Konten dari Pengguna

Apa itu Huruf Vokal? Simak Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi huruf atau abjad yang di dalamnya terdapat huruf vokal. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi huruf atau abjad yang di dalamnya terdapat huruf vokal. Foto: Pixabay.com

Kita sering kali menggunakan huruf vokal dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sebenarnya apa itu huruf vokal? Huruf vokal ialah huruf yang menciptakan bunyi dalam suatu kata.

Contohnya, kata padi yang memiliki huruf vokal a dan i. Untuk lebih lengkapnya, berikut definisi dan contoh penggunaan huruf vokal.

Apa Itu Huruf Vokal?

Berdasarkan buku Konsep Dasar Bahasa Indonesia yang disusun oleh Robiatul Munajah, vokal adalah bunyi atau ujaran bahasa yang dihasilkan oleh alat bicara jika aliran udara yang keluar dari paru-paru tidak mengalami hambatan.

Vokal disebut juga huruf hidup atau bunyi. Dalam bahasa Indonesia, abjad yang melambangkan vokal terdiri atas huruf a, e, i, o, dan u.

Contoh pemakaian huruf vokal a dalam awal, tengah, dan akhir kata, yaitu api, padi, dan lusa. Sedangkan penggunaan huruf vokal i, misalnya terdapat dalam kata simpan dan murni.

Setelah itu, contoh pemakaian huruf vokal a dalam awal, tengah, dan akhir kata, yakni oleh, kota, dan radio. Selanjutnya, penggunaan huruf vokal u, yakni terdapat dalam kata udang, bumi, dan ibu.

Dalam pengajaran lafal kata, penulisan e dapat disertai dengan tanda aksen untuk membedakan e yang dilafalkan dalam kata ekor dan kata enam. Contohnya:

  • Setiap hari Senin, ayah mengikuti apel (apél) bendera di kantornya

  • Adik suka makan apel

  • Kakaknya mengalami gangguan mental

Ilustrasi membaca huruf vokal. Apa itu huruf vokal? Yaitu huruf yang menciptakan bunyi. Foto: Pixabay.com

Pemenggalan Huruf Vokal

Mengutip dari jurnal Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pemenggalan kata pada kata dasar dilakukan sebagai berikut.

  1. Jika di tengah kata terdapat huruf vokal yang berurutan, pemenggalannya dilakukan di antara kedua huruf vokal itu. Misalnya, bu-ah, ma-in, ni-at, dan sa-at.

  2. Huruf diftong ai, au, ei, dan oi tidak dapat dipenggal, sehingga kedua huruf vokal tersebut dibunyikan secara bersamaan. Contohnya, pan-dai, au-la, dan sau-da-ra.

  3. Jika di tengah kata dasar terdapat huruf konsonan di antara dua huruf vokal, pemenggalannya dilakukan sebelum huruf konsonan itu. Misalnya, ba-pak, la-wan, de-ngan, dan ke-nyang.

  4. Apabila di tengah kata dasar terdapat dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalannya dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu. Contohnya, ap-ril, cap-lok, dan makh-luk.

Pengucapan Huruf Vokal Menggunakan Diftong dan Deret Vokal

Terkadang kita keliru membedakan diftong dan deret vokal biasa, karena keduanya memiliki kemiripan. Berikut ini perbedaan diftong dan deret vokal menurut buku Bahan Ajar Fonologi Bahasa Indonesia oleh Akhyaruddin, dkk.

Diftong adalah dua huruf vokal yang bersatu sebagai satu bunyi bahasa. Oleh karena itu, keduaanya hanya memiliki satu puncak kenyaringan dan harus dilafalkan dengan satu embusan napas. Kedua huruf vokal pada diftong melambangkan satu bunyi vokal yang tidak dapat dipisahkan.

Adapun deret vokal adalah urutan dua vokal yang berbeda dalam dua suku kata yang berbeda pula. Umumnya, huruf vokal dapat menjadi unsur pertama maupun kedua deretan vokal. Meskipun demikian, tidak semua huruf vokal dapat berderet dengan huruf vokal lainnya.

(FNS)