Apa Artinya Jika Kadar Glukosa dalam Urin 1,5%?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urine adalah cairan buangan dari proses metabolisme tubuh. Metabolisme sendiri merupakan proses penguraian zat yang ada di dalam tubuh.
Dalam dunia medis, urine biasanya dijadikan tolak ukur apakah seseorang terserang penyakit atau tidak. Kelainan dalam proses urinisasi menjadi gejala dari beberapa penyakit.
Misalnya, untuk menilai apakah seseorang mengidap penyakit albuminuria, tenaga medis akan melihat urinenya, apakah tercampur dengan cairan albumin atau tidak. Apabila terkontaminasi zat albumin, seseorang bisa jadi mengidap penyakit albuminuria.
Selain penyakit albuminuria, ada banyak jenis penyakit yang memiliki gejala yang terkait dengan urine. Gejala tersebut semisal bila kadar glukosa atau gula darah dalam urin 1,5%, kemungkinan seseorang tersebut menderita penyakit tertentu.
Apakah nama penyakit dengan gejala tersebut? Berikut jawabannya.
Penyakit Diabetes Melitus
Dikutip dari buku Anatomi Fisiologi Perekemihan yang ditulis oleh Inzhici S, diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai dengan tercampurnya glukosa dengan urine. Bila kadar glukosa dalam urin 1,5% kemungkinan orang tersebut menderita penyakit diabetes melitus.
Diabetes melitus adalah penyakit atau gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresi dan cara kerja insulin.
Selain kadar glukosa pada urin mencapai 1,5%, terdapat beberapa gejala lainnya yang dirasakan oleh pengidap penyakit diabetes melitus, di antaranya:
Meningkatnya frekuensi buang air kecil (lebih banyak dari biasanya).
Dehidrasi atau rasa haus yang berlebihan.
Sering merasakan lapar.
Mudah lesu dan kecapekan.
Iritasi pada daerah genital yang membuat, seperti munculnya sariawan dan akibatnya menyebabkan pembengkakan dan gatal.
Kulit terasa gatal dan sangat kering.
Penurunan berat badan yang berlebihan.
Gampang kesemutan atau mati rasa.
Melansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, tipe-tipe diabetes yang dibagi berdasarkan penyebab utama dari munculnya penyakit ini, yakni:
Tipe 1 adalah diabetes melitus yang diakibatkan oleh adanya kerusakan pada sel beta pankreas sebagai penghasil insulin sehingga penderita sangat kekurangan insulin.
Tipe 2 ialah jenis diabetes melitus yang disebabkan oleh adanya gangguan sekresi dan resistensi insulin. Akibatnya, penderita tidak merespons secara normal insulin yang dihasilkan tubuh dan membentuk kekebalan tersendiri sehingga terjadi kekurangan insulin relative.
Tipe Spesifik adalah jenis diabetes melitus yang disebabkan oleh adanya faktor genetik, tepatnya adanya kerusakan genetik sel beta pankreas dan juga akibat konsumsi obat-obatan maupun bahan-bahan kimia.
Diabetes melitus kehamilan ialah jenis diabetes melitus yang terjadi akibat kondisi kehamilan, akan tetapi penyakit ini bersifat hanya sementara dan akan sembuh setelah melahirkan.
Untuk mencegah penyakit diabetes melitus, dapat dilakukan dengan mengatur pola makan agar menjadi lebih sehat. Mengonsumsi makanan-makanan yang sehat, rutin berolahraga serta rajin untuk mengecek kadar gula di dokter.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu urine?

Apa itu urine?
Urine adalah cairan buangan dari proses metabolisme tubuh.
Apa itu diabetes melitus?

Apa itu diabetes melitus?
Diabetes melitus adalah penyakit atau gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresi dan cara kerja insulin.
Sebutkan 3 gejala yang muncul pada orang dengan diabetes melitus!

Sebutkan 3 gejala yang muncul pada orang dengan diabetes melitus!
Meningkatnya frekuensi buang air kecil (lebih banyak dari biasanya), dehidrasi atau rasa haus yang berlebihan, dan sering merasakan lapar.
