Konten dari Pengguna

Apa Itu Preset Lightroom? Ini Penjelasannya untuk Buat Foto Makin Menarik

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu Preset Lightroom. Unsplash/Randy Fath
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu Preset Lightroom. Unsplash/Randy Fath

Apa itu preset Lightroom yang sering digunakan fotografer dan sedang viral di media sosial? Ternyata, preset tersebut dapat membantu memberikan sentuhan efek pada ssatu foto.

Dari laman adobe.com, Lightroom adalah layanan berbasis cloud yang memberikan semua yang dibutuhkan untuk membuat, mengedit, mengelola, menyimpan foto di seluruh perangkat.

Daftar isi

Apa Itu Preset Lightroom?

Ilustrasi Apa Itu Preset Lightroom. Unsplash/coddy lannom

Preset Lightroom adalah fitur yang memudahkan pengguna untuk mengedit foto dengan cepat dan instan, terutama dalam mengatur tone warna.

Banyak orang menggunakan fitur ini untuk mencocokkan warna estetika pada feed Instagram, meskipun foto-foto aslinya memiliki warna yang berbeda-beda, yang sebenarnya sulit untuk disamakan. Dengan preset, proses penyamaan warna tersebut menjadi lebih mudah dan efisien.

Meskipun Lightroom memberikan kemampuan pengeditan yang luas, tidak ada jaminan bahwa tone warna yang seragam akan terjadi di semua foto secara otomatis. Oleh karena itu, disarankan untuk memanfaatkan preset Lightroom yang telah disiapkan sebelumnya.

Hal ini akan mempermudah bagi pengguna, terutama pemula, untuk mencapai hasil yang konsisten dalam penyuntingan warna foto-foto.

Adobe Lightroom bisa saja terlihat lebih kompleks dibandingkan dengan aplikasi edit foto lainnya seperti VSCO, Snapseed, dan Photo Lab, namun kelebihan dan kemudahan penggunaan presetnya membuatnya menjadi pilihan yang populer di kalangan pengguna yang ingin hasil penyuntingan yang konsisten dan efektif.

Kemudian keunggulan dan kemampuan dari Lightroom tidak dapat diabaikan. Ada banyak fitur yang dapat disesuaikan sesuai keinginan menggunakan aplikasi Adobe tersebut. Salah satunya adalah pengaturan preset yang akan dibahas lebih lanjut.

Preset Lightroom adalah sekumpulan pengaturan penyuntingan foto yang dapat disimpan dan diaplikasikan kembali untuk menciptakan efek tertentu yang diinginkan.

Preset Lightroom mencakup berbagai aspek, mulai dari penyesuaian exposure, kontras, white balance, pengaturan warna, hingga detail-detail lainnya dalam foto.

Setelah mengedit satu foto, penggunaan dapat menyimpannya sebagai preset dan mengaplikasikannya pada foto lain untuk mencapai hasil yang serupa.

Dalam satu aplikasi, tentu saja pengguna dapat membuat banyak preset sekaligus dan menggunakannya sesuai kebutuhan.

Cara Menggunakan Preset Lightroom

Ilustrasi Apa Itu Preset Lightroom. Unsplash/Merissa Lewis

Setelah memahami pengertian preset Lightroom, maka selanjutnya akan dibahas bagaimana cara menggunakan atau menerapkan preset. Perlu diketahui, ada dua cara yang bisa dilakukan, langkah-langkah yang tepat untuk menggunakannya adalah sebagai berikut:

1. Gunakan Preset yang Sudah Jadi

Untuk cara pertama mungkin sangat mudah, cukup temukan preset yang diinginkan dari orang lain atau buatan sendiri yang sudah jadi. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pilih gambar yang ingin kamu edit dengan menekan ikon "Edit" yang memiliki logo seperti dalam lingkaran merah.

  2. Selanjutnya, tekan tombol "Preset" yang terletak di bagian bawah kolom "Edit".

  3. Setelah menekan tombol "Preset", kamu akan melihat berbagai contoh preset yang dapat kamu gunakan.

  4. Untuk melihat pratinjau dari preset, cukup arahkan mouse ke judul preset tersebut, dan nanti akan terlihat tampilannya tanpa perlu mengkliknya.

  5. Kemudian pilih preset yang sesuai, klik judul preset tersebut. Misalnya, jika pengguna memilih preset B&W dengan tone Sepia, foto kamu akan berubah seperti contoh di bawah.

  6. Jika telah memilih preset awal, pengguna juga bisa menambahkan beberapa preset lainnya. Sebagai contoh, setelah memilih preset B&W dengan tone Sepia, kamu dapat menambahkan preset Grain - Medium. Hal ini akan membuat foto terlihat lebih gelap, sesuai dengan contoh di bawah.

  7. Jika pengguna tidak puas dengan preset yang telah digunakan, maka dapat menghapusnya dengan mengeklik tiga titik di sebelah kanan dan memilih "Revert to Original".

  8. Setelah mengklik "Revert to Original", foto yang diedit akan kembali ke kondisi seperti awal sebelum menambahkan preset.

  9. Untuk membuat lebih dari satu versi foto dengan preset yang berbeda, pengguna dapat mengklik menu "Edit" di bagian atas dan memilih opsi "Make a Copy".

  10. Setelah itu, klik ikon yang dilingkari untuk melihat dua versi dari foto yang sudah dibuat salinannya.

  11. Pengguna juga dapat memberikan preset yang berbeda pada kedua versi untuk melihat perbandingan hasilnya.

2. Cara Membuat Preset Sendiri

Jika pengguna merasa belum puas dengan berbagai preset yang tersedia, maka dapat membuat preset sendiri di Lightroom. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat preset secara manual:

  1. Pilih preset yang mendekati apa yang kamu inginkan. Sebagai contoh, jika pengguna ingin menggunakan preset "Warm Shadows" sebagai dasar untuk presetmu.

  2. Setelah itu, sesuaikan berbagai pengaturan seperti pencahayaan, warna, dan lainnya di kolom sebelah kanan untuk menemukan kombinasi preset yang sesuai dengan keinginan.

  3. Jika pengguna sudah merasa puas dengan preset yang telah dibuat, klik tiga titik di bagian atas dan pilih "Create Preset".

  4. Preset Lightroom yang telah dibuat akan muncul di bagian "User Preset". Pengguna dapat menggunakannya kapan pun sesuai keinginan.

5 Manfaat Menggunakan Preset Lightroom

Ilustrasi Apa Itu Preset Lightroom. Unsplash/Emmanuel Acua

Setelah memahami bagaimana mengaplikasikan preset Lightroom pada foto yang diedit, pertanyaannya, apakah sangat perlu menggunakan preset Lightroom?

Jawabannya, iya. Jika belum tahu apa saja keuntungan atau manfaat dari preset Lightroom bisa simak informasi di bawah ini:

1. Menghemat Waktu

Waktu yang dibutuhkan untuk mengedit satu foto di Adobe Lightroom dapat bervariasi, tergantung pada kompleksitas efek yang ingin dicapai.

Durasi tersebut bisa saja berada dalam kisaran lima hingga 30 menit atau bahkan lebih, tergantung pada seberapa rumitnya pengeditan yang diinginkan.

Semakin rumit dan detail efek yang ingin dicapai, semakin banyak waktu yang diperlukan untuk mengeditnya.

Dengan adanya preset,pengguna dapat menghemat banyak waktu dalam proses pengeditan foto. Jika pengguna ingin mencapai efek yang sama dengan foto lain, maka hanya perlu menyalin dan menempelkan preset yang sudah ada.

Hal ini dapat dilakukan dalam waktu kurang dari satu menit, sehingga menghemat waktu dan usaha dalam proses pengeditan.

2. Dapat Mengedit Banyak Foto Sekaligus

Ketika perlu mengedit banyak foto sekaligus, prosesnya bisa melelahkan jika harus dilakukan satu per satu dari awal.

Mengatur pencahayaan, saturasi, warna, detail, dan crop untuk setiap foto membutuhkan waktu dan tenaga yang besar.

Namun, dengan menggunakan preset Lightroom, pengguna dapat menghemat waktu dan tenaga. Preset ini dapat digunakan untuk beberapa foto sekaligus, memungkinkanmu untuk mengaplikasikan pengaturan yang sama secara bersamaan.

Solusi ini efektif dalam mengoptimalkan waktu dan usaha yang diperlukan dalam proses pengeditan foto secara massal.

3. Praktis dan Simpel

Salah satu keunggulan utama dari penggunaan preset adalah kepraktisannya yang luar biasa. Dengan menggunakan preset, penggunaan tidak perlu mengatur banyak aspek yang berbeda di dalam foto.

Cukup dengan sekali klik pada preset yang diinginkan, maka foto langsung teredit dengan efek yang diinginkan.

Hal ini sangat berbeda dengan proses mengedit foto dari awal. Pengguna harus mengatur semua aspeknya secara manual, mencoba berbagai posisi pewarnaan, dan menghabiskan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan efek foto yang sesuai dengan keinginanmu. Dengan menggunakan preset, proses ini menjadi jauh lebih cepat dan efisien.

4. Membantu Editor untuk Konsisten

Untuk menciptakan tone warna yang konsisten, penggunaan preset bisa menjadi jawabannya. Preset menyimpan berbagai aspek yang dapat disesuaikan dengan preferensimu, seperti pencahayaan, bayangan, warna, dan tekstur.

Setelah menemukan kombinasi yang pas, pengguna dapat mengaplikasikannya pada semua foto yang ingin diedit.

Dengan demikian, semua foto akan memiliki tone warna yang seragam, memberikan tampilan yang konsisten dan menarik pada feeds Instagram.

Preset tidak hanya menghemat waktu tetapi juga memastikan konsistensi estetika yang diinginkan.

5. Kualitas Foto Terlihat Profesional

Jika mengalami keterbatasan anggaran untuk menyewa fotografer profesional atau kurang pengalaman dalam mengedit foto, tidak perlu khawatir.

Lightroom Preset dapat menjadi solusi yang membantu siapa saja, bahkan bukan hanya seorang editor profesional.

Pastinya pembuat preset Lightroom memahami kombinasi filter dan pengaturan yang dapat membuat foto terlihat terbaik.

Pembuat preset juga mengerti bagaimana menggunakan pengaturan tersebut untuk menciptakan estetika yang spesifik, mirip dengan hasil yang dapat dicapai oleh fotografer atau editor foto profesional.

Dengan menerapkan preset Lightroom ke koleksi foto yang diedit, maka siapa saja bisa menciptakan hasil yang memiliki kualitas profesional hanya dengan satu klik.

Itulah informasi lengkap dari pengertian preset Lightroom, cara menggunakannya, hingga apa saja manfaatnya untuk menjawab pertanyaan "apa itu preset Lightroom?". Semoga bermanfaat. (Andi)

Baca juga: Cara Membuat Lirik Lagu di CapCut Otomatis Tanpa Mengetik