Apa Arti Unsur Estetika dan Ergonomis dalam Perencanaan Produk Kerajinan?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsur estetika dan ergonomis senantiasa ditemukan dalam berbagai produk kerajinan, mulai dari kerajinan tangan, lunak, tekstil, dan lain sebagainya. Namun, apa sebenarnya pengertian unsur estetika dan ergonomis?
Unsur estetika dan ergonomis memiliki peran yang cukup penting dalam sebuah produk kerajinan. Sebab, keduanya dibutuhkan pengrajin ketika memasuki tahapan perencanaan produk.
Secara otomatis, melalui perencanaan yang matang, produk kerajinan yang menjunjung tinggi nilai keindahan (estetika) dan kegunaan produk yang sesuai (ergonomis) akan tercipta.
Bahkan, kedua unsur tersebut memang saling berkaitan dan tidak bisa terlepas satu sama lain. Sebuah produk kerajinan yang berkualitas bukan hanya memerlukan sentuhan keindahan, melainkan juga memiliki sifat aman dan nyaman ketika digunakan.
Merujuk pada beberapa sumber, simak pengertian unsur estetika dan ergonomis yang harus dipenuhi sebuah produk kerajinan.
Pengertian Unsur Estetika dalam Karya Seni
Unsur estetika lebih dikenal dengan istilah keindahan. Keindahan adalah nilai-nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni.
Keindahan dapat pula didefinisikan sebagai pengalaman estetis yang diperoleh seseorang ketika menciptakan objek seni. Singkatnya, sebuah produk kerajinan wajib diciptakan dengan memenuhi unsur keindahan dan keunikan.
Dihimpun dari buku Kupas Tuntas Soal PPPK Guru Prakarya dan Kewirausahaan SMP milik Taufik Hidayat (2017: 79), nilai-nilai keindahan (estetika) atau keunikan karya seni memiliki prinsip:
Kesatuan (Unity)
Keselarasan (Harmony)
Keseimbangan (Balance)
Kontras (Contrast)
Apabila suatu produk menerapkan prinsip-prinsip tersebut, diharapkan dapat menimbulkan perasaan yang menyentuh, keharuan, kenyamanan, kebahagiaan, kenikmatan, keagungan atau aura-aura positif pada orang yang menggunakan maupun melihatnya.
Oleh sebab itu, untuk mewujudkan nilai estetika pada sebuah produk, pengrajin harus menguasai unsur-unsur seni seperti garis, bentuk, warna, komposisi dan lain sebagainya.
Pengertian Unsur Ergonomis dalam Karya Seni
Menurut buku Metode Pengembangan Desain Produk Kriya Berbasis Budaya Lokal ciptaan Amrizal dkk (2020: 47), ergonomis adalah unsur yang berkaitan dengan aspek atau fungsi sebuah produk kerajinan ketika digunakan.
Unsur ini menitikberatkan sebuah produk kerajinan dinyatakan bernilai atau tidak, dilihat dari sisi fungsional. Adapun unsur ergonomis yang harus dipenuhi sebuah produk kerajinan, yang meliputi prinsip sebagai berikut:
Keamanan (security), yaitu jaminan tentang keamanan konsumen menggunakan produk kerajinan tersebut. Semua produk kerajinan yang ada belum tentu aman digunakan. Maka dari itu, sebelum membelinya, konsumen harus pandai memilih-milih mana produk kerajinan yang tidak membahayakan untuk segala usia.
Keluwesan (flexibility), yaitu kemudahan konsumen dalam menggunakan produk kerajinan. Produk dapat berfungsi dengan baik, apabila konsumen tidak mengalami kesulitan selama penggunanya.
Kenyamanan (comfortable), yaitu konsumen merasakan adanya kecocokan ketika produk kerajinan tersebut digunakan. Mungkin, prinsip ini dapat dinilai ketika produk telah digunakan dalam beberapa waktu.
(VIO)
