Apa Itu Teori Nilai Pasar?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kegiatan ekonomi, ada istilah bernama teori nilai pasar atau market value. Teori nilai pasar ini merupakan bagian dari nilai suatu barang.
Nilai suatu barang yang dimaksud adalah kemampuan pakai barang untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kemampuan tukar barang terhadap lain.
Nilai suatu barang digolongkan kembali kembali menjadi nilai pakai dan nilai tukar.
Nilai pakai adalah kemampuan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sementara nilai tukar adalah kesanggupan suatu barang untuk dapat ditukarkan dengan barang lain.
Pada kedua pembagian nilai tersebut, terdapat teori nilai objektif dan teori nilai subjektif.
Teori nilai objektif lebih menitikberatkan pada kaum produsen, sedangkan teori nilai subjektif lebih menitikberatkan pada pandangan konsumen dalam menilai barang.
Dalam hal ini, teori nilai pasar termasuk dalam bagian teori nilai objektif. Untuk lebih jelasnya, berikut akan pembahasan mengenai teori nilai pasar beserta tokoh pelopornya.
Apa Itu Teori Nilai Pasar?
Menurut David Humme dan Locke, teori nilai pasar adalah nilai suatu barang sangat tergantung pada permintaan dan penawaran barang di pasar.
Jadi, teori pasar ini mengajarkan bahwa tinggi dan rendahnya nilai suatu barang sangat ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran di pasar.
Dikutip dari Undang-Undang HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), pasar adalah lembaga ekonomi di mana para pembeli dan penjual, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat melakukan transaksi perdagangan barang dan atau jasa.
Sementara itu, barang yang dimaksud dalam teori nilai pasar adalah setiap benda, baik berwujud maupun tidak berwujud, baik bergerak maupun tidak bergerak, yang dapat diperdagangkan, dipakai, dan dipergunakan, atau dimanfaatkan oleh konsumen maupun pelaku usaha.
Permintaan dan Penawaran dalam Teori Nilai Pasar
Dalam kegiatan ekonomi, permintaan pasar adalah kombinasi harga dan jumlah suatu barang yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga suatu periode tertentu.
Permintaan suatu barang sangat dipengaruhi oleh pendapatan dan harga barang tersebut.
Apabila harga barang naik, sedangkan pendapatan tidak berubah, permintaan barang tersebut akan turun. Sebaliknya, apabila harga barang turun, sedangkan pendapatan tidak berubah, permintaan barang akan mengalami kenaikan atau bertambah.
Sementara itu, penawaran pasar adalah hubungan antara harga dan jumlah barang yang ditawarkan.
Secara lebih spesifik, penawaran pasar menunjukkan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan sekelompok penjual atau beberapa orang produsen pada waktu, tempat, dan satuan harga tertentu.
Hukum penawaran menyatakan bahwa jumlah yang ditawarkan biasanya secara langsung berhubungan dengan harganya. Jadi, semakin rendah harganya, jumlah yang ditawarkan semakin sedikit. Sebaliknya, semakin tinggi harganya, semakin tinggi juga jumlah yang ditawarkan.
(SFR)
