Apa Itu Mesin EDC? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknologi menjadikan transaksi pembayaran lebih mudah dengan mesin EDC. Menurut buku Dasar-Dasar Perpajakan oleh Alexander Thian, mesin EDC adalah singkatan dari Electronic Data Capture. Pembayaran antar-rekening bank kini menjadi praktis berkat mesin yang satu ini. Berikut penjelasan selengkapnya tentang mesin EDC.
Apa Itu Mesin EDC?
Dalam buku Credit Wisdom oleh Samurai, mesin EDC adalah sebuah mesin yang sering dijumpai di tempat pembayaran atau kasir, di gerai, di mal, hotel, pasar swalayan, dan sebagainya.
Secara umum, EDC digunakan untuk melakukan sebuah transaksi, menggunakan kartu debit maupun kartu kredit. Menurut Ni Putu Myari Artha dalam buku ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah), mesin EDC diterbitkan oleh pihak perbankan dan terkoneksi melalui server.
Melalui mesin tersebut, seorang nasabah dapat melakukan transaksi pembayaran tanpa mengeluarkan uang tunai. Misalnya, untuk pembayaran belanja, biaya tol, biaya tiket pesawat, listrik, dan sebagainya. Selain itu, mesin EDC dapat memindahkan dana secara waktu nyata (realtime).
Cara Menggunakan Mesin EDC
Mesin EDC saat ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat penjualan. Kondisi ini pun mengharuskan para nasabah mengerti bagaimana cara menggunakan mesin EDC dengan benar.
Berikut langkah-langkah menggunakan mesin EDC:
Menyerahkan kartu debit atau kredit kepada kasir.
Kasir akan menggesek kartu pada mesin EDC, kemudian memasukkan nominal uang sesuai dengan tagihan pembayaran.
Setelah itu, kasir akan meminta Anda untuk memasukkan PIN pada mesin.
Setelah PIN telah dimasukkan, kembalikan mesin EDC kepada kasir.
Kasir akan memproses lebih lanjut dengan menekan tombol hijau pada mesin EDC.
Tunggu beberapa saat. Apabila transaksi berhasil dilakukan, mesin EDC akan mengeluarkan struk sebagai bukti transaksi.
Jika menggunakan kartu debit melalui mesin EDC, saldo otomatis akan terpotong. Sementara jika menggunakan kartu kredit, jumlah tagihan secara langsung bertambah sesuai nominal transaksi yang telah dilakukan.
Kelebihan Mesin EDC
Teknologi berupa mesin EDC mempermudah para pengguna dalam melakukan berbagai jenis transaksi pembayaran. Dalam buku Layanan Lembaga Perbankan dan Keuangan Mikro SMK/MAK Kelas XI oleh Binti Chomsiatin, berikut kelebihan mesin EDC:
Merupakan alat transaksi pembayaran yang praktis.
Mempermudah transaksi pembayaran.
Transaksi menggunakan PIN sehingga proses verifikasi kartu dijamin aman.
Tidak dikenakan biaya transaksi tambahan.
Penggunaan mudah dan tidak memerlukan uang tunai dalam transaksi pembayaran.
Fitur waktu nyata (realtime) di dalamnya menjadikan transaksi dapat terdeteksi secara otomatis.
Membantu efektivitas kerja kasir karena nominal transaksi telah ditentukan, sehingga tidak perlu lagi memberi kembalian kepada konsumen.
Meminimalkan tindakan penipuan seperti pembayaran menggunakan uang palsu.
Dan kelebihan lainnya.
Itulah penjelasan tentang mesin EDC, cara menggunakan, dan kelebihan yang ditawarkan. Meski pengguna mendapat kemudahan untuk melakukannya, tetap lakukan transaksi secara bijak, ya!
(ANM)
