Konten dari Pengguna

Apa Saja Perbedaan Benda Padat, Cair, dan Gas Berdasarkan Sifatnya?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi benda-benda di sekitar manusia dalam berbagai wujud. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi benda-benda di sekitar manusia dalam berbagai wujud. Foto: Pixabay

Benda-benda di sekitar manusia dapat diidentifikasi menurut sifatnya, yakni padat, cair, dan gas. Ketiga zat ini memenuhi ruangan-ruangan dimanapun manusia beraktivitas.

Benda padat dan benda cair dapat diamati secara langsung karena keduanya menempati ruang dan memiliki massa. Lalu bagaimana dengan benda gas? Gas juga menempati ruang dan memiliki massa, tetapi bentuknya tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Ketiga wujud benda tersebut masing-masing memiliki persamaan dan perbedaan sifat. Persamaan benda padat dan benda cair adalah sama-sama memiliki volume yang tetap walaupun bentuknya berbeda.

Sementara itu, persamaan benda cair dan memiliki persamaan dengan benda gas, yaitu bentuk yang tidak tetap atau berubah-ubah. Lantas bagaimana perbedaan yang dimiliki ketiga wujud benda tersebut??

Benda padat memiliki volume dan massa yang tetap walaupun berpindah tempat. Foto: Pixabay

Perbedaan Benda Padat, Cair, dan Gas

Berikut ini ulasan masing-masing tentang perbedaan sifat benda padat, cair, dan gas yang dikutip berdasarkan buku Rahasia Inti IPA Terpadu Sekolah Dasar karya Desy Ambarwati S.Pd (2018: 115).

A. Benda Padat

Benda padat adalah benda yang memiliki wujud padat. Contohnya seperti batu, kayu, besi, logam, peralatan makan, bola, karet dan lain sebagainya. Benda padat memiliki sifat-sifat sebagai berikut.

  • Memiliki massa benda.

  • Bentuk dan volumenya tetap.

  • Tidak terpengaruh oleh tempatnya meski berpindah-pindah.

  • Benda padat akan memuai jika dipanaskan.

  • Bentuk benda padat dapat berubah dari bentuk aslinya melalui suatu proses. Misalnya kayu yang merupakan benda padat berubah bentuk menjadi meja, kursi, setelah proses pembuatan oleh tukang kayu.

Benda cair bentuknya menyesuaikan wadahnya. Foto: Pixabay

B. Benda Cair

Benda cair merupakan benda yang berbentuk cairan. Contoh benda cair antara lain air, bensin, kecap, minyak, alkohol, spirtus, susu, dan masih banyak lagi. Sifat-sifat yang dimiliki benda cair, yaitu:

  • Benda cair menempati ruang.

  • Benda cair memerlukan permukaan yang selalu mendatar sebagai wadahnya.

  • Benda cair memiliki massa/berat.

  • Benda cair menekan ke segala arah.

  • Mampu meresap melalui celah-celah kecil atau disebut dengan peristiwa kapilaritas.

  • Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah.

Ilustrasi benda gas yang memiliki sifat mampu menempati ruang. Foto: Pixabay

C. Benda Gas

Benda gas adalah benda yang memiliki wujud berupa gas dan tidak dapat dilihat secara kasat mata. Contoh benda gas adalah udara, angin, asap, uap air, dan masih banyak lagi.

Benda gas memiliki sifat yang membedakan dengan wujud benda lainnya.

  • Memiliki massa benda.

  • Mampu menempati ruang.

  • Memilki tekanan ke segala arah.

  • Bentuk berubah-ubah menyesuaikan pada tempatnya.

  • Memuai apabila dipanaskan.

Selain itu, mengutip Buku Siswa IPA Terpadu (Biologi, Kimia, dan Fisika) perbedaan ketiga wujud zat tersebut dapat dilihat berdasarkan partikel-partikel penyusunnya, di antaranya meliputi:

  • Benda padat memiliki partikel penyusun yang berdekatan dan rapat, sehingga gaya tarik antar partikelnya sangat kuat.

  • Selanjutnya, partikel penyusun benda cair sedikit renggang dan tidak rapat, sehingga gaya tarik antar partikel tidak terlalu kuat.

  • Terakhir, benda gas memiliki partikel penyusun sangat renggang sehingga gaya tarik antar partikel sangat lemah.

(VIO)