Apa itu Bullish Divergence? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bila kamu berpengalaman atau baru memasuki dunia trading, mungkin pernah mendengar istilah divergence. Secara singkat, divergence merupakan suatu sinyal trading yang cukup akurat.
Para trader ketika hendak mengambil keputusan trading menjadikan divergence sebagai acuan. Bagi kamu yang belum mengetahui dengan jelas mengenai divergence, simak uraian berikut ini.
Mengenal Sinyal Divergence
Melansir laman academy.aax.com, di dalam teknik divergence terdapat tiga indikator, yaitu MACD, RSI, dan Stochastic Oscillator. Pengertian divergence sendiri adalah sinyal pada trading yang memakai acuan perbedaan gerak harga pada grafik dengan gerak harga pada indikator. Kedua pergerakan tersebut memiliki arah dan tingkatan yang sama.
Bila indikator mencapai titik paling tinggi dari sebelumnya, harga akan mencapai titik tertinggi juga. Apabila harga pada grafik dan indikator tidak sama, hal itu akan berpotensi terjadi perubahan.
Fungsi dari sinyal divergence, yaitu memudahkan seorang trader untuk melihat apakah suatu tren akan berlanjut dalam pergerakannya. Atau justru tren itu melemah dan berpotensi mengalami reversal atau rugi.
Apa Itu Bullish Divergence?
Melansir laman blufx.co.uk, bullish divergence adalah pola yang terjadi ketika harga jatuh ke posisi terendah yang lebih rendah. Sedangkan indikator teknis mencapai posisi terendah yang lebih tinggi.
Hal tersebut terlihat sebagai tanda bahwa momentum pasar sedang menguat. Selain itu menandakan harga akan segera mulai bergerak ke atas untuk mengejar indikator tersebut.
Kekurangan dalam menggunakan bullish divergence, salah satunya tak mampu memberikan sinyal beli dengan tepat.
Jenis-jenis Divergence
Mengutip dari blufx.co.uk, secara umum divergence dalam trading forex terbagi menjadi dua, yaitu regular divergence dan hidden divergence. Regular divergence adalah simbol yang menunjukkan bahwa akan terjadi pembalikan tren. Sedangkan hidden divergence adalah simbol yang menunjukkan bahwa tren akan terus berlanjut.
Ada beberapa perbedaan utama antara keduanya. Regular divergence, misalnya, dapat membantu seseorang mengumpulkan keuntungan yang lebih karena trader bisa masuk tepat saat tren berubah.
Sedangkan hidden divergence membantu menjalankan perdagangan lebih lama, sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih besar dari perkiraan.
Tips dalam Trading Divergence
Berikut beberapa tips yang perlu diingat saat melakukan trading divergence, dikutip dari blufx.co.uk:
Menggunakan divergence sebagai indikator, bukan sinyal untuk memasuki perdagangan.
Memakai dengan hati-hati bila kamu melakukan trading untuk pertama kalinya dan pastikan sudah melakukan riset terlebih dahulu.
Menunggu sinyal yang benar bahwa divergence terbentuk sebelum bertindak (harga yang terbentuk salah satunya lebih tinggi dari tertinggi sebelumnya; lebih rendah dari rendah sebelumnya; double top atau double bottom. Bila kamu tidak dapat menemukan salah satu dari ini di grafik, berarti itu bukan sinyal divergence).
(ZHR)
