitu:
Lingkungan fisio-sosial adalah lingkungan sosial yang memuat meliputi kebudayaan materiil atau alat. Contoh dari lingkungan ini adalah peralatan senjata, mesin, gedung, dan lain-lain.
Lingkungan bio-sosial ialah lingkungan yang terdapat interaksi manusia dengan sesama makhluk hidup lainnya seperti tumbuhan dan hewan serta semua semua bahan yang digunakan manusia yang berasal dari sumber organik.
Lingkungan psiko-sosial adalah jenis lingkungan sosial yang di dalamnya memuat hubungan lahir dan batin seorang manusia dengan perilaku. Hal ini terlihat melalui kebiasaan, kepercayaan, agama, ideologi, bahasa, dan lain-lain.
4. Lingkungan Komposit
Jenis lingkungan lainnya adalah lingkungan komposit. Lingkungan komposit dapat diartikan sebagai lingkungan yang diatur oleh lembaga atau institusional berupa lembaga-lembaga pemerintahan, baik yang ada di kota atau desa, dan lembaga masyarakat lainnya.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 jenis lingkungan yang tentunya bisa dimanfaatkan makhluk hidup dengan penuh tanggungjawab.
(SAI)
