Apa Arti Penting Lingkungan Bagi Manusia?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi manusia, lingkungan memiliki arti yang penting karena memberikan kehidupan bagi makhluk hidup di bumi.
Tidak hanya memberikan kebutuhan bagi manusia, lingkungan juga berperan penting bagi keberlangsungan hidup hewan dan tumbuhan. Misalnya, hewan yang hidup di alam liar hanya bisa memanfaatkan lingkungan di sekitarnya untuk makan.
Begitu juga dengan tumbuhan yang melakukan proses fotosintesis dengan memanfaatkan sumber daya alam dari lingkungan, yakni matahari. Hal ini menjadi bukti bahwa lingkungan yang ada di sekitar makhluk hidup memiliki perannya masing-masing.
Mengutip jurnal tentang Pemahaman Tentang Lingkungan Berkelanjutan karya Rahayu Effendi, lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam, seperti tanah, air, energi, surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di tanah maupun lautan.
Hidup bersama dengan lingkungan tentu sudah menjadi hal penting bagi manusia untuk menjaga kelestariannya. Terlebih, sumber daya alam yang dihasilkan oleh lingkungan sudah dimanfaatkan cukup banyak oleh manusia.
Hubungan timbal balik yang ada antara manusia dan lingkungan bisa diartikan bahwa keduanya memiliki peran yang penting. Manusia membutuhkan lingkungan hidup untuk bertahan hidup. Sementara itu, lingkungan membutuhkan manusia agar bisa menghasilkan sumber daya alam.
Hubungan seperti ini yang menjadikan lingkungan memiliki arti penting bagi manusia. Mengutip buku Geografi Jilid 2 karya Sri Hayati, dkk, berikut penjelasan tentang seberapa penting arti lingkungan bagi manusia.
Apa Arti Penting Lingkungan Bagi Manusia?
1. Lingkungan sebagai tempat tinggal (habitat)
Lingkungan merupakan tempat tinggal setiap makhluk hidup dari tingkat rendah hingga tinggi. Oleh karena itu, lingkungan hidup yang nyaman dan aman menjadi tempat tinggal yang diperlukan oleh makhluk hidup.
Karena dengan begitu, manusia atau hewan bisa saling berinteraksi satu sama lainnya. Kemudian, mereka pun bisa saling berkembangbiak untuk meneruskan keturunannya dan memulai kehidupan yang baru lagi.
Berikut urutan makhluk hidup dari tingkat rendah ke tinggi:
Individu, organisme tunggal. Misalnya, seorang manusia, seekor burung, dan sebagainya.
Populasi, kelompok individu sejenis yang hidup dan berkembang biak di suatu daerah pada waktu tertentu. Misalnya, populasi gajah, populasi monyet, dan sebagainya.
Komunitas, kumpulan dari berbagai jenis populasi. Misalnya, populasi manusia yang berkembang biak di suatu tempat dan membuat komunitas.
Ekosistem, tatanan kesatuan secara menyeluruh di antara seluruh unsur lingkungan. Misalnya, ekosistem laut, ekosistem sungai, dan sebagainya.
2. Lingkungan sebagai tempat mencari makan (niche)
Lingkungan juga merupakan wadah bagi makhluk hidup untuk mencari makanan agar bisa bertahan hidup. Untuk memenuhi kebutuhannya tersebut, makhluk hidup saling berinteraksi satu sama lainnya dan mulai membentuk rantai makanan.
Salah satu contoh rantai makanan yang dimaksud, yakni padi dimakan tikus, tikus dimakan ular, dan ular dimakan elang. Apabila ada rantai makanan yang terputus, hal ini akan berpengaruh pada makhluk hidup lainnya.
Singkatnya, apabila produsen (padi) mengalami kepunahan, hewan pemakan rumput seperti tikus akan punah karena tidak mendapatkan makanan. Jika tikus punah, hal ini juga akan berakibat pada ular dan juga elang.
(JA)
