Konten dari Pengguna

Apa Itu Elipsis? Simak Penjelasan dan Contoh Kalimatnya!

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustasi penggunaan elipsis. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustasi penggunaan elipsis. Foto: Pexels.

Elipsis merupakan salah satu jenis majas dalam bahasa Indonesia. Bentuknya berupa tanda titik yang menggambarkan kalimat putus-putus atau hilang. Majas seperti ini sering dijumpai pada tulisan novel dan puisi. Untuk lebih memahaminya, simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian Majas

Menurut Surianti Nafinuddin dalam Majas (Majas Perbandingan, Majas Pertentangan, Majas Perulangan, Majas Pertautan), majas adalah pemanfaatan kekayaan bahasa dan pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup.

Majas juga berarti keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis. Umumnya, majas digunakan untuk penulisan karya sastra, seperti puisi dan prosa.

Sedangkan menurut Gorys Keraf pada buku Diksi dan Gaya Bahasa, majas merupakan salah satu unsur yang menarik dalam bacaan. Majas bisa dilihat dari dua sudut pandang, yaitu dari segi nonbahasa dan segi bahasa.

Dari segi nonbahasa, majas atau gaya bahasa dapat dikategorikan berdasarkan pengarang, waktu, media, permasalahan, tempat, tujuan, dan sasaran. Sementara berdasarkan segi bahasa, gaya bahasa dikelompokkan sesuai pilihan kata, pilihan nada, struktur kalimat, dan penyampaian kalimat.

Ilustrasi penggunaan bentuk elipsis. Foto: Pexels.

Bentuk-bentuk Majas

Bentuk-bentuk majas menurut KBBI Edisi 3 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdiri dari empat macam. Di antaranya majas perbandingan, majas penegasan, majas pertentangan, dan majas sindiran.

1. Majas perbandingan

Majas perbandingan terdiri dari alegori, alusio, simile, metafora, sinestesia, antropomorfisme, antonomasia, aptronim, metonimia, hipokorisme, litotes, hiperbola, personifikasi, pars prototo, totum proparte, eufemisme, depersonifikasi, disfemisme, fabel, parabel, perifrase, eponym, dan simbolik.

2. Majas penegasan

Majas penegasan terdiri dari apofasis, pleonasme, repetisi, pararima, aliterasi, paralelisme, tautologi, sigmatisme, antanaklasis, klimaks, antiklimaks, inversi, retoris, elipsis, koreksio, sindeton, interupsi, eksklamasio, enumerasio, preterito, alonim, kolokasi, silepsis, dan zeugma.

3. Majas pertentangan

Majas pertentangan terdiri dari paradoks, antitesis, oksimoron, kontradiksi interminus, dan anakronisme.

4. Majas sindiran

Majas sindiranterdiri dari ironi, sarkasme, sinisme, satire, inuendo, dan lain-lain.

Apa itu Majas Elipsis?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, elipsis adalah tiga titik yang diapit spasi (...). Tandi ini menggambarkan kalimat terputus-putus atau menyatakan bahwa dalam suatu petikan terdapat bagian yang dihilangkan.

Melansir laman unkris.aci.id, elipsis berasal dari bahasa Yunani, élleipsis, yang artinya penghilangan. Elipsis merupakan tanda baca yang menandai hilangnya suatu kata atau frasa dari teks aslinya.

Tanda elipsis bisa menunjukkan jeda pada pembicaraan. Simbol tanda elipsis berupa rangkaian tiga tanda titik (...) atau suatu glif berupa tiga bintik (…).

Sedangkan tanda elipsis menurut puebi.readthedocs.io, digunakan untuk menerangkan ‘bahwa’ dalam suatu kalimat atau kutipan di bagian yang dihilangkan. Ciri tanda elipsis didahului dan diikuti dengan spasi. Sedangkan tanda elipsis pada akhir kalimat disertai tanda titik.

Contoh Elipsis

Melansir laman unkris.ac.id, berikut adalah contoh pemakaian tanda elipsis sesuai fungsinya masing-masing.

  • Untuk kalimat yang terputus-putus. Contohnya: Jikalau begitu ... .. ya, marilah kita memainkan usaha.

  • Untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan. Contohnya: Sebab-sebab kemerosotan ... .. akan diteliti semakin lanjut.

Contoh lain Elipsis yang dikutip dari puebi.readthedocs.io:

  • Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah ...

  • ..., lain lubuk lain ikannya.

Kemudian ada juga tanda elipsis yang dipakai untuk menulis ujaran yang tidak selesai dalam dialog. Contohnya:

  • "Menurut saya ... seperti ... bagaimana, Bu?"

  • "Jadi, simpulannya ... oh, sudah saatnya istirahat."

(ZHR)