Apa Saja Gangguan Kesehatan pada Darah Akibat Faktor Keturunan?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa saja gangguan kesehatan pada darah akibat faktor keturunan jelaskan! Berbagai gangguan kesehatan sistem peredaran darah dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, salah satunya faktor keturunan.
Gangguan peredaran darah dapat disebabkan oleh sifat yang diwariskan dari orang tua.
Penyakit keturunan berasal dari mutasi atau perubahan sifat genetik yang diwariskan dari salah satu atau kedua orang tua kepada anak. Pada umumnya, penyakit keturunan sulit atau bahkan tidak dapat dicegah.
Orang yang tampaknya sehat bisa saja memiliki penyakit keturunan atau berisiko menurunkan kelainan genetik pada keturunannya. Untuk mengetahui apa saja gangguan kesehatan pada darah akibat faktor keturunan, simak uraian lengkapnya di bawah ini.
Apa Saja Gangguan Kesehatan pada Darah Akibat Faktor Keturunan?
Terdapat beberapa macam gangguan kesehatan pada sistem peredaran darah akibat kelainan genetik atau faktor keturunan yang umum terjadi, di antaranya:
1. Hemofilia
Hemofilia termasuk gangguan pada sistem peredaran darah yang disebabkan oleh faktor keturunan. Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang menyebabkan gangguan pembekuan darah.
Kondisi ini lebih banyak terjadi pada pria. Pada kondisi normal, faktor-faktor pembekuan darah akan bekerja untuk membuat darah membeku saat terjadi luka atau perdarahan.
Namun, pada penderita hemofilia, tubuhnya kekurangan faktor pembekuan darah, sehingga dibutuhkan waktu lebih lama untuk menghentikan perdarahan. Hal ini membuat luka pada penderita hemofilia sukar membeku.
2. Talasemia
Talasemia merupakan gangguan kesehatan pada sistem peredaran darah yang disebabkan oleh faktor keturunan. Talasemia menjadi penyakit menurun yang ditandai dengan berkurangnya kemampuan sel-sel darah merah dalam mengikat oksigen dan karbon dioksida akibat bentuknya yang tidak beraturan.
Kondisi ini membuat hemoglobin dalam sel darah merah penderitanya berkurang, sehingga oksigen sulit diedarkan ke seluruh tubuh. Akibatnya, penderita talasemia mengalami anemia atau kekurangan darah.
Anak yang lahir dengan talasemia berat kebanyakan meninggal saat dilahirkan. Sementara pada beberapa kasus, anak yang memiliki talasemia dapat hidup, tetapi sangat rentan terserang anemia, sehingga sering kali membutuhkan transfusi darah.
Penyebab Gangguan Kesehatan pada Sistem Peredaran Darah Manusia
Selain karena faktor keturunan, gangguan kesehatan pada sistem peredaran darah manusia juga bisa terjadi karena faktor non-keturunan. Gangguan pada organ peredaran darah manusia bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
Penyumbatan pembuluh darah dalam jantung.
Penyempitan pembuluh darah.
Pembentukan kerak di bagian dalam dinding pembuluh nadi.
Kekurangan zat besi dan hemoglobin.
Kelainan kromosom, paparan polusi, paparan radiasi, hingga kondisi obesitas.
Kelainan pada darah.
Faktor usia dan pengaruh pengobatan tertentu.
Pola hidup tidak sehat seperti merokok dan terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi garam atau tinggi kolesterol.
(SFR)
