Konten dari Pengguna

Apa Arti Prinsip Penanganan Makanan? Begini Jawabannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penampakan prinsip penanganan makanan di lemari es agar makanan yang dikonsumsi tetap bermanfaat. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan prinsip penanganan makanan di lemari es agar makanan yang dikonsumsi tetap bermanfaat. Foto: Pixabay

Makanan bergizi adalah makanan terbaik yang dibutuhkan oleh manusia. Agar makanan bergizi dapat bermanfaat bagi manusia, makanan harus terhindar dari kerusakan.

Kerusakan makanan dapat terjadi akibat adanya paparan bakteri, enzim (kebusukan), dan mekanis (gesekan dan tekanan). Biasanya, makanan yang berprotein tinggi, akan mengalami kerusakan yang lebih cepat.

Contoh makanan dengan kandungan protein, yang cepat mengalami kerusakan adalah susu. Susu (mengandung protein) akan lebih cepat rusak atau basi, dibandingkan dengan air mineral. Agar menghindari kerusakan, prinsip penanganan makanan harus dilakukan.

Prinsip penanganan makanan dapat dilakukan, baik untuk makanan segar maupun olahan. Prinsip penanganan ini penting, karena dapat menghindarkan makanan dari bahan/senyawa beracun atau organisme patogen penyebab timbulnya penyakit.

Lantas, apa sebenarnya arti dari prinsip penanganan makanan? Apa saja hal-hal yang menjadi prinsip penanganan makanan? Simak uraian lengkapnya berikut ini.

Penyimpanan makanan kering harus ditutup rapat serta sirkulasinya harus dipastikan baik. Foto: Pixabay

Arti Prinsip Penanganan Makanan

Menurut buku Penyehatan Makanan dan Minuman karangan Nurul Amaliyah, S.KM (2017: 150), prinsip penanganan makanan artinya sebuah tata cara penyimpanan makanan, baik menurut higienis dan sanitasi makanan, yang dipengaruhi oleh suhu penyimpanan.

Setiap jenis bahan makanan memiliki suhu yang tepat untuk penyimpanan, bergantung pada jumlah dan ukuran makanan, serta wadah penyimpanannya.

Dirangkum berdasarkan buku Panduan Pangan Sehat Edisi Kedua karya Agnes Murdiati dan Amaliah (2013: 120), berikut hal-hal penting dalam prinsip penanganan makanan yang perlu diperhatikan, agar makanan yang dikonsumsi tetap bermanfaat bagi tubuh.

1. Simpan macam-macam bahan makanan secara terpisah

Setiap bahan masakan ditempatkan secara terpisah menurut jenisnya dan ditempatkan pada wadah yang berbeda-beda. Wadah dapat berupa bak, kantong plastik, atau lemari.

Wadah yang digunakan, disarankan terbuat dari plastik (food grade), kaca, dan masih banyak lagi.

2. Tempatkan makanan dalam ruangan penyimpanan yang baik

Makanan disimpan di dalam ruangan penyimpanan yang baik, hingga terjadi sirkulasi udara yang baik, agar suhu merata ke seluruh bagian.

Pengisian lemari yang terlalu padat, akan mengurangi manfaat penyimpanan, sebab suhunya tidak sesuai dengan kebutuhan.

3. Pisahkan bahan makan mentah dengan makanan siap santap

Untuk penyimpanan di dalam lemari es, penting untuk memisahkan bahan mentah dengan makanan siap santap. Selain itu, makanan berbau tajam juga harus ditutup rapat dan dipisahkan dari makanan lain.

4. Sesuaikan suhu penyimpanan

Untuk penyimpanan makanan kering, suhu penyimpanan harus dipastikan cukup sejuk dan sirkulasi udaranya juga baik. Kemudian, makanan yang masuk terlebih dahulu, harus dikeluarkan lebih dahulu juga.

Ilustrasi penyimpanan menggunakan wadah kaca yang disesuaikan dengan jenis-jenis makanannya. Foto: Pixabay

5. Pisahkan makanan dengan kuahnya

Makanan yang mengandung air tinggi (kuah dan susu) baru dicampur pada saat menjelang dihidangkan, agar makanan tidak cepat rusak. Makanan yang disimpan berkuah/berair lebih mudah menjadi rusak (basi).

6. Lakukan prinsip edible part

Prinsip edible part, artinya setiap bahan yang disajikan dalam penyajian merupakan bahan makanan yang dapat dimakan. Hindari pemakaian bahan yang membahayakan kesehatan, seperti staples, tusuk gigi, dan lidi.

7. Panaskan makanan sebelum disantap

Apabila yang disimpan adalah makanan yang harus dihidangkan dan disantap dalam keadaan panas, sebaiknya disimpan dalam food warmer.

8. Lakukan prinsip handling

Prinsip handling, artinya setiap penanganan makanan maupun alat makan, tidak boleh terjadi kontak langsung dengan anggota tubuh, terutama tangan dan bibir. Tujuannya antara lain, yaitu mencegah paparan bakteri serta menunjukkan penampilan yang baik dan sopan.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa saja penyebab kerusakan makanan?

chevron-down

Kerusakan makanan dapat terjadi akibat adanya paparan bakteri, enzim (kebusukan), dan mekanis (gesekan dan tekanan).

Mengapa prinsip penanganan makanan penting untuk dilakukan?

chevron-down

Prinsip penanganan ini penting, karena dapat menghindarkan makanan dari bahan/senyawa beracun atau organisme patogen penyebab timbulnya penyakit.

Apa jenis makanan yang cenderung cepat busuk?

chevron-down

Biasanya, makanan yang berprotein tinggi, akan mengalami kerusakan yang lebih cepat.