Apa Langkah yang Tepat dalam Memahami Ayat Mutasyabih?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah mutasyabih masih asing bagi sebagian orang. Pembahasan ini termasuk dalam materi pembelajaran Al-Quran yang cukup menarik, termasuk semua ilmu tentang ayat-ayatnya. Jadi apa langkah yang tepat dalam memahami ayat Mutasyabih?
Pembagian ayat Al-Qur'an diketahui ada dua istilah yakni Muhkam dan Mutasyabih. Muhkam merupakan ayat yang secara maknanya jelas dan langsung bisa dipahami tanpa melalui ta’wil. Sedangkan Mutasyabih perlu kemampuan yang mendalam untuk menemukan makna yang tepat.
Apa Langkah yang Tepat dalam Memahami Ayat Mutasyabih? Ini Penjelasannya
Al-Qur’an diturunkan Allah kepada manusia dengan kandungan makna yang sangat luas sehingga manusia dituntut untuk lebih rajin dalam menggali setiap makna yang terkandung di dalamnya.
Pembahasan kali ini akan berfokus pada ayat Mutasyabih. Mengutip buku Ulumul Qur’an: Prinsip-Prinsip dalam Pengkajian Ilmu Tafsir Al-Qur’an, Badrudin (2020:122), kata Mutasyabih berasal dari kata tasyabuh, yang secara bahasa berarti keserupaan dan kesamaan yang biasanya membawa kepada kesamaran antara dua hal.
Jadi apa langkah yang tepat dalam memahami ayat Mutasyabih?. Terdapat dua metode yang bisa dilakukan, inilah penjelasannya.
Metode tafwidl (disebut sebagian ulama dengan istilah ta’wil ijmali atau takwil secara global). Mengimaninya serta meyakini bahwa maknanya bukanlah makna lahiriahnya yang merupakan sifat-sifat jism (sesuatu yang memiliki ukuran dan dimensi).
Metode ta’wil (disebut sebagian ulama dengan istilah ta’wil tafshili atau takwil secara terperinci). Ulama khalaf (ulama yang hidup setelah tiga abad pertama Hijriah) menakwil atau memaknai ayat-ayat Mutasyabihat secara terperinci dengan menentukan makna-maknanya sesuai dengan penggunaan kata tersebut dalam bahasa Arab.
Adanya ayat Mutasyabih memberikan hikmah yakni sebagai ujian bagi para hamba agar terlihat jelas orang yang benar-benar memiliki iman dan orang yang dihatinya terdapat penyakit, karena orang yang benar-benar beriman akan mengakui bahwa Al-Qur’an seluruhnya berasal dari Allah Swt.
Pada kesimpulannya, apa langkah yang tepat dalam memahami ayat mutasyabih? Dalam hal ini, metode yang digunakan dapat menjadi sarana perenungan yang mendalam dari para ahli agar diperoleh pemaknaan yang tepat yang sesuai dengan ayat-ayat muhkamat (ayat yang jelas artinya). (Dva)
Baca Juga: Peran Agama dari Segi Politik dengan Mengacu pada Ayat Al Quran Tentang Politik
