Konten dari Pengguna

Apa Pengertian Konsumsi dalam Kegiatan Ekonomi? Ini Uraiannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kegiatan konsumsi yang dilakukan konsumen. Sumber: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kegiatan konsumsi yang dilakukan konsumen. Sumber: Pexels.com

Pada dasarnya, konsumsi dalam pengertian ekonomi yaitu suatu aktivitas menggunakan barang atau jasa. Orang yang melakukan konsumsi bisa disebut sebagai konsumen.

Definisi kegiatan ekonomi secara universal merupakan aktivitas manusia dalam memenuhi kehidupannya. Dalam kegiatan ekonomi, terdapat produksi, distribusi, dan konsumsi.

Orang yang melakukan produksi disebut dengan produsen. Sementara, orang yang melakukan distribusi disebut sebagai distributor. Mereka yang melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dapat dikenal sebagai pelaku ekonomi.

Konsumsi dalam Pengertian Ekonomi

Berdasarkan buku berjudul Ekonomi SMA Kelas X yang ditulis Supriyanto dan Ali Muhson, konsumsi dalam pengertian ekonomi yaitu sebuah aktivitas guna menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang.

Contoh kegiatan mengonsumsi, misalnya, ketika seseorang memakan nasi (habis pakai). Maka pengertian konsumsi adalah sebuah aktivitas untuk menghabiskan nilai guna suatu barang.

Kemudian, contoh lain, misalnya, memakai baju, sepatu, atau tas. Dalam hal ini, konsumsi berarti sebagai upaya melakukan kegiatan mengonsumsi barang yang tidak habis dalam sekali pakai, atau mengurangi nilai gunanya.

Tujuan Konsumsi

Dari pengertian yang telah disebutkan sebelumnya, dapat dilihat bahwa konsumsi dilakukan sebagai pemenuhan kebutuhan hidup manusia atau untuk memenuhi hasrat.

Berdasarkan hal tersebut, tujuan akhir dari kegiatan konsumsi adalah kepuasan. Seseorang yang lapar akan merasa puas bila sudah makan. Begitu juga ketika merasa haus, ia akan merasa puas jika sudah memperoleh minuman yang segar.

Ilustrasi konsumen. Sumber: Pexels.com

Hubungan Konsumsi dan Pendapatan

Menurut buku yang ditulis Supriyanto dan Ali Muhson, konsumsi masyarakat sehari-hari dapat menggambarkan suatu pola. Pada masyarakat yang tingkat pendapatannya masih rendah, misalnya, tingkat konsumsinya cenderung terbatas. Sedangkan konsumen yang tingkat pendapatannya semakin tinggi, konsumsinya akan meningkat.

Oleh karena itu, jika konsumsi dikaitkan dengan tingkat pendapatan, akan didapat pola hubungan. Semakin tinggi tingkat pendapatan seseorang, akan semakin tinggi tingkat konsumsi seseorang.

Dari hubungan ini, dapat disimpulkan bahwa konsumsi merupakan fungsi dari pendapatan siap pakai (disposable income). Sedangkan pendapatan siap pakai adalah pendapatan setelah dikurangi pajak penghasilan.

Pada umumnya, pola konsumsi masyarakat tidak akan menghabiskan semua pendapatannya untuk dikonsumsi. Biasanya akan ada sebagian pendapatan yang disisihkan untuk ditabung.

Masalah Konsumsi dalam Permasalahan Pokok Ekonomi

Konsumsi adalah aktivitas menggunakan atau memanfaatkan barang yang dihasilkan oleh produsen. Mengutip dari buku Ekonomi SMA dan MA Kelas X Ismawanto, kegiatan konsumsi dipengaruhi oleh dua faktor berikut.

  1. Faktor internal, meliputi sikap, kepribadian, motivasi diri, pendapatan seseorang, selera, dan watak (karakter).

  2. Faktor eksternal, meliputi kebudayaan, adat istiadat, lingkungan masyarakat, status sosial, keluarga, dan pemerintah.

(AMP)