Apa Itu Doxxing? Ini Jawaban dan Dampaknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Munculnya teknologi dan internet membawa kemudahan dalam berbagi informasi, namun juga membuka peluang terjadinya kejahatan siber yang kian mengkhawatirkan, salah satunya yaitu doxing atau juga bisa disebut dengan doxxing. Apa itu doxxing?
Doxxing menjadi salah satu fenomena yang menunjukkan betapa rentannya data pribadi di era digital jika tidak dijaga dengan baik. Sekaligus menimbulkan kekhawatiran, karena banyak dampak atau kerugian yang timbul dari doxxing.
Apa Itu Doxxing? Ini Pengertiannya
Privasi di dunia maya semakin terancam oleh berbagai tindakan negatif yang dilakukan oleh pengguna internet. Salah satunya adalah doxxing, yang belakangan ini sering menjadi sorotan publik.
Lantas, apa itu doxxing?
Doxxing merupakan kata slang dari kata docs yang berarti dokumen. Kemudian istilah ini berubah ejaan menjadi dox dan berkembang menjadi doxxing untuk merujuk pada tindakan menyebarkan dokumen atau informasi pribadi seseorang secara publik di internet.
Dikutip dalam buku Teori Komunikasi dalam Lima Sila: Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa oleh Ellys Lestari Pambayun dan Nurhayani Saragih (2024:315), pengertian doxxing yaitu kegiatan mengekspos data pribadi (nama lengkap, tanggal lahir, nomor telepon, alamat e-mail, dan lainnya) seseorang ke internet tanpa izin yang ditujukan untuk menjatuhkan reputasi melalui internet.
Doxxing bisa dilakukan untuk berbagai alasan, termasuk menimbulkan bahaya, pelecehan, penghinaan, atau tujuan jahat lainnya. Adapun maksud untuk menyebabkan rasa malu, penghinaan, dan kerusakan pada korban dan orang di sekitarnya.
Melalui doxxing, sekecil apa pun celah keamanan dimanfaatkan oleh pelaku. Informai yang tampak sepele, seperti alamat email, akun media sosial, atau foto lama bisa dikumpulkan dan digabungkan untuk membentuk gambaran lebih lengkap tentang identitas korban.
Dampak Doxxing yang Penting untuk Diketahui
Tidak hanya menimbulkan rasa malu karena informasi pribadi yang terekspos tanpa izin, doxing juga bisa memberikan dampak lain yang merugikan secara mental, fisik, hingga finansial. Adapun dampak buruk dari cybercrime doxxing sebagai berikut.
1. Terluka Secara Mental
Tidak hanya merasa malu, korban juga bisa ketakutan karena informasi pribadinya diekspos tanpa persetujuan. Bila tidak diatasi dengan cepat dan tepat, rasa takut itu bisa berujung pada cemas berlebih, depresi, bahkan serangan panik.
2. Rusaknya Reputasi
Melalui doxing, informasi pribadi yang awalnya rahasia menjadi konsumsi publik yang tidak bisa dikontrol. Dengan begitu reputasi korban berisiko memburuk di mata pihak tertentu, contohnya seperti rekan atau perusahaan tempat bekerja.
3. Kerugian Finansial
Tersebarnya informasi pribadi meningkatkan risiko terjadinya pencurian identitas. Orang lain bisa menggunakan identitas korban untuk berbagai tujuan. Ini bisa menimbulkan kerugian finansial, terutama jika informasi yang di-doxxing tidak segera dihapus.
4. Dikuntit atau Diancam
Tersebarnya informasi pribadi, khususnya alamat tempat tinggal, bisa meningkatkan risiko terjadinya penguntitan, pelecehan seksual, hingga pengancaman secara fisik. Hal ini karena keberadaan korban diketahui banyak orang, termasuk orang yang mungkin berniat buruk.
Itulah penjelasan mengenai apa itu doxxing dan bahaya yang menyertainya. Dengan begitu, semakin waspadalah dalam menjaga data pribadi di internet. (MRZ)
Baca juga: Mengenal Pishing beserta Ciri-ciri dan Contohnya
