Konten dari Pengguna

Apa Pengertian Plantae dalam Biologi? Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa pengertian Plantae dalam biologi? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Apa pengertian Plantae dalam biologi? Foto: Unsplash

Pengertian Plantae dalam biologi adalah dunia tumbuhan yang mencakup semua organiseme multiseluler, autotrof, dan fotosintetik.

Perlu diketahui bahwa kingdom Plantae merupakan kingdom tertinggi kedua setelah kingdom Animalia. Hal tersebut menunjukkan bahwa anggota pada kingdom Plantae sudah memiliki ciri-ciri yang lebih maju daripada kingdom sebelumnya.

Mengutip buku Super Master Persiapan AKM & SK dan Pendalaman Materi US/USP SMA/MA Kelas X karya Tim Quantum Research, ada beberapa ciri dari kingdom Plantae, yakni:

  1. Mulitsel (bersel banyak)

  2. Umumnya berukuran makroskopik

  3. Sel bersifat eukariotik (memiliki membran inti sel)

  4. Memiliki klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis (bersifat autotrof)

  5. Dinding sel tersusun dari selulosa

  6. Habitatnya berada di darat, air, bebatuan

  7. Dapat mengalami penguapan melalui stomata di daun yang disebutproses transpirasi

  8. Reproduksi secara seksual (polinasi dan fertilisasi), aseksual (tunas, pembentukan spora, dan lain-lain), dan metagnesis (pergiliran keturunan)

  9. Berumah satu (kelamin jantan dan betina dalam satu bunga) atau berumah dua (kelamin jantan dan etina tidak dalam satu bunga)

Kingdom Plantae merupakan organisme multiseluler atau terdiri dari banyak sel. Selain itu, kingdom Plantae memiliki banyak anggota yang bermacam-macam, ada yang tumbuhan air dan darat.

Klasifikasi Kingdom Plantae

Klasifikasi dari kingdom Plantae. Foto: Unsplash

Mengutip dari buku Praktis Belajar Biologi karya Fictor Ferdinand P, tumbuhan dapat dibagi menjadi tumbuhan tidak pembuluh (nontracheophyta) dan tumbuhan berpembuluh (tracheophyta).

Tumbuhan tidak berpembuluh hidup di antara habitat air dan darat. Adapun tumbuhan berpembuluh memiliki struktur yang telah teradaptasi sempurna dengan habitat darat.

Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan dari masing-masing klasifikasi Plantae.

Tumbuhan tidak berpembuluh

Tumbuhan tidak berpembuluh merupakan tumbuhan yang tidak memiliki pembuluh, sehingga tidak memiliki jaringan yang berfungsi mengangkut zat makanan, air, dan mineral.

Jenis-jenis tumbuhan tidak berpembuluh, yaitu:

  1. Hepatophyta, sering ditemukan menempel di bebatuan, tanah, atau dinding tua yang lembap

  2. Bryophyta, jenis tumbuhan yang tidak memiliki organ sejati

  3. Anthocerophyta, memiliki struktur tubuh mirip tanduk sehingga dinamakan lumut tanduk

Tumbuhan berpembuluh

Tumbuhan berpembuluh atau Tracheophyta memiliki pembuluh pengangkut. Pembuluh pengangkut berfungsi mengangkut air, mineral, dan sari-sari makanan tidak melalui antarsel.

Oleh karena itu, pembuluh pengangkut ini terdiri atas xilem berfungsi mengangkut air serta mineral dan floem yang berfungsi mengangkut hasil fotosintesis. Tumbuhan berpembuluh dibagi menjadi dua, yakni tumbuhan tidak berbiji dan tumbuhan berbiji.

a. Tumbuhan berpembuluh tidak berbiji

Tumbuhan berpembuluh tidak berbiji terdiri dari anggota tumbuhan paku. Tumbuhan paku sudah termasuk ke dalam tumbuhan kormus (Cormophyta) karena sudah memiliki akar, batang, dan daun yang jelas.

Terdapat beberapa jenis bentuk spora pada paku, yakni paku homospora, paku heterospora, dan paku peralihan. Perkembangbiakan tumbuhan paku dilakukan secara seksual dan aseksual.

b. Tumbuhan berpembuluh dan berbiji

Tracheophyta berbiji (Spermatophyta) dianggap sebagai tumbuhan yang tingkat perkembangannya paling tinggi. Tumbuhan ini menghasilkan biji yang merupakan alat perkembangbiakan generatif.

Di dalam biji juga terdapat embrio yang merupakan calon individu baru. Spermatophyta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae).

(JA)